
Sampai di hotel Augusto mendatangi sebuah mobil Range Rover warna hitam yang berisi empat orang berbadan kekar . Terlihat para pria itu turun dari mobil ketika pria gemulai itu sampai di depan mereka .
" Sudah kalian bereskan !? " tanya Agie pada pria yang tampaknya menjadi pimpinan dari ketiga pria temannya .
" Sudah Tuan , kami sudah cegah mereka mengikuti mobil Nyonya Reina sesuai permintaan anda . Hampir saja kami terlibat baku tembak tapi tampaknya mereka diminta untuk mundur, " lapor pria itu .
Agie tertawa sinis , dia tahu Xavier tidak ingin beresiko mencari masalah dengan orang orang calon istrinya . Sekuat dan sebesar apapun kuasanya pria itu pasti bisa dengan cerdas membaca situasi , dia pasti paham jika Reina butuh sebuah privasi . Hal yang harus ia hargai tentang calon istrinya .
Agie melakukan itu karena dia belum ingin Xavier bertemu dengan putra kandungnya , walau ia tahu pria itu sangat berhak untuk tahu kebenarannya . Tapi bocah gembul itu sedang sakit dan dia masih sangat ketakutan dengan sosok ayah kandung yang pernah marah besar di depannya . Mempertemukan mereka dalam keadaan seperti ini mungkin bisa memperburuk kesehatan Ethan .
" Kalian boleh pergi ... " setelah berkata seperti itu Agie segera pergi ke atas untuk mengambil baju ganti untuk Reina dan putranya . Tanpa ia sadar jika sepasang mata sedang memperhatikannya dari jauh . Wajah orang itu sepertinya sedikit terkejut dengan kehadiran pria gemulai itu di kota ini .
" Augusto ... sedang apa dia disini "
__ADS_1
*
Sementara itu Xavier sedang bersama dengan salah satu pria yang ia tugaskan untuk mengawal calon istrinya .Salah satu orang terbaik yang dia punya .
" Klinik kesehatan ?? Maksudmu dia mendatangi klinik kesehatan ? Tapi setahuku dia tidak sakit "
" lya Tuan ... saya ikuti Nona Reina dan beliau masuk ke tempat perawatan kesehatan itu . Tempat itu adalah milik seorang dokter bernama Jake Callahan . Di olah oleh beberapa dokter handal yang cukup terkenal di Greyville, " lapor orang itu , Xavier memang menugaskan empat orangnya untuk mengikuti calon istrinya dan mereka tadi yang nyaris berhadapan dengan para penjaga Reina .
" Jake Callahan ... bagaimana bisa !? " dua tangan Xavier terkepal erat . Dia tahu jika dokter muda itu adalah pria simpanan mantan tunangannya . Pria yang selalu melayani hasrat dari wanita yang terobsesi untuk masuk ke dalam keluarganya . Dia juga berpikir bagaimana bisa Reina bisa berurusan dengan pria itu .
" Kau tidak mengikutinya sampai ke dalam ? Kenapa setengah setengah melakukan pekerjaanmu ? Kau tidak dilatih untuk itu !! "
" Maaf Tuan , tapi ada dua penjaga dan satu orang yang mengenal saya dengan baik . Tuan Augusto Lancer ada disana . Maaf tapi sebelum bekerja disini saya pernah bekerja dengan mereka ... " ujar pria itu yang ternyata mengenal sosok Agie .
__ADS_1
" Siapa Augusto Lancer itu ?? " tanya Xavier yang tidak pernah mendengar nama itu . Belum sekalipun perusahaannya menjalin kerjasama dengan pria dengan nama yang disebutkan pria di depannya .
" Seorang agen model , dia lebih sering dipanggil dengan nama Agie . Dia juga pernah berteman dengan Nona Stacy , tapi sejak tiga tahun yang lalu dia tak lagi tinggal di negara ini .... "
" Kau boleh pergi ! Mulai malam ini aku percayakan penjagaannya padamu . Kabari jika ada hal penting tentang dia . Satu lagi aku minta kau selidiki bagaimana bisa Jake Callahan bisa mengenal Reina J Walker "
" Siap Tuan ! "
Xavier tampak diam setelah salah satu pasukan terbaiknya keluar , sepertinya otaknya sedang menghubungkan semua perkataan penjaga itu dengan kejadian masa lalunya . Tapi perhatiannya teralih ketika ingat jika besok pagi dia harus terbang ke Venice untuk menyelesaikan salah satu penghalang yang mengganggu bisnisnya .
Xavier meraih remote yang baru saja ia ambil dalam laci meja kerjanya , dinding yang tepat ada didepannya terbuka ketika ia menekan salah satu remotenya . Dan disana terlihat berbagai macam senjata koleksinya yang sudah lumayan lama tidak dia gunakan .
Xavier berjalan ke dinding rahasia yang terdapat di kantornya , diraihnya satu senjata api favoritnya . Sepertinya besok senjata senjata ini akan menemukan tubuh untuk pelurunya bersarang , waktunya untuk kembali bermain dengan malaikat maut .
__ADS_1