
Xavier terlihat menepuk punggung Agie yang terlihat sangat gugup walau ia sempat tersenyum karena baru hari ini pria itu tidak mewarnai kukunya dan tidak menggunakan foundation di wajahnya . Hari ini Reina memintanya untuk menemani Agie sekaligus menjadi saksi pernikahan nantinya . Xavier lega setidaknya pria itu berubah menjadi seperti pria sejati hari ini !
" Tenanglah , sebentar lagi pengantinmu pasti akan datang ! "
" Ckk diamlah ! Kau malah membuatku semakin gugup . Ini pernikahan pertamaku ! " gerutu Agie yang merasa pria disampingnya membuatnya semakin gugup .
" Memangnya kau ingin menikah berapa kali ?!! " tanya Xavier karena merasa perkataan ambigu Agie tidak enak untuk didengar .
" Tentu saja sekali ! Tunggu ... apa kau punya pikiran akan menikah lebih dari sekali ?? Awas kau jika berani menyakiti Reina , akan aku bawa mereka pergi sekali lagi jika kau berani melakukannya ! "
Xavier mendengus kesal ketika Agie malah menuduhnya dengan hal yang tidak akan pernah bisa ia lakukan .
" Aku kirim kau ke neraka jika berani membawa mereka lagi " kata Xavier yang membuat sang pengantin naik pitam . Agie meraih kerah kemeja yang di kenakan Xavier , mata mereka saling menatap nanar seakan akan meruntuhkan dunia .
KLEEKK ...KLEKKK
Dua pria bertubuh besar itu terkejut mendengan suara sebuah senjata yang di kokang . Dan sebuah pistol disodorkan ditengah tengah mereka .
__ADS_1
" Jika butuh satu lagi maka aku bisa meminjam dari salah satu pengawal di luar . Jangan membuat klan Marcos malu dengan perbuatan kalian ! lni tempat umum dan bisa saja ada salah satu media mendapat gambar kalian yang sedang berkelahi " ternyata Antonio sudah berada ditengah mereka dengan sebuah pistol ditangannya .
" Tapi aku bukan dari klan kalian !!! " seru Agie yang langsung membuahkan satu hantaman keras di rahangnya.
BUGGHHHH ....
" Brengsek !!! Kau pikir aku senang mempunyai saudara sepertimu hahh !! Jika saja tidak mengingat putraku , aku pastikan aku sendiri yang membuat satu lubang peluru tepat di kepalamu !! "
Antonio menarik tubuh Xavier ketika ingin merangsek maju dan kembali memukul putranya . Dia hafal dengan perangai keponakannya yang akan selalu lepas kendali ketika sedang emosi .
" Lepaskan aku !! Biar aku hantam kepalanya agar dia sadar jika bukan hanya dia yang menderita . Dua puluh tahun lebih Paman menanggungnya sendiri !! Dia keluarkan seluruh darah dalam tubuhnya pun tidak akan bisa membalas semua yang di berikan Paman padanya !! "
" SUDAHHHH ... !!! "
Terpaksa Antonio memberikan satu pukulan keras karena Xavier terus berusaha meraih putranya dan memukulnya kembali . Antonio tahu kondisi putranya belum sembuh seratus persen , terlihat satu tangan Agie sedang memegang bekas lukanya yang tertutupi tuxedo hitam .
Dua pria tampan yang terjatuh di lantai itu saling memandang dengan sinis , dan ujung bibir mereka terlihat sedikit mengeluarkan darah .
__ADS_1
" Kalian teruskan baku hantam ini besok ! Atau istri kalian pingsan disini karena melihat kalian berdarah darah . Dan jangan harap mereka akan memaafkan perbuatan kalian ini !! " ujar Antonio yang melihat satu pengawal datang padanya . Mungkin pengawal itu akan mengabarkan kedatangan para wanita .
" Nyonya sudah ada di depan bersama pengantin wanita .... " lapor penjaga .
Agie dan dan Xavier sontak berdiri dan membersihkan baju mereka dengan mengibas tangan mereka . Tangan mereka terbuka ketika melihat Ethan berlari menghampiri mereka . Bocah itu terlihat tertawa bahagia karena melihat dua ayahnya berdiri berjejeran .
Xavier hanya berdecih dan melihat pengantin pria sebal ketika ternyata Ethan berlari menuju rengkuhan ayah angkatnya . Dia melihat putranya menciumi pipi Agie yang juga membalas dengan mencium pipi chubby anak itu .
" Daddy mau menikah !? "
" lya Daddy akan menikah dan itu artinya kau akan punya satu Mommy lagi ! Namanya Mommy El ... kau sudah bertemu dengannya bukan ? Apa kau menyukainya ?! " tanya Agie dengan mata tertuju pada calon istrinya .
" Mommy El cantik .... " celetuk Ethan yang membuat semua orang tertawa dan sang pengantin wanita tertunduk malu .
" Hei boy sekarang turun , biarkan Daddy Agie menikah dulu . Sekarang kau ikut Daddy agar tidak mengganggu acara mereka " bujuk Xavier sambil meraih tubuh putranya dari rengkuhan Agie .
Tapi sebelum tangannya mencapai putranya sebuah tangan meraih rahangnya . Reina menarik lembut wajah sang suami agar menghadap padanya .
__ADS_1
" Apa ini darah ?? Apa yang terjadi ?? Aku juga melihat darah di ujung bibir Agie ... "