
" Akkhhhhhh ... "
Tanpa Clara duga jika pria didepannya akan mencium sekaligus menggigit bibirnya . Sebuah gigitan yang tak bisa di katakan lembut tapi wanita itu malah bisa sangat menikmati sensasinya . Dan ciuman itu tak segera berakhir karena Clara membalas setiap permainan yang Antonio berikan dengan tak kalah sengit . Ciuman penuh tuntutan yang membuat keduanya hanyut di lautan gair*h .
Hingga tanpa terasa kini Antonio duduk di pinggir ranjang dengan tubuh Clara duduk dipangkuannya dan posisi mereka yang saling berhadapan .
" Kau menikmatinya huhh !? " Antonio merangkum wajah cantik itu dengan kedua tangannya .
" Tanyakan itu pada dirimu sendiri , kau sendiri yang memulainya Tuan ! Bukannya sudah aku katakan jika aku tidak takut padamu !! " sinis Clara yang tahu jika Antonio sangat tergoda padanya , dia wanita dewasa dan dia bisa merasakan sesuatu mengeras tepat di bawahnya . Dengan sengaja wanita itu malah bergerak pelan di atas sesuatu yang ia duduki . Clara tersenyum penuh kemenangan ketika mendengar Antonio menggeram pelan .
" Turun !!! Atau akan menyesal seumur hidupmu ... " geram Antonio yang setengah mati menahan hasratnya .
" Aku tidak akan bisa turun jika dua tanganmu masih memegang erat pinggangku Tuan Antonio . Aku rasa bukan aku yang akan menyesal , tapi kau ... kau yang akan menyesal ketika aku pergi darimu !! " bisik Clara yang kemudian sengaja menggigit lembut daun telinga pria dibawahnya .
Entah , tapi tiba tiba kewarasan mereka menghilang begitu saja . Antonio membawa tubuh Clara hingga terbaring di atas ranjangnya setelah membuka cardigan rajut yang dikenakan wanita itu . Bibir mereka kembali bertaut dengan panas hingga bunyi cecapan bibir mereka terdengar nyaring .
Puas bermain dengan bibir Antonio mulai bermain di leher jenjang wanita cantik di bawahnya , dan gilanya Clara semakin menikmatinya . Dua tangan wanita itu meremas rambut Antonio ketika pria itu mulai membuat satu persatu jejak keunguan di atas kulit putihnya .
__ADS_1
" Akkhhhhhh ... "
Terdengar samar suara indah Clara ketika merasakan dua tangan kekar itu meremas lembut dua bukit masih tertutupi baju yang masih dikenakannya . Dan suara itu seakan menjadi sirine tanda bahaya di telinga Antonio . Pria itu menghentikan aksinya dengan tubuh masih berada di atas wanita yang terlihat sayu menatapnya .
" Sudah aku bilang bukan ?! Jangan buat aku melakukan apa yang akan kau sesali untuk seumur hidupmu .... " lirih pria itu dengan masih mengatur nafasnya yang tak beraturan .
Wanita cantik itu dari awal sudah mencuri perhatiannya , sifat ketus , watak yang keras dan pantang menyerah membuatnya ingin mengetahui lebih jauh tentang Clara . Berada dekat dengan wanita itu terasa lebih berbahaya di bandingkan berada di tengah hutan yang penuh hewan liar di dalamnya .
Clara meraih kerah yang dikenakan Antonio ketika merasa pria itu akan beranjak pergi darinya , hingga pria itu terguling di ranjang dengan kini tubuh Clara di atasnya . Disentuhnya lembut bibir dengan bingkai rahang kokoh yang tadi membuatnya melayang dengan ujung dua jarinya .
" Menyesal ?? Memang apa yang akan kau lakukan padaku !? Kau terlalu waras untuk melampaui batasmu ... dan sialnya kau sangat seksi Pak Tua ! Kau hampir saja membuatku ingin bercinta mengguncang ranjangmu dan aku yakin kau pun sangat ingin melakukannya " Clara merebahkan kepalanya di atas dada yang masih terdengar bergemuruh itu . Disana ia merasa sangat damai tanpa khawatir jika Antonio akan melakukan sesuatu di luar kendalinya .
" Aku pria normal ... "
" Aku tahu ! " sahut Clara tahu apa yang akan dikatakan pria yang dipeluknya .
" Jarak dua puluh tahun rasanya terlalu jauh ! Bangunlah , hidupmu masih panjang dan menyenangkan . Banyak hal yang masih bisa kau raih !! " ujar Antonio memiringkan tubuhnya jingga kini tubuh Clara tidak lagi berada di atasnya tapi berada di sampingnya .
__ADS_1
" Apanya yang jauh ?? Aku rasa kau masih bisa bermain lima kali tanpa jeda ! Apa kau masih sangat mencintainya hingga hatimu tidak bisa menerima hati yang lain untuk masuk dalam hidupmu !? Jangan melihatku begitu ... jawab saja ! " sinis Clara ketika Antonio menatapnya dengan raut penuh tanya .
" Sudah sangat lama tapi sampai matipun aku tidak akan pernah bisa melupakannya ! Dia adalah ibu dari anakku dan kami pernah sangat saling mencintai " jawab Antonio dengan menghela nafas panjang seakan melepas sesuatu yang berat di hatinya .
Hati Clara serasa sesak ketika mendengar pria itu masih belum bisa melupakan cinta lamanya . Tapi itulah kenyataannya ! Sepertinya rasa yang mulai tumbuh di hatinya akan bertepuk sebelah tangan .
Dengan segera wanita itu bangkit dan meraih cardigan yang tadi dilepas oleh Antonio .
" Tenang saja aku bukan wanita pengganggu ! Aku cukup tahu diri untuk menggoda pria yang sudah menutup rapat hatinya untukku " kata Clara dengan senyum yang hambar .Tapi ketika tangannya ingin mengambil tasnya yang ada di atas nakas Antonio bangkit dan menarik pinggangnya hingga wajah mereka kembali tak berjarak .
" Aku memang mengatakan tidak akan bisa melupakannya karena dia sudah menjadi bagian dari masa laluku ! Tapi aku tidak mengatakan jika aku sudah menutup hatiku . Bedakan itu !! "
" Maksudmu ??? "
" Maksudku kau terlalu bodoh untuk berpikir !! Sekarang kita pergi sebelum fajar datang . Aku bawa mobilmu , kau tahu akan banyak binatang liar jika fajar menjelang ... "
Clara hanya bisa mendengus kesal ketika pria itu merebut kunci di tangannya dan melangkah pergi begitu saja .
__ADS_1
" Dasar pria tua menyebalkan .... "