Im Back

Im Back
90


__ADS_3

" Panggil Dokter !! " teriak Reina pada dua penjaga di luar karena Stacy terlihat sangat pucat .


" Aakkkhhhh ... sakit !! Tolong selamatkan bayiku , aku mohon " lirih Stacy ketika beberapa perawat datang dan membawanya untuk diperiksa . Reina pun tetap mendampingi saudara tirinya itu hingga di kamar periksa . Bagaimanapun juga mereka pernah menjadi saudara .


Reina menunggu pemeriksaan di luar ruangan , terlihat suami dan anaknya datang mendekat padanya . Wanita itu bisa melihat raut tidak suka pada wajah suaminya Dania sangat tahu apa penyebabnya .


" Ada banyak dokter dan perawat di sini , kau tidak harus menunggunya ! " ujar Xavier menunjukkan rasa tidak sukanya .


Reina mengambil alih putranya dari gendongan sang suami , dia menghadapi kemarahan Xavier dengan senyum . Diciumnya kedua pipi pria yang masih terasa aura marahnya itu .


" Kau marah ?? " bisik Reina setelah mencium sekilas bibir Xavier yang kini malah terlihat salah tingkah . Mereka tidak sendirian diruang tunggu itu , ada beberapa orang yang mungkin juga sedang menunggu teman atau saudara sedang di periksa .


" Aku menolongnya atas dasar kemanusiaan , karena aku ingin mengajari Ethan jika sisi kemanusiaan harus tetap menjadi utama di atas dendam ataupun kebencian . Kita sudah punya buah hati dan aku harap kita bisa lebih bijak bersikap . Kita akan membuat putra kita hebat seperti dirimu .... "


" Dan baik hati sepertimu " sahut Xavier mencium kening istrinya . Dia bersyukur karena memiliki pendamping yang mampu mengimbangi dirinya , yang mampu mengerti setiap kekurangannya dan melengkapi hidupnya .

__ADS_1


Reina segera menghampiri dokter yang tadi memeriksa Reina ketika pria berjas putih itu keluar dari ruang periksa .


" Dokter , bagaimana keadaan Stacy ?! "


" Anda keluarganya ?? "


" Saya saudaranya ... " jawab Reina yang diangguki oleh suaminya .


" Nyonya Stacy sedang mengandung dan usia kandungannya sudah berjalan tiga bulan . Dan sayangnya kandungannya sangat lemah , jika sekarang kami bisa menyelamatkan janinnya tapi kami tak menjamin jika ini terjadi untuk kedua kalinya . Untuk saat ini orang orang disekitarnya harus bisa menjaga suasana hatinya , emosi yang berlebihan bisa membuat perutnya kram seperti tadi " ujat dokter itu panjang lebar menjelaskan .


" Akan kami usahakan ... " ujar Reina dengan menghela nafasnya , dia yang sudah menjadi pemicu Stacy kehilangan kendalinya .


" Lakukan apapun yang menurut Dokter baik , kami yang akan menanggung semuanya " sahut Xavier akhirnya ikut bersuara , dia berpikir istrinya benar jika dia tidak hidup sendiri sekarang . Dia harus bisa menjadi ayah yang baik untuk putranya , selain mengajarkan sikap tegas tapi dia juga harus mengajarkan bagaimana bersikap dengan bijaksana .


" Kita kembali ke kamar Agie dulu saja , aku takut jika kita ikut mengantar Stacy ke kamarnya malah memancing emosinya lagi ! "

__ADS_1


" Tidak ... aku dan Ethan sudah kesana , tadi perawat pribadinya sudah datang jadi kita ke butik sekarang saja ! Ethan akan bersamaku , kau tenang saja aku sudah belajar membuat susu untuknya ! Tak akan aku biarkan dia tidur di bath up lagi "


*


Sementara itu Stacy sedang di kamar rawatnya sendirian , ada rasa sedih ketika menghadapi semua ini sendirian .


CEKLEEKKKK ...


Stacy menoleh ketika mendengar suara pintu yang dibuka , seorang pria tampan yang masih mengenakan jas putihnya masuk ke dalam kamarnya .


" Kau ingin menertawakan aku ? Atau kau akan mendoakan jika dia benar benar hilang dari dunia ini !? " sinis Stacy memalingkan wajahnya ketika Jake datang menghampirinya . Tapi pria itu sepertinya tidak terlalu mendrnfsr kata katanya , Jake malah meraih tangannya untuk memeriksa nadinya . Dokter tampan itu dengan teliti memeriksa keadaannya .


" Kau disini untuk istirahat bukan untuk mengumbar amarah , dan mulai saat ini kau harus bisa mengendalikan dirimu karena emosimu akan sangat berpengaruh pada anakmu . Hidup matinya tergantung padamu !! " ujar Jake setelah selesai dengan pemeriksaannya . Tadi dia sudah sempat mendengar keterangan dari dokter kandungan yang menangani Stacy .


" Bukan padaku ... tapi padamu ! Selama kau belum menikahiku maka aku tidak akan pernah bisa mengendalikan diriku . Kau tidak tahu rasanya mengandung tanpa seorang suami yang mendukungku ! "

__ADS_1


" Itu karma untukmu ... karena keserakahanmu Jennifer pernah mengalami apa yang kau rasakan saat ini . Dia mengandung dan melahirkan Ethan tanpa seorang suami di sisinya . Beruntung dia mempunyai dua sahabat yang mendukungnya . Kau lihat bukan alam menghukummu dengan caranya sendiri " ujar Jake yang sekarang juga sedang merasa menikmati karma untuknya sendiri . Dia mencintai wanita yang dulu pernah ia dia siakan .


" Aku tahu ... "


__ADS_2