Im Back

Im Back
70


__ADS_3

" Aaaakkhhhh .... " Clara menggerakkan badannya yang terasa sangat pegal karena tertidur di mobil . Matahari sudah terlihat ada diatas pertanda hati sudah sangat siang .


Wanita itu berdecak kesal karena perutnya terasa sangat lapar , semalam ketika ingin mencari makanan dia malah bertemu pria dengan baju penuh darah . Mungkin saja baru menemukan korban untuk diburu .


TOKK .... TOOKKKKK


Clara berjingkat kaget ketika jendelanya di ketuk oleh seorang pria asing dengan tubuh besar dan bertampang sangar . Pria itu mengetuk jendelanya sekali lagi ketika ia tetap tidak membuka jendelanya , jujur saja ia takut jika pria itu merupakan salah satu teman dari pria psikopat yang semalam ia temui .


" Nona , bisakah anda bukakan jendelanya sebentar . Saya hanya ingin menawarkan roti dan secangkir teh untuk makan pagi anda ! Tuan meminta saya untuk memberikan ini pada anda , dia tak ingin melihat anda pingsan lagi karena kelaparan " kata pria itu yang langsung membuat Clara mendengus kesal .


Dengan mengumpulkan keberanian akhirnya dia membuka jendelanya , wangi roti dan teh yang dibawa pria itu langsung membuat perutnya memberontak . Tapi ia tak bisa sembarangan menerima makanan , bisa saja semua itu beracun . Bukankah psikopat akan melakukan apa saja untuk membuat korbannya lenyap .


" Tapi aku tidak lapar ... terimakasih ! "


" Jika Nona tidak suka roti saya bisa buatkan steak daging rusa . Semalam kami berburu rusa di hutan itu , tuan berhasil menembaknya dan kami membawanya pulang . Lumayan dagingnya bisa untuk persediaan makan beberapa hari ke depan, " kata pria itu dengan sangat ramah .


" Hahh ... rusa ?? Jadi semalam kalian habis berburu rusa ?? "

__ADS_1


" Iya Nona "


" Jadi kalian tidak memburu orang ?! " tanya Clara to the point hingga membuat pria di depannya tampak kebingungan .


" Maksud Nona !? "


" Maaf aku tidak bermaksud apa apa , ehmmm maksudku bolehkah aku makan roti yang kau bawa itu ?! "


Pria bertubuh besar itu kemudian melihat ke arah nampan yang dari tadi di bawanya , ia baru sadar jika ia belum memberikannya pada Clara .


" Ehh maaf .. ini Nona , jika ingin lebih nyaman Nona bisa makan di teras depan atau di dapur . Pagi tadi teman kami membawa susu , roti , selai dan sedikit buah . Nona bisa mengambilnya untuk bekal jika Nona memang ingin pergi ! "


Belum sampai berjalan ke dalam rumah ia sudah bisa menjumpai pria itu yang sedang duduk di depan rumah , pria itu sedang membersihkan senapan Laras panjang yang semalam sudah dipakainya .


" Kenapa kau berbuat ini padaku !! Kau senang sudah mempermainkan aku !!?? " pekik Clara kesal mengingat runtutan kejadian yang terjadi padanya .


" Duduk dan makanlah dulu ... " sahut pria itu tenang tanpa melihat sedikitpun ke arahnya , dia masih fokus dengan sesuatu ditangannya .

__ADS_1


" Kenapa semalam kau membawaku kesini !? Kau bisa melihat alamat rumah di kartu pengenal milikku , harusnya kau mengantarku di alamat itu !! " kata Clara masih dengan emosinya yang meluap , tapi kemudian gadis itu terlihat duduk dan mulai menikmati rotinya . Dia tak ingin nyanyian di perutnya terdengar oleh di arogan itu .


Pria itu tidak menanggapinya sampai ia sudah menghabiskan isi piringnya .


" Kau bisa pulang sekarang . Saat siang begini jarang ada binatang liar turun ke jalan . Biasanya mereka hanya berburu di malam hari . Tapi jika kau masih takut salah satu orang ku bisa mengantarmu ! "


" Kau ... kau yang membawaku ke tempat ini ! Jadi kau yang sepenuhnya bertanggung jawab padaku !! Aku Clara , bisakah aku tahu namamu ? Tidak lucu jika dari semalam kenal sampai saat ini aku belum tahu siapa namamu ! "' ujar Clara sebal karena pria didepannya masih terlihat sangat cuek , tak sekalipun pria itu mengalihkan pandangannya dari benda yang sedang dibersihkannya .


" Tuan Antonio , mobil sudah siap ! " pria bertubuh besar yang tadi memberinya roti terlihat datang dan berbicara pada pria yang ternyata bermana Antonio itu .


" Antonio ... nama yang bagus ! Kenapa kau tinggal di tempat seperti ini ? Kenapa kau tidak tinggal di rumah bersama keluargamu ? Aku rasa anak dan istrimu pasti lebih membutuhkanmu di rumah "


" Jangan campuri urusanku !! Sekarang bersihkan dirimu dan kita segera berangkat ke kota . Cepatlah sedikit atau aku berubah pikiran untuk membungkam mulutmu atau menembak kepalamu !! " hardik Antonio yang tak pernah suka jika seseorang menyinggung kehidupan pribadinya .


" Oh God ... kau sangat seksi jika marah ! Kau pasti lebih seksi jika sedang berkeringat di atas ranjang ha .. ha ... " ujar Clara sambil berlari menuju kamar mandi , Antonio benar jika ia harus segera membersihkan dirinya . Sebelum mencapai kamar mandi ia mengambil baju ganti yang ada di dalam mobilnya .


Sedang salah satu yang tadi memberikan makanan pada Clara langsung menunduk dalam dalam , ia tak ingin Antonio melihat senyumnya karena hal sepele itu bisa saja membuat satu lubang di keningnya .

__ADS_1


" Pergi !! Atau aku benar benar menembakmu sekarang juga !! "


__ADS_2