Im Back

Im Back
138


__ADS_3

" Bebal ! Kenapa kau malah menceraikannya ? Pernikahan kalian baru berumur hari dan kau dengan begitu mudah melepaskannya . Kenapa tidak berpikir tentang Ethan !? Apa yang akan bocah itu rasakan ketika tahu jika kalian sudah berpisah !? "


Runtutan rasa kesal Edgar utarakan pada sahabatnya , menurutnya tak seharusnya Xavier menyerah semudah ini tentang hubungannya dengan sang istri .


" Aku menyuruhnya pergi untuk kebaikannya sendiri , kau tahu jika aku paling tidak bisa mengendalikan diri saat marah . Aku takut kelepasan menyakitinya , Ethan akan melihatku sebagai monster jika tahu aku menyakiti ibunya ! " sahut Xavier , iapun tak pernah menyangka jika akan sekacau ini hidupnya . Ada sesuatu yang hilang dalam dirinya ketika mengucapkan kata perpisahan , Xavier merasa seperti hidup hanya dengan separuh nyawanya .


Sungguh , iapun sangat menyesali apa yang sudah dia lakukan tapi jika ia tetap berkeras menjadikan Reina sebagai pendampingnya itu berarti dia akan menyakiti ibunya selamanya . Dua puluh tujuh tahun hidup ibunya sudah menderita dan sekarang harus melihat sosok yang sangat menyakitinya dalam diri istrinya yang ternyata adalah putri dari wanita yang dicintai ayahnya .


" Setidaknya antar dia , bukankah Reina sudah memintamu untuk tidak menunjukkan kebencianmu di depan putra kalian !? "


Xavier terlihat meletakkan pena yang sedang ia gunakan untuk menandatangani berkas berkas yang menumpuk di depannya . Tapi sesaat kemudian dia beranjak hingga membuat Edgar memicingkan matanya .


" Kau mau kemana ? Selesaikan dulu berkas itu karena akan aku bawa untuk meeting sebentar lagi "

__ADS_1


" Bukannya kau sendiri yang menyuruhku untuk mengantar wanita itu pergi untuk terakhir kalinya !? " sahut Xavier dengan langkah lebar keluar dari ruangannya , sedang Edgar hanya bisa memijit pelipisnya . Padahal berkas yang tadi dia bawa untuk ditandatangani atasannya adalah bekas penting yang akan ia gunakan sekarang juga .


Keadaan sudah begitu sepi ketika ia sampai di kediamannya , tak terlihat Ethan yang biasanya berlari di halaman depan ditemani para maid ataupun ibunya . Pria itu berpikir mungkin Reina masih berkemas di kamar mereka dan dia yakin Magdalena akan sangat mendukung keputusannya . Hal terbaik adalah membiarkan desainer cantik itu pergi dari hidup mereka .


" Sayang .... "


" lbu .... "


Xavier dikejutkan dengan suara ibunya yang sedang duduk di ruang depan , sepertinya wanita itu memang sedang menunggu dirinya .


" Ya , kami sudah sepakat untuk itu .... " jawab Xavier sengaja belum mengatakan tentang proses perceraian yang sudah mulai di urus oleh pengacara keluarganya .


" Apa kau punya waktu ?? lbu ingin bicara sebentar padamu ... "

__ADS_1


" Tentu saja Bu "


Xavier mengikuti langkah ibunya yang pergi meninggalkan ruang depan , mungkin saja ingin mencari tempat yang lebih nyaman untuk mereka bicara . Dan dia sedikit terkejut karena wanita itu malah memasuki ruang yang sangat ia benci , ruangan di mana ayahnya menyimpan foto j*lang yang sudah merusak hidup ibunya .


" lkuti saja ibumu ini Nak ... " kata Magdalena yang tahu jika putranya tidak menyukai ruang kerja suaminya .


" Duduklah di kursi ayahmu itu dan jangan mengatakan apapun sebelum aku selesai bicara padamu , apa kau bisa melakukan permintaan lbu ini ? "


Xavier menuruti kata kata ibunya dengan duduk di kursi kerja milik ayahnya , dia membuang pandangannya kesamping karena saat duduk disana foto wanita bernama Sophie Walker itu langsung ke arah pandangannya . Foto yang bertahun tahun yang lalu sudah ingin dia lenyapkan !


" Kau lihat foto besar itu ? ltu adalah hidup ayahmu .... "


" lbu ! "

__ADS_1


" Bukankah aku sudah mengatakan padamu agar tidak menyelaku ? lni hanya sebentar sayang ... "


__ADS_2