
" Apa kalian buta hahhh !!! Ruangan ini masih sangat berdebu ... bersihkan atau kalian tidak ada jatah makan untuk hari ini !! " pekik seorang wanita pada beberapa maid di depannya . Sebagian pekerja yang sudah berumur itu tampak sudah sangat kelelahan .
Rumah besar itu adalah kediaman keluarga Jones yang sebenarnya sudah diwariskan pada putri kandung William Jones satu satunya , Jennifer Jones atau yang sekarang lebih dikenal masyarakat sebagai Reina J Walker .
" Tapi kami sangat lelah ! Dulu ada tiga puluh orang yang membersihkan rumah ini , tapi sekarang kami hanya ada tujuh orang . Wajar jika kami keteteran ! " tukas seseorang yang menjadi kepala maid yang sudah bekerja di kediaman Jones selama bertahun tahun .
" Kalian aku gaji penuh !! ltu artinya kalian harus melakukan semua tugas kalian dengan benar !! Kalian pikir mudah mencari pekerjaan dengan gaji besar sekarang ini ?? Jika tidak bisa bekerja maka segera angkat kaki dari sini !! "
Ketujuh orang itu saling menatap satu sama lain , tapi mereka sepertinya mengangguk dan salah satu dari mereka mewakili untuk bicara .
" Baik , kami akan pergi karena kami bertahan dengan harapan Nona Besar akan kembali . Nona Jennifer dan rumah ini adalah amanat dari Tuan Besar ! Tapi sepertinya tidak ada yang dapat kami harapkan lagi ... "
Tanpa di duga tujuh orang itu langsung bubar mengundurkan diri meninggalkan Lorena yang tertegun melihat kenekatan maid maid yang sudah berpuluh tahun bekerja pada keluarga Jones itu . Sebenarnya tadi ia hanya menggertak saja , Lorena masih sangat butuh tenaga para maid untuk membersihkan rumahnya .
Tapi langkah tujuh orang itu terhenti ketika sebuah suara yang lembut terdengar dari arah pintu masuk . Mata mereka terpaku melihat seorang wanita cantik berdiri disana dengan seorang pria paru baya yang mereka kenal sebagai sahabat dari Tuan Besar mereka .
" Jangan pergi !.Aku mohon tetaplah disini untuk merawat peninggalan Daddy . Jika ada yang harus keluar maka itu bukan kalian ... "
Lorena terkejut melihat pengacara keluarga Jones yang dulu pernah dia buru sudah berada didepannya bersama dengan seorang wanita muda yang sangat cantik .
__ADS_1
" Enyah kalian dari rumahku , aku tidak mengundang kalian ! " hardik Lorena dengan raut yang panik . Jika berada di luar sana ia bisa berkoar koar jika semua peninggalan William adalah miliknya , tapi Peter Larson sang pengacara keluarga Jones mempunyai surat wasiat asli dari William . Surat yang bisa membuatnya miskin seketika !
" Hai lbu , apa kau tidak merindukan putrimu ini ?? Atau kau memang tidak mengenaliku lagi ?? " tanya Reina dengan tatapan tajam pada wanita parubaya yang sudah membuat hidupnya jauh dari ayahnya .
Lorena atau bahkan tujuh pekerja seperti menelisik wajah cantik yang memang seperti tidak asing untuk mereka . Dan mereka terkejut ketika mendapati jika wajah itu sangat mirip dengan seseorang dari masa lalu mereka .
" Jennifer .... apa kau adalah dia ? Pengawal pengawal bodoh kenapa mereka biarkan dia masuk !!! " gumam Lorena cukup keras , tanpa dia tahu jika diluar sana dengan mudahnya para penjaga yang Reina miliki telah membekuk penjaga Lorena .
Ketujuh maid yang terlihat sangat bahagia dan spontan mereka mendekat pa Nona Besar mereka . Akhirnya mereka bisa bertemu dengan orang yang mereka sebut sebagai Nona Besar .
" Anda ??! "
" Cihh ... dia mati karena memang sudah saatnya , bukan karena diriku ! Waktu itu aku hanya menyelamatkan harta keluarga " kilah Lorena beralasan .
Reina tertawa sumbang , tak terasa air matanya menetes ketika mengingat kembali ayah yang sangat ia cintai . Yang harus meregang nyawa tanpa satu orang pun di sisinya . Peter tampak mengelus pundak Reina untuk sekedar menenangkannya .
" Sudah Nona ... jangan tanggapi dia ! "
Reina mengangguk pelan , tapi sepertinya siapapun tak akan bisa mencegah niatnya untuk mengusir wanita yang sudah menjadi benalu di keluarganya selama puluhan tahun ini .
__ADS_1
" Pergi dari sini .... dan aku akan tetap memberimu tunjangan hidup dengan nilai yang cukup ! " ketus Reina akhirnya .
" Kau sangat tahu ini semua adalah milikku , pria tua di sampingmu pun tidak akan bisa membuktikan apapun . Penjaga !!!.Penjaga cepat masuk dan usir mereka !! " teriak Lorena pada penjaga . Berkali kali ia berteriak tapi pria pria bertubuh besar yang ia sewa tidak juga menampakkan batang hidungnya .
" Penjagaaaa !!! "
" Jangan buang tenaga anda untuk memanggil mereka Nyonya ! Sebaiknya simpan untuk mendengar sesuatu yang akan saya sampaikan ini ... "
Lorena tampak sedikit pucat karena dia tahu apa yang akan di bicarakan oleh pengacara keluarga Jones itu .
" Atas nama kedua orang tua Nona Jennifer Jones saya menyampaikan jika sesuai dengan surat waris yang ada pada saya Nona Jennifer Jones selaku penerus dari keluarga ini maka pemilik dari rumah ini maupun usaha usaha yang disebutkan di atasnya adalah mutlak milik nona Jenni ! "
" Mana buktinya ... aku pun bisa mengatakan hal bodoh itu jika aku mau ! " tapi sesaat kemudian matanya terkesiap melihat beberapa orang polisi masuk ke kediamannya .
" Semua bukti adalah sah dan saya sudah berkoordinasi dengan pihak yang berwajib . Maaf tapi Nona kami tidak ingin ini menjadi berkepanjangan , dia ingin anda pergi sekarang juga ! "
" Tidak bisa !! Sampai matipun aku tidak akan pergi dari tempat ini !! Bunuh aku ... bunuh aku !! " pekik Lorena histeris ketika beberapa polisi wanita mendekat ke arahnya .
" Tenang Nyonya , kami memberikan Anda waktu untuk berkemas . Jika perlu kami akan membantu " ujar salah satu polisi wanita berusaha menenangkan Lorena yang mulai kalap . Tapi polisi itu terkejut karena tiba tiba wanita di depannya mengambil sebuah pistol yang tersemat di pinggangnya dan ....
__ADS_1
DOOORRRRR ....