
Karena Agie belum juga pulang dari luar kota maka pagi ini Reina mengantar sendiri putranya untuk pergi ke grup bermainnya . Sebenarnya sangat menyenangkan bisa mengantar putranya untuk belajar tapi Reina kurang suka dengan komunitas ibu ibu yang menunggu putra putrinya disana .
Kadang Reina sengaja meninggalkan Ethan mandiri disana , karena saat jam belajar ruangan belajar ditutup hingga tak ada interaksi apapun antara anak anak dan orang tuanya . Selain bersosialisasi dan bermain para pengajar sudah mengajari murid untuk belajar mandiri sejak dini .
Sudah berkali kali ia menghubungi Clara namun ponsel sahabatnya tidak aktiv dari semalam . Dan dia sedikit kesulitan mencari keberadaannya karena hanya Clara yang tidak pernah mau mendapat pengawalan . Wanita itu selalu beralasan tidak akan ada yang akan berbuat jahat pada wanita sepertinya .
Reina juga sengaja tak menghubungi Agie dan mengatakan tentang hal ini karena takut konsentrasi pria gemulai itu terpecah . Agie sedang mempersiapkan hal besar untuk gerai fashionnya , setiap musim mereka rutin mengadakan pagelaran busana di kota kota besar . Dan kali ini mereka mengadakan even mereka di Perancis .
" Mommy ... Ethan boleh bawa ini ?? " tanya Ethan dengan menunjukkan sesuatu di tangannya .
Reina sedikit terkejut dengan apa yang di bawa putranya , dia meraih dan melihatnya dengan seksama . Sebuah mainan pistol yang amat sangat mirip dengan aslinya , jika biasanya mainan terbuat dari plastik tapi yang ada ditangannya terbuat dari logam . Untung ukurannya kecil jadi terasa tidak begitu berat .
" No ... bukankah Mrs Lovely tidak mengijinkan anak anak membawa mainan dari rumah ?? Memangnya siapa yang membelikan mainan ini ? Mommy tidak pernah melihat ini sebelumnya " tanya Reina pada bocah gembul yang ada di pangkuannya , wanita itu kemudian meletakkan benda itu di atas meja riasnya .
__ADS_1
" Daddy ... "
" Daddy Agie !? "
" No Mom , tadi malam Ethan ambil itu di jas Daddy " jawab Ethan polos , bocah itu tak menyadari jika jawaban itu membuat ibunya sangat terkejut .
" Oh God .... benar benar dia !!!! Sekarang kita berangkat sebelum terlambat , dan jangan pernah main mainan seperti ini lagi ok ?? Nanti akan ibu belikan yang lebih bagus dari itu , yang ada musik ataupun lampunya . Ethan mau ?? "
" Mahuuuu ... yeayyy !! "
" Selamat pagi ... " sapa Reina mencoba ramah setelah tadi mengantarkan putranya ke dalam kelas bermainnya .
" Selamat pagi Nyonya Reina , tumben sekali anda tidak sibuk biasanya Daddynya yang mengantar ! "
__ADS_1
" Augusto sedang ada urusan di luar kota , jadi saya yang mengantar . Hari ini anda cantik sekali Mrs Weasley ! " sahut Reina yang sangat tahu apa yang akan didengar selanjutnya nanti .
" Poor Ethan ... sayangnya ayahnya ada di tempat yang jauh , Agie bilang ayah Ethan adalah pengusaha yang sangat sibuk jadi sangat jarang bisa berkunjung "
Reina menghela nafasnya , hal seperti ini sudah sangat biasa ia hadapi . Statusnya yang belum menikah tapi sudah mempunyai seorang putra akan menjadi boomerang untuk dirinya . Di satu sisi ia nyaman dengan kesendiriannya , tapi di sisi lain status putranya kadang sering dipertanyakan .
Tidak semua orang mempermasalahkan status yang disandangnya , tapi ada sebagian kecil orang yang memandang mereka sebelah mata .
" Daddynya memang sangat sibuk , tapi dia sangat menyayangi putranya . Saya rasa hal ini tidak mengganggu anda bukan ? Maaf tapi saya tidak perlu membawa ayahnya untuk datang kesini dan memperkenalkannya pada anda semua "
" Jangan tersinggung Nyonya ... maksud saya Nona Reina , anda sudah menjadi publik figur . Semua orang sudah mengenal anda sebagai seorang pemilik butik besar dan terkenal . Ehhhmm tapi status anda ... "
Tapi perkataan pedas itu terputus karena suara bariton tiba tiba terdengar diantara mereka . Para sosialita itu langsung hening ketika melihat seseorang sudah berdiri di belakang Reina , bahkan sempat mencium kening wanita yang mereka bully dengan cukup lama . Dan mereka tahu benar siapa yang ada di depan mereka .
__ADS_1
" Maaf jika keberadaan anak dan istri saya menganggu anda anda semua .... "