Istri Polos Bayaran Tuan Muda

Istri Polos Bayaran Tuan Muda
Kehilangannya Lagi


__ADS_3

" Se- sebentar mah, aku pergi ke mobil dulu, ini ada buah sama cake untuk mamah, " ucap Reynand dengan nada dinginnya seraya memberikan ibu mertuanya makanan yang ia beli tadi.


" Yaampun, repot-repot banget sih makasih ya Rey," ucap ibu mertua Reynand.


Reynand hanya menjawab dengan anggukan kepala ucapan ibu mertuanya, dan langsung berbalik arah menuju mobilnya tanpa sepatah kata pun. Ibu angkatnya Aleta yang melihat sikap Reynand yang begitu dingin kepadanya, tidak merasa heran. Ia sudah sangat bersyukur Reynand mau mengunjunginya apalagi hingga membawakannya buah tangan.


Reynand berjalan menghampiri mobilnya dengan santainya. Kemudian ia membuka pintu mobil. Terlihat Aleta sedang duduk di kursi mobil.


" Aleta ! kenapa kamu masuk ke dalam mobil lagi ? kamu gak jadi bertemu dengan keluargamu? " ucap Reynand sambil memberikan isyarat bahwa ibu angkatnya sudah menunggunya di depan rumah.


" Mau lah, masa gak mau," cetus Aleta.


" Aleta, kamu bisa gak, sifatnya dewasa sedikit ! kamu kenapa selalu kekanak- kanakan , inget kamu itu sudah menjadi seorang istri dan sebentar lagi akan menjadi seorang ibu, " ucap Reynand.


Aleta yang mendengar perkataan Reynand hanya terdiam dalam duduknya di kursi mobil. Ia terus saja memikirkan perkataan Reynand. Dibenaknya pun terpikir bagaimana mungkin aku dan Reynand bisa memiliki anak sedangkan kita berdua tidak seperti layaknya suami istri pada umumnya. Hingga sampai saat ini saja Reynand belum menyentuhku.


Reynand yang melihat Aleta melamun mencoba menyadarkannya dari lamunan dengan suara tepukakan yang begitu keras, hingga membuat Aleta kaget dan tersadar dari lamunannya.


" Reynand apa yang kamu lakukan?" Ucap Aleta dengan wajah agak emosi.

__ADS_1


Reynand yang melihat Aleta marah hanya tersenyum sambil menggodanya, dengan candaan yang semakin membuat Aleta semakin marah hingga tak nyaman berada didekat Reynand.


" Tenang saja nanti malam akan ku wujudkan keinginanmu," ucap Reynand sambil mencubit gemas pipi Aleta.


Aletapun seketika itu juga langsung keluar meninggalkan Reynand sendirian di mobil.


" Sejak kapan Reynand bisa membaca pikiranku! ah sudahlah, Reynand kan memang selalu begitu sulit untuk ditebak, "Gumam Aleta di dalam hati.


Aleta dengan cepat berjalan menghampiri ibu angkatnya. Tak lama kemudian Reynand pun sudah berada dibelakang istrinya. Tanpa rasa canggung dihadapan mertuanya langsung merangkul mesra pinggang Aleta yang ramping. Aleta merasa tidak nyaman dengan perlakuan Reynand akibat ucapan Reynand di mobil tadi. Aleta pun ingin menyingkirkan tangan Reynand dari pinggangnya, namun usahanya sia - sia. Rangkulan Reynand begitu kuat , Aleta hanya bisa pasrah. Tanpa banyak basa basi ibu angkat Aleta mengajak keduanya untuk masuk kedalam rumah dan berisitirahat di ruang tamu. Tak lama kemudian datanglah ayah angkat aleta. Aleta pun langsung berlari menuju ke ayah angkatnya dan memeluknya dengan hangat. Mereka pun berbincang santai di ruang tamu sambil menikmati secangkir teh dan cemilan ringan. Ketegangan diantara mereka lama - lama mulai mencair. tanpa terasa waktu begitu cepat berlalu , Merekapun makan bersama sebelum mereka pulang.


Reynand merasa sudah terlalu lama berada dirumah keluarga Aleta. Ia pun mengajak istrinya Aleta untuk pulang ke rumah. Aleta yang merasa masih rindu dengan keluarganya menolak ajakan pulang suaminya. Ia meminta ijin untuk menginap walau hanya sehari. Mendengar perkataan Aleta Reynand langsung terkaget tanpa basa basi ia langsung menolak permintaan istrinya dan segera berpamitan kepada kedua mertuanya. Lagi- lagi Aleta hanya bisa pasrah dengan Reynand. Mereka berdua pun akhirnya pulang kerumah.


Reynand pun menghubungi orang rumah untuk memastikan apakah kamarnya sudah di hias sebagus dan seromantis mungkin.


" Halo Joshua, gimana apa yang ku perintahkan sudah kamu lakukan dengan baik ?" tanya Reynand.


" Tenang saja Rey semua aman, kami disini tinggal menunggu kepulangan mu saja, " Jawab Joshua.


" Baiklah sebentar lagi aku dan Aleta sampai di rumah, " Jawab Reynand kembali.

__ADS_1


Reynand pun segera pergi meninggalkan toko perhiasan, Ia melangkahkan kakinya dengan cepat menuju kesebuah toko baju, ternyata Reynand tidak hanya ingin memberikan satu set perhiasan tetapi juga gaun yang indah untuk Aleta kenakan.


Ketika sampai ditoko baju Reynand disambut oleh dua orang pelayan toko yang siap melayani Reynand. Reynandpun menceritakan apa yang ia ingin berikan untuk istrinya. Dengan cekatan dua orang pelayan toko itu segera menyiapkan barang yang diinginkan Reynand. Reynan segera diarahkan kekasir untuk menyelesaikan pembayaran.


Aleta yang sudah sedari tadi menunggu Reynand kembali sudah merasa bosan didalam mobil. Ia ingin keluar sebentar untuk sekedar jalan - jalan. Ketika Aleta membuka pintu mobil dan sesaat ketika ia ingin menutup mobilnya kembali dari belakang ada yang menyekap Aleta. Aleta pun terkulai lemas dan tak berdaya. Aleta segera di masukan kedalam mobil oleh seorang pria yang tak dikenal dengan menggunakan penutup kepala berwarna hitam. Mobil yang membawa Aleta pun segera pergi dengan cepat meninggalkan tempat itu.


Reynand yang tak tahu apa - apa, masih dengan santainya meninggalkan kasir. Reynad segera melangkahkan kakinya menuju tempat parkiran. Dengan wajah penuh bahagia ia menghampiri mobilnya. Betapa kagetnya Reynand saat membuka pintu mobil ia melihat istrinya sudah tidak ada. Reynand pun melempar belanjaan yang ia bawa begitu saja ke dalam mobil. Ia mencari Aleta disekeliling parkiran namun tak ada. Ia pun mencoba menghubungi Aleta melalui ponselnya. Tapi naas ponsel Aleta ternyata tertinggal di dalam mobil. Reynand langsung panik ia berlari meninggalkan mobilnya masuk kembali ke dalam pusat pembelajaan. Reynand segera ke ruang informasi untuk menginformasikan orang hilang. Ia memberitahu nama istrinya dan menjelaskan ciri - ciri fisik Aleta. Nama Aleta pun di panggil berulang kali.


Sudah hampir setengah jam Reynand menunggu Aleta namun tak ada perkembangan. Reynand pun beranjak dari tempat duduknya dan menanyakan di mana ruang cctv berada. Ia ingin mencari tahu keberadaan istrinya Aleta melalui cctv.


Reynand segera diantar ke ruang cctv oleh seorang satpam. Reynand menceritakan kronologi kejadiannya, Terakhir kali ia meninggalkan istrinya Aleta di parkiran. Reynand sengaja meninggalkan Aleta sendirian di parkiran, agar Aleta tidak tahu kejutan apa yang akan Reynand berikan. Namun sayang apa yang sudah direncanakan Reynand tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Niat hati ingin menjadikan Aleta istri yang paling berbahagia di dunia. Hingga seluruh wanita di dunia ini merasa iri pada istrinya Aleta. Malah membuat Aleta celaka. Reynand tak henti - hentinya menyalakan dirinya sendiri, atas kebodohannya meninggalkan Aleta sendiri diparkiran.


" Oh tuhan, kamu kemana sayang! " ucap Reynand di dalam hati dengan penuh rasa khawatir.


Ketika sampai di ruang cctv , Reynand meminta penjaga cctv untuk memeriksa keadaan di tempat parkiran , ditempat dimana Reynand memakirkan mobilnya dan meninggalkan Aleta sendirian. Reynand pun menceritakan kejadiannya mulai dari ia sampai di tempat parkiran tersebut sekitar pukul 19.00. Pegawai cctv itu pun langsung mengarahkan monitor ke tempat parkiran. Dari layar monitor terlihat mobil Reynand memasuki parkiran. Reynand pun mengarahkan penjaga cctv untuk mempercepat rekaman cctv. Seketika Reynand berteriak saat melihat kejadian yang membuatnya sangat marah.


" Tolong dihentikan, dan coba di zoom gambarnya pak!" Ucap Reynand dengan nada yang keras.


Betapa terkejutnya Reynand, melihat istrinya Aleta dibekap dari belakang oleh seseorang dengan menggunakan penutup kepala. Reynand pun meminta penjaga cctv untuk mencatat plat mobil yang digunakan pelaku untuk menculik istrinya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2