
Di Jam 07.00
Terlihat Reynand sedang mandi dan bersiap- siap untuk berangkat ke kantornya. Aleta menyiapkan baju untuk suaminya, yang ingin berangkat kerja.
" Sayang, kamu udah siapin baju aku belum ? " Tanya Reynand.
" Udah nih, " Sahut Aleta.
Pintu kamar mandi pun terbuka, Reynand yang masih memakai bathrobe, langsung menghampiri istrinya. Tiba- tiba Reynand memeluk Aleta.
" Rey, kamu bikin aku kaget aja ! jangan meluk donk, nanti baju aku basah, kamu kan baru selesai mandi, " Ucap Aleta.
" Kena dikit doank kok, " Ucap Reynand yang masih memeluk Aleta.
Aleta mendorong Reynand dengan lembut, ia mengambilkan suaminya baju untuk dikenakan.
" Nih, baju kamu, " Ucap Aleta.
Reynand mengambil baju yang diberikan oleh Aleta dan memakainya. Dengan santai nya, Reynand membuka bathrobe yang ia gunakan begitu saja. Aleta yang melihat body suaminya seketika menutup mata. Walaupun Aleta sudah melihat beberapa kali tubuh suaminya, ia masih saja suka malu- malu.
" Rey, jangan langsung buka baju gitu donk, akukan jadi kaget ! " Ucap Aleta yang masih menutup matanya.
" Iya sayang, " Sahut Reynand.
Aleta hanya tersenyum ketika Reynand berkata seperti itu. Ia pun membuka matanya, dan melihat suaminya yang tengah berdiri di hadapannya dengan menggunakan pakaian yang ia beri.
__ADS_1
" Yaampun, suami aku tampan banget sih, " Ucap Aleta.
" Hemp ( terkekeh ), bisa aja kamu, " Ucap Reynand.
Aleta memakaikan dasi Reynand, tiba- tiba Reynand mencium kening Aleta, dan membuat Aleta terkejut. Aleta menyuruh Reynand untuk diam sebentar, namun ia malah mencium kening sang istri berkali- kali.
" Aduh Reynand, jangan begitu, nanti dahi aku jadi merah ! " Ucap Aleta.
" Muach ! " Cium Reynand lagi.
Aleta malah tertawa dengan kelakuan jahil suaminya itu. Sedangkan Reynand tersenyum melihat istrinya.
" Udah sana sarapan ! nanti telat loh, masa kamu kalah sama pegawai- pegawai kamu, " Ucap Aleta.
" Yaudah deh, " Ucap Reynand, dan pergi ke ruang makan.
" Hallo kak Samuel, " Ucap Aleta.
Ternyata yang menelphone Aleta adalah Samuel. Samuel mengajak Aleta untuk pergi jalan- jalan, namun Aleta menolaknya, karena ia tak ingin membuat siapapun salah paham.
" Maaf kak, Aleta gak bisa," Ucap Aleta di telphone.
" Kenapa emangnya ? " Tanya Samuel.
Tiba- tiba ada yang mengambil handphone Aleta begitu saja.
__ADS_1
" Karena Aleta itu istri saya, dan saya sebagai suaminya tidak mengizinkan Aleta untuk pergi dengan pria lain ! " Jawab Reynand di telphone.
" Oh, ternyata begitu, yasudahlah, hemp ( terkekeh ), tapi kalau anda menyia- nyiakan Aleta, saya akan selalu terbuka untuk Aleta, bahkan, saya bisa saja merebut istri kesayangan anda itu dengan mudah, " Ucap Samuel di telphone.
Mendengar ucapan Samuel, seketika Reynand terkejut. Emosinya pun langsung meluap- luap. Reynand membentak Samuel di telphone. Aleta yang melihat suaminya marah, terkejut.
" Apa maksud anda hah ! " Bentak Reynand.
" Apa harus saya perjelas lagi ? oke, lebih tepatnya, saya ingin merebut Aleta dari anda, karena saya mencintainya. Lagi pula saya tak memperdulikan status anda sebagai suaminya, yang saya ingin, hanyalah Aleta menjadi milik saya, " Ucap Samuel, terkekeh dan mematikan telphonenya begitu saja.
" Hey,- cih, kurang ajar ! " Ucap Reynand dengan emosi.
" Reynand, kenapa ? " Tanya Aleta dengan khawatir, ketika melihat Reynand yang begitu emosi.
" Sayang, kenapa kamu angkat sih telphone dari orang yang namanya Samuel itu !" Ucap Reynand.
" Aku minta maaf Rey, e- emangnya kak Samuel bilang apa ke kamu, sampai kamu marah begini ? " Tanya Aleta.
" Hufttt, sudahlah, bukan apa- apa. Tapi sayang, kamu gak akan ninggalin aku kan ? " Tanya Reynand.
" Kenapa kamu bicara begitu ? dengerin aku yah, aku ini istri kamu, dan aku sayang sama kamu, aku cinta sama kamu, jadi aku gak akan ninggalin kamu Rey, " Ucap Aleta seraya membelai pipi suaminya.
" Berjanjilah, " Ucap Reynand.
" Ya, aku janji, " Ujar Aleta sambil tersenyum.
__ADS_1
Bersambung.......