
Hanyalah Angan
Semakin lama hari semakin gelap. Awan awan sudah menutupi cahaya matahari. Reynand masih berada di luar rumah, tepatnya berada di halaman rumah nya. Ia tak mau masuk ke dalam rumah nya dikarenakan bau buah durian yang masih tercium didalam.
Dari arah belakang terdengar suara langkah kaki seseorang. Ternyata suara langkah kaki itu milik Aleta. Aleta menghampiri Reynand dan memanggil nya.
Tap
Tap
Tap
" Tuan !." Panggil Aleta.
Terlihat Reynand sedang duduk di kursi taman halaman rumah nya. Ia pun menoleh ke arah belakang dan melihat siapa yang memanggil nya barusan.
" Aleta !?." Kata Reynand.
" Tuan ayo masu-."
" Jangan mendekat !." Teriak Reynand yang langsung mrnjauh dari Aleta.
" Loh... kenapa ?." Tanya Aleta menghampiri Reynand.
" Ka- kamu bau durian !." Ucap Reynand.
" Ih... enggak kok, aku udah mandi tuan." Ucap Aleta.
" Bohong !! sudah lah, aku mau ke kantor ku saja." Ucap Reynand dan pergi.
Reynand melangkah ke arah depan rumah nya dan menghampiri mobil nya. Lalu Aleta mengejar nya, tiba tiba Aleta memegang dan menarik tangan Reynand yang sedikit lagi mencapai pintu mobil milik nya.
" Tuan, jangan pergi !." Ucap Aleta.
" Kenapa ?." Tanya Reynand.
" Eum... aku mau bicara dengan tuan." Ucap Aleta.
" Yaudah kamu mau bicara apa sama aku ?." Tanya Reynand.
Aleta menarik tangan Reynand dan membawanya kemabali duduk di kursi taman di belakang halaman rumah, dan berkata, " Tuan, sini duduk di sebelah ku !." Ucap Aleta dengan senyuman manis nya.
Reynand pun mengikuti apa yang Aleta minta. Ia pun duduk disebelah Aleta.
__ADS_1
" Tuan... ." Ujar Aleta.
" Iya, kenapa ?." Ucap Reynand.
" Eum.... aku mau bertanya, apakah setelah tiga bulan kita akan pisah ?." Tanya Aleta.
Reynand terkejut seketika.
" Eum... maksud kamu apa ?." Tanya Reynand.
" Ihhh... masa tuan gak tau sih ! itu kan tertulis di surat kontrak, masa tuan lupa !." Bentak Aleta.
" I- iya... aku kan cuma nanya doank, gak usah marah kali !." Ucap Reynand.
" Hehe... iya maaf." Ucap Aleta sambil tertawa.
" Eum... tuan, jadi bagaimana, apakah setelah tiga bulan kita akan pisah ?." Tanya Aleta.
" I- itu.... ." Reynand terdiam.
Tatapan Aleta tertuju ke arah bawah, tangannya menggengam erat rok pendek yang ia kenakan.
" Eum... iya, seperti nya setelah tiga bulan kita akan berpisah. Memangnya kenapa ?." Tanya Reynand.
" Eh... e- enggak, cuma kelilipan aja." Ucap Aleta mengusap air mata nya.
" Hey, kamu kenapa ?." Tanya Reynand sekali lagi sambil mengelap air mata Aleta yang belum berhenti mengalir dari mata nya.
Air matanya sudah membasahi pipi nya, ia tak kuasa menahan rasa sedih nya ketika mendengar kalau ia akan pisah dengan Reynand.
" Hiks... kan sudah ku bilang aku tidak menangis... hiks." Ucap Aleta.
" Jangan bohong pada ku Aleta aku tahu kalau kamu itu sedang menangis.... kenapa ?." Tanya Reynand sekali lagi.
" Tu- tuan bilang, tuan tidak akan meninggalkan ku untuk selama lama nya hiks... . Tapi kenapa tuan malah mau pisah dari ku." Ucap Aleta menangis tersedu sedu.
" Oh... jadi kamu menangis karena tidak mau pisah dengan ku ?." Ujar Reynand sambil tersenyum.
" Ih... bukan begitu.... hiks!." Ucap Aleta dan memukul pelan lengan Reynand.
" Iya deh... maaf... ." Ucap Reynand sambil tertawa, dan langsung memeluk Aleta.
Aleta pun tak bisa menahannya lagi, ia pun menangis di pelukan Reynand dan berkata, " Tuan.... aku tidak mau pisah dari tuan." Ucap Aleta.
__ADS_1
" Hm... iya, aku juga tidak mau pisah dari mu Aleta." Ucap Reynand sambil tersenyum.
Reynand pun memeluk Aleta dengan erat begitu pula dengan Aleta.
🥀
🥀
Lalu........
🥀
🥀
" Tuan.... tuan.... !." Panggil Aleta.
" Tuan !." Teriak Aleta.
" Ahhh... i- iya." Reynand terkejut dan menyadari semuanya.
Ternyata itu semua hanyalah angan Reynand. Reynand membayangkan bahwa Aleta tidak ingin pisah dari nya.
" Tuan kenapa sih... sedari tadi tuan hanya bengong saja sambil senyum senyum begitu." Ucap Aleta.
" Ah... ti- tidak." Ucap Reynand.
" Masa sih." Ucap Aleta.
" Iya.... ." Ucap Reynand.
" Yahhhh... ku kira itu semua nyata, ternyata hanya angan ku saja." Ucap Reynand dalam hati.
" Tapi.... kalau Aleta ingin pisah dari ku bagaimana yah... aku tak tahu harus berbuat apa kalau dia mau pisah dari ku." Ucap Reynand didalam hati nya.
Bersambung........
Tunggu episode selanjut nya yah....😁😁
Selamat membaca....😘😘
Pesan dari Author :
Jangan lupa bahagia yah... karena bahagia itu penting ☺☺☺❤❤
__ADS_1
Byee