Istri Polos Bayaran Tuan Muda

Istri Polos Bayaran Tuan Muda
Kecelakaan Maut


__ADS_3

Keesokan Harinya


Dirumah Raka, terlihat Raka sedang berjalan ke arah kamarnya. Ia ingin memeriksa keadaan seseorang yang masih ia kira adalah Aleta. Sesampainya di depan kamar, Raka langsung membuka pintu, dan melihat ke arah ranjang. Seketika ia terkejut, ketika melihat diranjangnya sudah tidak ada Aleta.


Raka pun langsung panik, dan memanggil para bodyguardnya, ia menyuruh para bodyguardnya untuk mencari seseorang yang masih ia kira Aleta, karena Raka tahu, pasti Aleta belum pergi jauh dari rumahnya.


" Sial, kenapa Aleta bisa kabur, padahal kondisinya belum pulih seutuhnya, awas aja kamu Aleta, setelah kamu ketemu, kamu gak akan bisa pergi lagi dari sini, " ucap batin Raka.


Setelah beberapa jam, tiba- tiba, ada polisi yang datang ke rumah Raka. Security dirumah Raka pun mempersilakan polisi itu untuk masuk ke dalam rumah, karena ia tak berani untuk melawan polisi.


Polisi itu menekan bell rumah Raka. Kemudian pelayan pun membukakan pintu. Pelayan yang membukakan pintu langsung terkejut, dengan kedayangan polisi itu.


" Selamat siang, apakah pak Raka ada di rumah ? " tanya polisi tersebut.


" P- pak R- Raka... " pelayan itu tak bisa berkata- kata.


" Bi, ada siapa yang datang ? " tanya Raka yang berjalan menuju luar rumah.


" A- anu tuan, "


" Siap-" Raka terkejut. Ia hanya terdiam dan tak bisa berbuat apa- apa. Dengan wajah yang tenang, ia mencoba untuk bertanya kepada polisi tersebut.


" Maaf pak, ada yang bisa saya bantu ?" tanya Raka dengan wajah yang sedikit panik.


" Apakah, ini benar, pak Raka ? " tanya polisi.

__ADS_1


" I- iya, dengan saya sendiri, " ucap Raka.


" Mari ikut saya ke kantor polisi, " ucap polisi itu, sambil menunjukkan surat tugas penangkapan.


Rakanpun membaca surat penangkapan untuknya, ia mencoba bersikap tenang seolah tidak ada apa - apa.


" Maaf pak, apa bapak tidak salah orang, mana mungkin saya melakukan hal yang bapak tuduhkan kepada saya, saya ini orang terhormat pak!" ucap Raka masih dengan nada tenang.


"Bapak bisa jelaskan nanti dikantor polisi, sekarang bapak ikut dengan saya." ucap pak polisi. Sambil memegang tangan Raka.


Raka yang tidak bisa berbuat apa - apa hanya bisa pasrah dibawa polisi, ketika sampai didepan pintu rumahnya Raka meminta polisi agar melepaskan tangannya ia tidak ingin diperlakukan seperti seorang buronan.


"Tolong lepaskan tangan saya pak, saya bisa berhjalan sendiri. Bapak tidak usah khawatir. " Ucap Raka sambil meyakinkan polisi.


polisi itu pun mengiyakan permintaan Raka.


Raka yang sadar menjadi target polisi mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh. Ia tak ingin jika dirinya tertangkap polisi. Raka bingung, sebenarnya siapa yang sudah melaporkannya ke polisi. Lalu Raka melihat ke arah kaca mobilnya, apakah polisi itu masih mengejarnya atau tidak. Ternyata polisi yang mengejar Raka malah membawa pasukan. Raka yang melihatnya menjadi tambah panik, konsentrasi menyetirnya pun terganggu. Kemudian tanpa Raka sadari, mobilnya malah melaju ke arah trotoar jalanan.


" AHHH! " teriak Raka sambil membanting setirnya.


Kecelakaan itu terjadi begitu saja. Mobil Raka tak sengaja tertabrak mobil lain, hingga terguling- guling. Polisi yang melihat mobil Raka tertabrak mobil lainpun langsung berhenti, dan turun dari mobil.


Para polisi menghampiri mobil tersebut, dan berlari untuk menyelamatkan Raka.


Namun, ternyata tak sempat, karena mobil Raka tiba- tiba meledak begitu saja. Dan Raka terbakar di dalamnya. Kecelakaan itu sangatlah mengerikan, bahkan jalan raya sampai macet, dikarenakan kecelakaan itu.

__ADS_1


Para polisi yakin, bahwa Raka sudah tewas terbakar di dalam mobilnya. Salah satu polisi pun memberi kabar kepada Joshua tentang kecelakaan yang di alami oleh Raka.


Setelah mendapat kabar dari polisi, Joshua terkejut, dan langsung mengirim pesan kepada Reynand untuk memberikan kabar buruk tentang Raka.


Kini para polisi memanggil mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api, dan mobil ambulance untuk membawa tubuh Raka yang telah terbakar kerumah sakit.


Reynand yang tadinya sedang asik mengobrol dengan keluarganya dibuat terkejut oleh kabar dari Joshua mengenai Raka. Aleta yang melihat suaminya terkejut langsung bertanya.


" Reynand, kamu kenapa ? kok kayak kaget begitu ? " tanya Aleta.


" Sayang, kata Joshua, Raka kecelakaan waktu mobilnya dikejar sama polisi, sekarang Raka udah tewas karena mobilnya tiba- tiba meledak, " jawab Reynand.


" Y- yaampun, kasihan sekali, " ucap bunda Reynand.


" Biarin aja kak, biar dia tau rasa, mungkin itu karma gara- gara dia udah bikin hidup kak Reynand sama kak Aleta menderita, " ucap Reya.


" Reya, kamu gak boleh bicara begitu ! " ucap bunda.


" Iya bun, Reya minta maaf. Tapikan kalo kak Raka udah meninggal, berarti gak akan ada yang gangguin hubungan kak Reynand sama kak Aleta donk ! Asikk ! berarti nanti aku bisa kayak dulu lagi, hidup tenang, dan damai, " ucap Reya.


" Reya ! kan udah bunda bilang, jangan bicara seperti itu, gak boleh tahu ! " ucap bunda dengan wajah yang emosi.


" Iya bun, " ucap Reya.


" Reynand, terus gimana Raka, dia udah dibawa kerumah sakit ? " tanya bunda.

__ADS_1


" Kalau itu, Reynand kurang tau bun, " jawab Reynand.


Bersambung......


__ADS_2