Istri Polos Bayaran Tuan Muda

Istri Polos Bayaran Tuan Muda
Sebuah Ciuman Manis


__ADS_3

Sebuah Ciuman Manis


Aleta pergi dari rumah itu tanpa berpamitan. Reynand yang melihat Aleta sedari tadi, jadi semakin curiga. Tak lama kemudian Aleta sampai di rumah ibu angkat nya. Aleta langsung masuk ke rumah itu. Lalu ia menekan tombol bell yang ada di samping pintu.


" Ternyata, Aleta ke rumah ibu angkat nya." Ucap Reynand, yang masih membututi Aleta.


Terlihat ada dua orang wanita yang membukakan pintu rumah itu. Wanita itu tak lain adalah ibu angkat nya serta adik tiri Aleta. Aleta pun menanyakan keaadaan ayah angkat nya. Tiba tiba tangan Aleta di tarik oleh ibu angkat nya dengan kasar, mereka menarik tangan Aleta ke arah mobil. Seketika Reynand terkejut, ketika melihat istri nya diperlakukan dengan kasar.


" Mah, mamah mau bawa aku kemana ! " Ucap Aleta.


Karena Aleta menolak, ibu angkat nya pun langsung mendorong Aleta hingga ia terjatuh. Melihat itu semua, Reynand tak bisa tinggal diam. Ia menghampiri Aleta yang sedari tadi di tarik tarik tangan nya oleh ibu serta adik angkat nya. Aleta sudah berusaha untuk melepaskan genggaman tangan mereka tapi tidak bisa.


" Hey, apa yang ingin kalian lakukan pada istri saya !" Teriak Reynand.


Aleta sangat terkejut dengan keberadaan Reynand di sana. Reynand pun langsung menarik tangan Aleta dan melindungi Aleta di belakang tubuh nya. Tangan Aleta menggenggam erat tangan Reynand.


" Kalian mau apakan istri saya hah !" Bentak Reynand.


Mereka masih saja tak menjawab, dan hanya terdiam. Tatapan Reynand sangat lah menyeram kan, bagaikan tatapan iblis. Karena terlalu emosi Reynand pun menarik tangan mertua nya dan menggenggam nya dengan sangat kencang.


" Apa yang ingin kalian berdua lakukan pada istri saya !" Bentak Reynand sekali lagi.


Aleta merasa kasihan ketika melihat ibu angkat nya di perlakukan seperti itu oleh Reynand. Ia menyuruh suami nya untuk melepaskan genggaman nya, kepada ibu angkat nya Aleta.


" Tuan, sudahlah. Ayo kita pulang saja." Bisik Aleta.


" Tapi aku belum selesai untuk - ."


" Sudahlah tuan, aku tidak mau membuat masalah." Bisik Aleta memotong pembicaraan Reynand.


Aleta dan Reynand pun pergi menaikin mobil sport. Di tengah perjalanan Reynand terus menerus mengoceh, memebuat Aleta merasa bosan. Aleta merasa sedih, ternyata ibu angkat nya berbohong kepada nya. Ibu Aleta berkata kalau ayah angkat Aleta itu sedang sakit, ternyata tidak. Lalu mereka memanfaat kan keadaan itu untuk menyakiti Aleta lagi.


Melihat wajah Aleta yang sedih, Reynand langsung menggenggam tangan Aleta dan menyuruh nya untuk tidak sedih. Aleta hanya tersenyum mendengar perkataan Reynand. Wajah Aleta pun kembali berseri seri lagi.


" Tuan, tuan membuntuti ku yah ?" Tanya Aleta.


" Iya, habis nya sih kamu gak pamitan sama aku. Aku kan jadi curiga." Ucap Reynand.

__ADS_1


Sesampai nya dirumah Aleta langsung memasuki kamar Reynand dan berbaring di ranjang, begitu pula dengan Reynand. Lalu Aleta mengajak Reynand untuk tidur siang bersama, namun Reynand menolak dan malah mengajak Aleta untuk mengobrol saja. Tak lama kemudian mata Aleta tertutup perlahan lahan.


Reynand yang sedang berbicara tak sadar bahwa Aleta sudah tertidur. Ketika ia menanyakan suatu hal tentang ibu angkat Aleta, Aleta malah tidak mendengarkan nya melain kan tertidur.


Reynand hanya tersenyum, sambil membelai rambut Aleta. Wajah Aleta semakin membuat Reynand terbawa suasana. Ia terus saja memandangi wajah istrinya yang sedang tertidur pulas .


" kasihan kamu Aleta, ibu tiri dan adik tirimu sudah benar benar diluar batas. Tidak seharusnya kamu diperlakukan seperti itu. Gadis sepolos dan sebaikmu seharusnya diperlakukan dengan baik dan penuh dengan kasih sayang." ucap Reynand.


Tak terasa wajah Reynand mendekati wajah Aleta . Dekat dan semakin dekat. Rupanya Reynand ingin memberikan kecupan manis dikening istrinya. Tiba tiba Reya datang menghampiri Reynand, seketika ciuman nya pun gagal.


Krekkk...


" Kakak aku ma- . Ups, maaf aku mengganggu yah." Ucap Reya.


" Menurut mu ?" Ucap Reynand dengan tatapan mata yang emosi.


Reya hanya tertawa hambar, dan meminta maaf. Lalu ia menyuruh Reynand untuk mengantarkan nya ke suatu tempat. Reynand pun menolak permintaan Reya, karena Reynand ingin bersama Aleta.


" Yaudah deh, aku pergi sendirian saja." Ucap Reya.


Reya pun pergi menjauh dari kamar Reynand, lalu Reynand langsung melanjutkan ciuman nya tadi.


Cup


" Hmm, kamu galak sekali sih." Ucap Reynand dengan senyuman nya.


Tiba tiba Reynand memeluk Aleta dengan erat dan penuh kasih sayang. Jantung Aleta pun berdetak kencang tak karuan. Aleta sangat gugup dan dibuat salah tingkah oleh kelakuan suaminya itu. Ia tak mau Reynand mendengar suara detakan jantungnya yang amat kencang.


Aleta pun segera meronta agar bisa terlepas dari pelukan Reynand. pada akhir nya Aleta beranjak dari ranjang Reynand dan pindah ke bangku sofa yang ada di dalam kamar nya Reynand.


" Aleta, kamu kenapa malah ke sofa itu sih ! Kamu gugup ya ? cepat sini !" Suruh Reynand.


" Gak mau !" Ucap Aleta.


" Memang nya kenapa ?" Tanya Reynand.


" Habis nya sih, tuan berbuat hal yang aneh aneh pada ku tadi." Ucap Reynand.

__ADS_1


" Loh, memang nya kenapa. Memang nya salah kalau aku ini ingin memeluk istri ku sendiri ? " Ucap Reynand.


" Salah lah, aku kan gak mau di peluk sama tuan !" Ucap Aleta.


Mendengar perkataan Aleta membuat Reynand menjadi kesal. Tiba tiba handphone Reynand berdering, ternyata ada panggilan telphone. Ia pun mengangkat telphone tersebut. Seketika wajah nya menjadi berubah, Reynand langsung beranjak dari ranjang nya dan berganti pakaian.


Terlihat Reynand memakai kemeja, dasi, dan jas. Penampilan nya pun berubah drastis, ia juga merubah gaya rambut nya. Aleta pun tercengang melihat suami nya yang berubah menjadi sangat tampan. Serta terpesona akan ketampanan suami nya.


" Aleta, kamu tunggu aku di rumah ya, jangan kemana mana. Soal nya aku ada urusan di kantor sebentar." Ucap Reynand.


Aleta masih saja terpesona dengan ketampanan Reynand. Reynand sudah melambai lambaikan tangan nya di depan wajah Aleta, namun Aleta tak juga sadar. Dengan akal nya, Reynand langsung mencium pipi Aleta.


Cup


Aleta terkejut dengan ciuman pemberian Reynand. Ia pun sadar, Reynand yang tersenyum melihat wajah istri nya yang merah merona akibat ciuman nya. Dengan wajah yang tersenyum, Reynand mengusap ngusap kepala Aleta dengan lembut.


" Aku berangkat dulu yah Aleta." Ucap Reynand.


" I- iya tuan, hati hati yah." Ucap Aleta.


" Ya." Sahut Reynand.


Reynand pun pergi, lalu Aleta memanggil suami nya lagi. Aleta berlalari ke arah Reynand.


" Tuan ! " Panggil Aleta.


Reynand pun menoleh ke arah belakang. Tiba tiba Aleta menarik dasi Reynand, dan mencium balik pipi Reynand. Akhirnya Reynand mendapatkan ciuman manis dari Aleta. Sontak Reynand langsung terkejut, pipi nya pun merah merona. Jantung nya berdetak kencang, serta nafas nya yang terdengar sesak.


" Ka- kamu, ci- cium aku ! " Ucap Reynand dengan gugup.


" Hihi... biar tuan senang." Ucap Aleta dengan senyuman.


" Hmm, makasih sayang." Ucap Reynand, sambil memegang pipi Aleta.


Terkejut sekali Aleta mendengar kata sayang dari Reynand. Aleta tak pernah menyangka akan jatuh cinta dengan Reynand. Setelah sekian lama akhirnya Reynand mencintai Aleta dengan tulus.


Lalu Aleta mengantarkan Reynand ke mobil nya. Setelah Reynand pergi, Joshua menghampiri Aleta. Ia mengajak Aleta untuk makan siang bersama di luar. Kebetulan sekali Aleta memang sedang lapar. Akhir nya Aleta pun menerima ajakan dari Joshua. Mereka pergi menggunakan mobil ke sebuah Restoran.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2