
Menggoda Reynand
Siang pun datang, tiba tiba dua orang polisi datang mengagetkan semua orang yang ada di rumah itu.
Polisi itu datang untuk meminta keterangan tentang kecelakaan yang terjadi di hari kemarin. Datanglah perasaan yang tegang, Reynand pun menyuruh polisi untuk masuk ke dalam rumahnya. Tiba tiba para satpam menghalangi mereka untuk masuk.
" Maaf, kami harus memeriksa apakah kalian ini police sunggugan atau bohongan." Ucap para satpam.
" Tidak perlu." Ucap Reynand.
" Maaf tuan, ini tugas dari nyonya besar. Jika ada orang asing yang masuk kesini, harus diperiksa. Takutnya mereka orang jahat. Dan peraturan ini tidak bisa diganggu gugat." Ucap para satpam itu.
" Sejak kapan peraturan itu di buat ?." Tanya Reynand.
" Sejak kemarin tuan." Jawab para satpam.
" Sudahlah tidak usa-."
" Maaf tuan, ini demi keselamatan seluruh orang yang ada di rumah ini." Ucap satpam itu.
" Sudah lah pak, tidak apa apa." Ucap polisi itu sambil tersenyum.
" Ish, ngapain sih bunda buat peraturan kayak begitu." Ucap Reynand dalam hati.
Pada akhirnya mereka semua pun masuk. Pagar nya terbuka secara otomatis. Polisi itu terkejut ketika melihat rumah Reynand yang begitu mewah, serta megah. Sampai sampai mereka tercengang dengan kemegahannya.
" Silakan masuk pak." Ucap Reynand.
Mereka pun duduk di bangku sofa yang besar, juga empuk serta lembut, dan berbincang bincang. Para pelayan berdatangan untuk memberikan mereka minuman.
" Wah... banyak sekali pelayannya." Ucap salah satu polisi.
Reynand hanya tersenyum.
Beberapa menit telah berlalu, kedua polisi itu pun pergi dari rumah Reynand. Aleta dan Reya melihat nya dengan sangat lega, mereka pun menghampiri Reynand yang sedang duduk di sofa. Lalu Aleta dan Reya bertanya kepada Reynand, memangnya seperah apa kecelakaan itu sampai sampai polisi juga campur tangan, dan bagaimana bisa Reynand kecelakaan. Para pelayan pun berkumpul, sambil bersembunyi dan menguping pembicaraan mereka bertiga.
Namun Reynand tidak mau memberitahu mereka berdua kenapa ia bisa kecelakaan.
" Kak, kasih tahu donk... kak Reynand kecelakaan begini gara gara kenapa !." Ucap Reya.
" Gak kenapa napa, kakak cuma ngantuk doank." Jawab Reynand.
" Bohong." Ucap Aleta.
" Betul tuh !." Reya menyeletuk.
" Berisik ! sudah lah... ." Ucap Reynand, pergi meninggalkan Aleta dan Reya.
__ADS_1
Aleta dan Reya pum curiga, akhirnya mereka ingin menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Mereka sangat penasaran kenapa Reynand menyembunyikan hal ini pada mereka berdua.
" Baik lah, kalau kakak tidak mau memberitahu kita berdua.... kita akan menyelidiki hal ini." Ucap Reya.
" Ayo kak Aleta kita selidiki hal ini !." Ajak Reya.
" Hah... kamu kenapa Reya !?." Ucap Aleta, bingung dengan kelakuan adik iparnya yaitu Reya.
" Jangan banyak tanya. Ayo kita ikuti orang itu ( Reynand )." Ucap Reya dan menarik tangan Aleta.
Tiba tiba muncul ipad entah dari mana, bagaikan magic. Aleta terlihat kagum, karena kemunculah ipad itu secara tiba tiba.
Reya dan Aleta mengikuti Reynand secara diam diam. Mereka berdua bagaikan detektif, Aleta yang tak tahu apa apa hanya ikut ikutan untuk membantu Reya.
" Ok kak Aleta, aku akan memberikan tugas kepada kakak." Bisik Reya.
" Apa tugas nya ?." Tanya Aleta.
" Tugas nya mudah, kakak hanya harus menggoda kak Reynand saja." Ucap Reya.
" Gimana tuh menggodanya, aku gak ngerti. Kalau kamu ngerti gak ?." Tanya Aleta.
" Tidak.... hehehe." Jawab Reya.
" Kalau begitu ayo kita latihan." Ucap Reya.
" Wah... cute banget kamar ini." Ucap Aleta.
" Iya donk... kamar Reya giti loh... ." Ucap Reya.
Mereka pun latihan cara menggoda kaum lelaki. Sudah berjam jam mereka latihan, namun tidak selesai selesai karena adegannya selalu salah. 4 jam pun telah berlalu, pada akhirnya Aleta siap untuk menjalan kan aksinya.
Aleta memakai baju yang sexy, agar Reynand terpukau akan kecantikan Aleta.
" Ah... malu banget pakai baju ini, aku gak mau ha... malu." Ucap Aleta.
" Ih... kak Aleta cute banget pakai baju itu." Ucap Reya.
" Masa sih.... tapi aku gak suka banget sama pakaian ini." Ucap Aleta dengan wajah yang malu.
" Ih... udah sana coba dulu, pasti kak Reynand terpesona !." Ucap Reya dan mendorong Aleta keluar dari kamarnya.
" Semoga berhasil." Ucap Reya menyemangati Aleta.
" Ih.... Reya.. ." Ucap Aleta.
Reya pun menutup pintu kamarnya dan meninggalkan Aleta di luar kamrnya. Lalu di waktu yang sangat tepat, Reynand turun dari kamarnya. Aleta pun menghampiri Reynand dengan wajah yang malu malu. Ia langsung menggoda Reynand.
__ADS_1
Reya pun mengintip dari dalam kamarnya, ia berharap semuga Aleta berhasil menggoda Reynand, agar dia bisa melanjutkan rencananya lagi.
" Re- Reynand... ." Ucap Aleta, muncul secara tiba tiba.
" A- Aleta." Reynand terkejut sedikit.
Ia langsung menggoda Reynand, tangan nya yang merinding serta bibir nya yang bergetar, serta takut akan dimarahi Reynand.
" Ha- hai... cowok, eh... maksudnya.... ." Aleta gugup.
" Kamu kenapa sih, cepat minggir aku mau ke dapur." Ucap Reynand.
Terlihat Reynand tidak tergoda sama sekali, bahkan dia biasa biasa saja ketika melihat Aleta dengan baju yang sexy begitu. Reynand berjalan dengan sangat santai, dan meninggalkan Aleta begitu saja tanpa menujukan ekspresi wajah nya.
" Loh... kok kak Reynand gak terpukau." Reya terkejut.
Aleta pun mengejar Reynand lagi.
" Tuan, eh maksudnya Reynand... kok malah pergi, tuan tidak terpesona dengan penampilanku ?." Ucap Aleta, langsung menggenggam lengan Reynand.
Reynand pun menolehkan kepalanya ke arah Aleta.
" Tidak, penampilanmu itu biasa biasa saja menurut ku." Ucap Reynand.
" Loh... kok gitu !." Aleta terkejut.
" Sudahlah, aku mau mengambil air minum di dapur." Ucap Reynand dan pergi.
Rey pun menghampiri Aleta dan kecewa karena rencana nya telah gagal begitu saja. Aleta tak tahu sebenarnya Reynand itu sempat grogi ketika melihat Aleta berpakaian seperti itu.
Sesampai nya di dapur, Reynand langsung mengambil air minum. Nafas yang tidak beraturan serta detak jantung yang sangat kencang. Wajah nya berkeringat serta pipinya terasa panas.
" Ke- kenapa Aleta tiba tiba muncul dihadapanku dan memakai baju seperti itu sih, membuatku kaget saja."
" Ahhhh... aku benar benar malu." Ucap Reynand berteriak didalam hati dan menggigit kuku jarinya.
Kejadian itu selalu terlintas di pikiran Reynand, membuat Reynand selalu terbayang bayang akan kelakuan Aleta tadi.
Lalu kejadian apa lagi yang akan terjadi ?
...Tunggu episode selanjutnya yah....🤗🤗...
...Maaf yah... kalau masih ada kata kata yang salah....🙏😅...
...Selamat membaca.......
...Semoga kalian sehat selalu ya....😊...
__ADS_1
...Byee... 😘😘...