
Kejahilan Aleta
Aleta menuju kamar Reynand, ia membawa banyak tepung terigu dan telur. Pintu kamar nya tertutup, Aleta pun membuka pintu kamar nya dan melihat keseliling kamar, namun Reynand sudah tak ada lagi. Aleta mengelilingi sekeliling rumah untuk mencari Reynand, tapi tidak ketemu juga.
Akhirnya Aleta pun pergi ke lantai paling atas, yaitu lantai tujuh, dimana ada ruang kerja milik Reynand. Biasanya ketika Reynand sedang tidak ke kantor, ia pergi ke ruang kerja nya untuk mengerjakan semua pekerjaan kantor.
Aleta langsung pergi menuju lift, sesampai nya di lantai tujuh Aleta pergi ke teras, lalu ia langsung tercengang karena takjub dengan pemandangan di atas sana. Mata nya melihat bentuk bentuk awan yang indah, serta sinar cahaya matahari membuat langit semakin enak untuk di pandang.
Angin angin menyambut kedatangan Aleta dengan tenang. Dari atas teras lantai tujuh , Aleta melihat dedaunan mulai berjatuhan dari pepohonan membuat suasana menjadi sunyi, damai, dan tentram. Akibat kenyamanan yang Aleta rasakan, ia pun terlupa dengan tujuannya untuk datang ke lantai enam.
" Ah iya, aku lupa. Aku kan mau menghibur tuan." Ucap Aleta dan langsung pergi ke kamar kerja Reynand.
Sesampai nya di sana Aleta mengetuk ngetuk pintu ruang kerja milik Reynand. Lalu Reynand pun menyuruh nya untuk masuk.
" Tuan." Panggil Aleta.
" Ngapain kamu kesini ?." Tanya Reynand.
Aleta menjawab bahwa ia ingin memberika seuatu pada Reynand. Ia menaruh tepung terigu serta telur di lantai. Reynand heran, untuk apa Aleta membawa tepung terigu serta telur ke ruang kantor nya.
Tiba tiba Aleta menggunting bungkus tepung terigu itu dan langsung menumpahkan nya di atas lantai. Reynand terkejut dengan perbuatan istri nya itu, ia pun menghentikan perbuatan Aleta dan mengambil semua tepung terigu itu.
" Hey, ngapain kamu tumpahin semua tepung terigu itu di lantai. Jadi kotor tahu !." Ucap Reynand.
" Ih, tuan liat aja dulu. Nanti tuan juga setuju kok sama aku." Ujar Aleta.
Aleta langsung merampas tepung terigu nya lagi dari tangan Reynand serta menumpahkannya di lantai. Lalu Aleta menghampiri Reynand yang tengah terduduk di bangku. Ia memakaikan Reynand kaos kaki, Reynand pun tambah keheranan sebenarnya apa yang ingin dilakukan oleh Aleta.
" Hey, kamu ngapain memakaikan ku kaos kaki ?." Tanya Reynand.
" Ih, udah deh tuan diam saja." Ucap Aleta.
Lalu Aleta memakai kaos kaki nya juga, kemudian ia menggenggam tangan Reynand dan menyuruh nya untuk berdiri. Aleta menarik tangan Reynand menuju pintu ruangan kerja Reynand. Secara tiba tiba Reynand didorong Aleta, Reynand pun meluncur bagaikan sedang bermain ice skating.
" Oahhh !." Reynand berteriak karena ia ingin menabrak dinding.
Aleta pun langsung meluncur dan menghampiri Reynand dan menarik tangan nya, mereka berdua pun saling bertatapan. Jantung Reynand berdetak tidak karuan begitu pula dengan Aleta. Karena tidak tahan Aleta mendorong Reynand hingga ia menabrak dinding.
BUAKKK
__ADS_1
" Aduh !." Tariak Reynand.
" Ups, ma- maaf tuan." Ucap Aleta.
Aleta pun membantu Reynand berdiri. Ternyata cara Aleta menghibur Reynand sangatlah unik, ia menumpahkan tepung terigu itu ke lantai untuk membuat nya seperti salju, dan akhirnya Aleta membuat permainan ini dengan nama skating tepung terigu.
" Tuan, seru gak ?." Tanya Aleta.
" Hmm, lumayan." Jawab Reynand.
" Hehe, aku buat ini untuk menghibur tuan loh. Permainan ini ku beri nama skating tepung terigu." Ucap Aleta denga senyuman polos nya.
" Hmm, ternyata kamu unik juga yah menghibur ku dengan cara seperti ini." Ujar Reynand sambil tertawa kecil.
Tiba tiba Aleta melemparkan satu buah telur ke baju Reynand. Telur itu pun pecah dan mengeluarkan bau amis yang luar biasa. Reynand yang terkena telur itu pun terkejut.
" AHHH ! Aleta apa yang kamu lakukan !." Teriak Reynand.
" Ceritanya telur ini jadi bola salju nya tuan." Ucap Aleta.
Reynand pun terkejut mendengar perkataan Aleta.
Lalu Aleta melemparkan Reynand telur lagi, kali ini telur nya tidak mendarat di baju Reynand melainkan di atas kepala Reynand. Perlahan lahan putih telurnya pun menetes sedikit demi sedikit. Aleta yang melihatnya pun langsung tertawa terbahak bahak.
Bukannya membuat Reynand terhibur, Aleta malah membuat Reynand semakin marah.
" Hmm... enak yah ketawain suami kamu sendiri." Ucap Reynand menghampiri Aleta.
Lalu ia langsung memeperkan pecahan telur yang ada di atas kepalanya itu ke pipi Aleta. Aleta terkejut seketika, bau amis pun tercium dari pipi Aleta. Sampai sampai Aleta eneg.
" Ihh, bau amis uek... ." Ucap Aleta.
" Hahaha... emang enak ." Ucap Reynand, tertawa terbahak bahak.
" Ihh, tuan curang nih ! Awas aja yah, aku lemparin telur lagi." Ucap Aleta dan melemparkan telur itu ke wajah Reynand.
Lalu... BUMMMM
Wajah Reynand dipenuhi dengan pecahan telur. Bau amis yang semakin menyengat tercium di hidung Reynand. Betapa menjijikannya itu semua.
__ADS_1
" Ups, gak sengaja." Ucap Aleta.
" Aleta !!!." Teriak Reynand.
Aleta pun langsung melarikan diri untuk menghindar dari amarah Reynand. Ruangan itu pun dipenuhi dangan pecahan telur serta tepung terigu. Reynand pun langsung mengejar Aleta yang kabur. Aleta berlari ke arah tangga, sedangkan Reynand mengejar istri nya dari belakang. Karena kaus kaki yang licin, Reynand pun terpeleset dan jatuh.
DUBRAKK
Tapi Reynand masih saja ingin mengejar Aleta, ia pun berdiri dan meneruskan mengejar Aleta dengan berjalan, akibat pinggang nya sakit karena habis terjatuh. Aleta menuruni tangga dengan cepat dan berhati hati. Karena lelah akhirnya Aleta menaiki lift saja.
" Hey, Aleta jangan kabur kamu !." Ucap Reynand.
Akhirnya Aleta pun sampai di lantai lima, sedangkan Reynand baru masuk ke dalam lift. Aleta berlari dan bersembunyi disana. Sesampainya di lantai lima Reynand langsung mecari Aleta. Karena bau amis nya ia pun menghampiri kolam renang yang ada di lantai lima tersebut dan memcuci mukanya di sana.
Tiba tiba dari belakang Aleta berlari dan mendorong Reynand hingga ia jatuh ke kolam renang. Baju nya basah semua, amarah Reynand pun tambah meluap luap.
" Hahaha, makanya tuan kalau mau bersih bersih jangan sedikit sedikit, mending langsung semua nya aja." Ucap Aleta sambil tertawa.
" Terus aja ketawain, nanti kualat loh sama suami kamu !." Ucap Reynand.
" Hahaha... bodo amat ." Tawa Aleta.
Aleta masih saja menertawai Reynand. Reynand pun semaki kesal dibuat oleh nya. Tiba tiba kaki Reynand keram, ia pun tak bisa menggerakkan kaki nya dan tenggelam. Aleta yang melihat nya beranggapan bahwa itu hanyalah berpura pura.
" Tuan gak usah pura pura deh, aku tuh tahu orang yang pura pura kelelap sama orang yang sedang kelelap benerah." Ucap Aleta.
" A- Aleta, to- tolong... kaki ku keram." Ucap Reynand yang hampir tenggelam.
Namun Aleta masih saja tidak memercayai nya. Ia pun meninggalkan Reynand dari kolam renang itu dengan keadaan tenggelam. Setelah beberapa menit Aleta tinggal, Reynand belum juga muncul dari kolam renang itu. Aleta pun menjadi panik.
" Aduh... jangan jangan tuan beneran keram lagi kaki nya." Ucap Aleta dengan wajah yang panik.
Akhirnya Aleta pun kembali lagi ke kolam renang itu dan melihat keadaan Reynand. Sesampai nya disana Aleta terkejut melihat Reynand dengan keadaan pingsan di kolam Renang. Aleta yang melihatnya pun langsung menyebur ke kolam renang untuk menyelamatkan Reynand.
Aleta sudah membawa Reynand ke atas kolam renang itu, ia juga sudah menepuk nepuk pipi Reynand serta mengguncang guncangkan tubuh Reynand, tapi Reynand tidak bangun juga. Aleta sangat panik karena melihat orang yang ia cintai tak sadarkan diri karena kebodohannya.
Bersambung.....
Lalu apa yang akan terjadi dengan Reynand, apakah ia hanya berpura pura atau pingsan sungguhan ?
__ADS_1
Tunggu episode selanjut nya yah....😁