
Kegugupan Aleta
" Dasar Modus !!." Ucap Joshua pergi meninggalkan Aleta.
" Eh... kamu mau kemana !." Ucap Aleta.
Joshua tidak menjawab ia hanya berjalan dan meninggalakan Aleta sendirian di taman. Aleta pun berjalan dengan pelan pelan untuk mengambil bunga mawar. Tiba tiba kaki nya menginjak batu, ia pun kesakitan.
" Aduh... sakit banget kaki nya." Ucap Aleta.
Kaki nya mengeluarkan darah lagi, kali ini tidak ada yang menolong nya. Aleta sudah memanggil Joshua atau bibi nya, namun mereka tak datang juga.
Matahari yang tadinya sangat terik menjadi tertutup awan. Suasana mulai gelap. Aleta melihat ke arah langit, ada tetesan air hujan yang jatuh di wajah nya.
" Yah... masa hujan sih.... ." Ucap Aleta.
Semakin lama hari semakin gelap, Aleta masih saja terdiam duduk disana sambil melihat ke atas langit. Matanya yang terus menerus menatap langit. Tiba tiba terdengar suara langkah kaki yang berlari menghampiri Aleta.
Aleta menoleh ke arah suara langkah kaki itu berasal. Ternyata Reynand yang menghampiri Aleta. Hujan pun turun dengan deras bersamaan dengan kedatangan Reynand.
Reynand pun memberikan Aleta jas yang tadi ia kenakan untuk menutupi Aleta agar tidak terkena deras nya air hujan.
" Tu- tuan." Aleta terkejut.
" Kenapa kamu ada disini !." Ucap Reynand.
Reynand pun langsung menggendong Aleta dan membawanya pergi dari taman belakang rumah Reynand. Para pelayan yang melihat nya pun membawakan payung besar untuk mereka berdua.
" Tu- tuan... ." Ucap para pelayan, membawakan Reynand dan Aleta payung.
Para pelayan itu melindungi Reynand dan Aleta dari deras nya hujan.
* Di Kamar.... *
" Tuan, tuan marah pada ku ?." Tanya Aleta.
Terlihat Reynand sedang membuka dasi serta baju nya yang sedikit basah. Reynand juga tidak menjawab pertanyaan Aleta sama sekali.
__ADS_1
" Tuan, tuan dengar aku gak sih... ." Ucap Aleta.
Reynand tetap tidak menjawab.
" Tuan !!!." Teriak Aleta.
" Apasih !." Ucap Reynand berbalik arah ke arah Aleta.
" Tu- tuan marah tidak padaku ?." Tanya Aleta.
" Menurut mu aku ini marah atau tidak hah !?." Ucap Reynand.
" Menurut ku tuan marah pada ku." Ucap Aleta menundukan kepala nya.
" Itu tau, aku itu marah sama kamu. Kenapa kamu ada disitu tadi hah ! kan udah aku bilang... jangan kemana mana, kaki kamu itu belum sembuh." Ucap Reynand.
" Iya maaf tuan." Ucap Aleta.
Lalu Reynand tak sengaja melihat kaki Aleta yang berdarah lagi.
" Loh... itu kaki kamu berdarah lagi !?." Reynand terkejut.
" Tuh kan berdarah lagi. Kamu sih jadi istri bandel banget !." Ucap Reynand.
" Maaf tuan." Ucap Aleta.
Reynand pun langsung mengambil kotal P3K di laci kamar nya. Ia mengobati luka Aleta.
" Tuan mau apa !?." Aleta terkejut.
" Aku mau obati kaki mu." Jawab Reynand.
" Tapi tuan tidak mau pakai baju dulu." Ucap Aleta dengan wajah yang teraipu malu.
" Gak." Ucap Reynand.
Aleta terus menerus menatap wajah Reynand, wajah Reynand menunjukan bahwa ia sangat khawatir pada Aleta.
__ADS_1
" Seperti nya tuan memang benar benar menyukai ku deh." Ucap Aleta di dalam hati.
" Kenapa liat liat hah.... . Kamu malu kalau aku gak pakai baju di depan kamu ?." Tanya Reynand, yang mata nya masih terfokus pada luka Aleta.
" Ih... siapa yang ma- malu !!!." Ucap Aleta.
" Bukan kah tidak apa apa kalau suami memperlihat kan tubuh nya kepada istri nya. Kecuali kalau di depan perempuan lain, baru gak boleh." Ucap Reynand.
" Kok tuan bi- bicara nya begitu." Ucap Aleta dalam hati.
" Aleta." Panggil Reynand.
" I- iya tuan. Ke- kenapa ?." Tanya Aleta.
" Eum... aku mau ngomong sesuatu ke kamu." Ucap Reynand, menatap wajah Aleta dengan tatapan yang serius.
" E- emangnya tuan ma- mau ngomong apa ?." Tanya Aleta balik.
" Sebenar nya... aku... ."
Tiba tiba Reynand berdiri dan mendekati Aleta, Aleta pun menatap wajah Aleta dengan sangat dekat.
" I- iya, sebenar nya tuan ke- kenapa !?." Ucap Aleta perlahan lahan menjauh dari tatapan Reynand.
" Aku... ."
Semakin lama semakin dekat... dekat dan dekat. Bibir tipis Reynand sedikit lagi mulai menghampiri bibir kecil nya Aleta. Wajah Aleta pun memerah karena malu.
" Tu- tuan." Ucap Aleta, mendorong dada Reynand dengan pelan.
" Kenapa Aleta." Ucap Reynand dengan tatap nya yang aneh.
" A- aku... ." Aleta merasa gugup.
Semakin lama semakin dekat. Aleta pun menutup matanya.
Lalu... apa yang akan terjadi.... ???
__ADS_1
Apakah Reynand akan mencium Aleta atau tidak yah... ??
Kalau penasaran... tunggu episode selanjut nya yah...😁😁