
Tiba- tiba ada seseorang yang memegang pundak Aleta, dan Reynand. Mereka berdua yang merasakan ada sesuatu yang memegang pundaknya, seketika membeku. Suasana terasa sangat menyeramkan. Aleta pun memberanikan diri untuk menoleh ke arah belakangnya perlahan- lahan, begitu juga dengan Reynand.
Ketika mereka berdua menoleh ke arah belakang, mereka berdua tak melihat siapapun. Yang mereka lihat hanyalah pohon bambu.
" R- Rey, a- aku takut, " Ucap Aleta, sambil memegang tangan suaminya.
" Aleta ! jangan bercanda, kamu kan yang udah pegang pundak aku ! " Ucap Reynand.
" E- enggak ! " Ucap Aleta.
" Bohong ! " Ucap Reynand.
" Serius ! aku gak bohong ! " Ucap Aleta.
Kemudian, angin berhembus semakin kencang, membuat suasana di taman itu sangat menyeramkan. Bulu kuduk mereka seketika berdiri, lalu Aleta dan Reynand melihat ke arah pohon bambu itu lagi.
Tiba- tiba.....
" DORR ! "
" Ahhh !! " Teriak Aleta, dan Reynand.
Aleta, dan Reynand berpelukan, dengan sangat erat. Betapa ketakutan, dan terkejutnya mereka.
" Hahahaha, takutkan kalian, gimana sih, gitu aja udah takut ! " Ucap bunda yang tengah tertawa.
" Ih bunda, gak lucu tau ! " Ucap Reynand.
" Bunda, bikin Aleta jantungan nih, " Ucap Aleta.
__ADS_1
" Haha... maaf sayang, habisnya sih, udah tau kalian berdua penakut, masih aja cerita- cerita tentang hantu begitu, " Ucap bunda yang masih tertawa.
" Bunda, kalau Reynand jantungan, terus masuk rumah sakit, terus nyawa Reynand melayang, gimana ?" Ucap Reynand.
" Ah, lebay kamu, udah yuk, kita jalan lagi ! " Ajak bunda.
Lalu mereka bertiga lanjut olahraga lagi. Aleta tak ingin cerita yang menyeramkan lagi, karena sudah kapok, akibat kejadian tadi.
" Cie, yang ketakutan, gak mau cerita- cerita serem lagi ya, " Ledek Reynand.
" E- enggak ! enak aja aku takut, ingat ya Rey, aku ini, adalah istri kamu yang pemberani ! " Ucap Aleta dengan percaya dirinya.
" Serius ? " Ledek Reynand lagi.
" Iya ! " Sahut Aleta.
" Ih, dibelakang kamu, ada yang rambut panjang ! " Ucap Reynand.
Reynand tertawa melihat istrinya.
" Ih, kamu bohong ya ! Dasar modus ! " Ucap Aleta.
" Modus sama istri sendiri ini, emangnya kenapa, dosa ? " Ledek Reynand.
Aleta nampak marah dengan Reynand, ia langsung membuang muka di hadapan suaminya.
" Haduh, kita pulang yuk, bunda udah capek, " Ucap bunda.
" Ayo bun, Aleta udah capek juga, " Ucap Aleta.
__ADS_1
Lalu mereka bertiga pun berjalan menuju rumah. Diperjalanan mereka melihat, jalanan mulai ramai. Banyak sekali orang yang tengah pergi menuju masjid dekat taman itu.
" Bun, ketika Reynand udah punya banyak harta, dan memiliki segalanya, Reynand jadi lupa sama akhirat, Reynand jarang banget shalat, cuma gara- gara sibuk bekerja, " Ucap Reynand.
" Iya, kalau bukan ayah yang ngingetin bunda untuk shalat, pasti bunda shalatnya juga jarang, terus masih bolong- bolong, " Ucap bunda.
" Yaudah, kalau begitu, kita pulang, mandi, ganti baju, terus pergi ke masjid deh, kita shalat bareng di masjid, sebelum adzan shubuh, " Ucap Aleta.
Beberapa menit kemudian, mereka bertiga sampai di rumah. Bunda, dan Reynand pun bergegas untuk mandi, dan mengganti pakaiannya. Bunda membangunkan suaminya, untuk shalat bersama dengannya.
" Ayah, ayo bangun ! " Ucap bunda.
Tak selang waktu lama, ayah terbangun, dan saat itu juga, adzan subuh pun dikumandangkan.
" Ayah, ayo kita shalat di masjid ! " Ajak bunda.
" Tumben banget, bunda ngajakin ayah sholat, " Ucap ayah.
" Jangan banyak tanya ! cepet mandi ! " Suruh bunda.
Tak selang waktu lama, mereka semua pergi ke masjid untuk shalat subuh. Reynand membawa menaiki mobilnya bersama Aleta, Bunda, dan ayahnya naik mobil bersama dengan Joshua, serta Reya.
Sesampainya di depan masjid, Reynand, dan Joshua memarkirkan mobil mereka. Banyak orang yang memerhatikan Reynand, akibat mobilnya yang luar biasa mewah.
" Wah, kayaknya dia orang kaya ya, itu mobilnya mewah banget, " Bisik orang- orang yang ada di sana.
Kemudian Reynand serta keluarganya masuk ke dalam masjid. Baru saja mereka melangkahkan kakinya masuk ke dalam masjid, suasana hati terasa sangat tenang, dan damai. Bagaikan tak punya masalah sedikit pun.
" Subhanallah, hati ini, rasanya tenang banget, " Ucap batin Reynand.
__ADS_1
Bersambung........