Istri Polos Bayaran Tuan Muda

Istri Polos Bayaran Tuan Muda
Rasa Sayang


__ADS_3

" Kak Reynand, Reya minta maaf, " ucap Reya.


Mendengar ucapan adiknya, seketika Reynand langsung menoleh ke arah Reya. Reya menundukkan pandangannya, ia tak berani ketika melihat tatapan kakaknya. Reynand yang melihat adiknya, seketika langsung mengusap lembut kepala Reya.


Tiba- tiba Reya menangis begitu saja, dan membuat Reynand panik.


" L- loh, kok kamu malah nangis ? " Tanya Reynand.


" Kirain Reya, kak Reynand bakalan marahin Reya, " Ucap Reya yang menangis tersedu- sedu.


Kemudian, Reynand memeluk adiknya supaya tak menangis lagi. Aleta yang melihat mereka berdua akrab, merasa terharu.


" Aku jadi terharu bun, baru kali ini Aleta melihat mereka berdua akrab, ini adalah fenomena yang langka bun, " Ucap Aleta.


" Haha... i- iya sayang, " Ucap bunda, sambil tertawa.


Tak selang waktu lama, Joshua datang, ke dapur, dan tak sengaja melihat Reynand, dan Reya tengah berpelukan.


" Cie, udah baikan nih, " Joshua menyeletuk.


" Ah, kak Joshua ! hemp, cepet balikin ice cream aku ! " Ucap Reya dengan nada emosinya.


" Hah !? " Joshua terkejut.


" Aku gak mau tahu, pokoknya balikin sekarang ! " Teriak Reya.


" Gak mau ! " Sahut Joshua.


Tiba- tiba Reynand yang berada di belakang tubuh Reya, langsung menatap sinis Joshua. Joshua yang melihatnya pun seketika merasa merinding, akhirnya dengan perasaan terpaksa, dia mengajak Reya ke supermarket untuk membeli ice cream.


" A- ayo Reya, kita beli ice creamnya sekarang, " Ucap Joshua.

__ADS_1


" Asikk ! " Seru Reya.


" Hemp, yaudah sana beli ice cream di supermarker, kalo perlu, kamu borong semua ice creamnya," Ucap Reynand.


" Oke kak ! " Sahut Reya.


" Eh, enak aja kamu Reynand ! " Ucap Joshua.


" Kamu berani ngelawan sama aku hah !? " Tanya Reynand, dengan tatapan sinisnya.


Lagi- lagi Joshua hanya bisa pasrah. Kemudian Joshua dan Reya, pergi ke supermarket untuk membeli ice cream. Setelah melihat mereka berdua pergi, Reynand menghampiri istrinya. Aleta yang melihat suaminya mendekatinya, seketika bersembunyi di belakang bunda.


" M- mau apa kamu Rey !? " Tanya Aleta, yang tengah bersembunyi di belakang ibu mertuanya.


Tiba- tiba Reynand menggendong istrinya, dan meminta izin kepada bundanya, untuk membawa Aleta pergi ke kamar.


" Bunda, Reynand bawa menantu kesayangan bunda ke kamar ya, " Ucap Reynand.


" Bunda ! tolongin Aleta ! " Ucap Aleta.


Kemudian Reynand membawa Aleta pergi ke kamar. Bunda yang melihat mereka berdua bersama lagi, merasa sangat bahagia.


" Hemp, ternyata anakku sudah besar, " Ucap bunda.


Sesampainya di kamar, Reynand langsung menaruh Aleta di kasur. Ia belai rambut Aleta yang halus itu, sambil tersenyum. Melihat senyuman Reynand yang begitu manis, membuat Aleta tergoda.


Aleta membelai pipi Reynand, Aleta menatap mata Reynand dengan penuh perasaan, begitu juga dengan Reynand. Semakin lama wajah mereka semakin berdekatan. Reynand memejamkan matanya, ia mengira bahwa Aleta akan menciumnya. Sudah beberapa menit ia menunggu sebuah kecupan dari istri tercinta, namun, ia tak merasakannya.


Reynand pun membuka matanya sedikit, untuk melihat Aleta. Ketika ia buka matanya, Reynand melihat Aleta yang sedang tersenyum melihat wajahnya.


" Nungguin ya... " Ledek Aleta.

__ADS_1


" Ih sayang ! kamu ngeledek aku ya ! " Ucap Reynand dengan emosi.


" Hehe, abisnya kamu lucu sih, " Ucap Aleta, sembari tertawa.


Reynand hanya mengela nafasnya.


" Yaudah deh, sini aku kasih kecupan, " Ucap Aleta.


Reynand memejamkan matanya lagi, dan menunggu pemberian Aleta.


" Hoam, kapan- kapan aja ya Rey, aku udah ngantuk, mau tidur, " Ucap Aleta.


Wajah Reynand terlihat tengah menahan emosi. Reynand berusaha untuk menahan amarahnya, karena tak ingin memarahi istri tercinta. Aleta membaringkan tubuhnya di kasur, lalu memejamkan matanya.


" Rey, ayo kita tidur ! " Ajak Aleta.


Reynand berbaring di samping Aleta. Kemudian ia memejamkan matanya, begitu pula dengan Aleta. Sudah beberapa menit ia pejamkan matanya, namun Reynand masih saja tak bisa tidur.


" Sayang, kamu udah tidur ? " Tanya Reynand.


Aleta tak menjawab, karena ia sudah tertidur. Reynand yang melihat istrinya sudah tertidur pulas, hanya bisa tersenyum kecil. Ingin sekali Reynand merasakan perhatian dari istrinya, namun istrinya tak peka sama sekali. Ia pun memejamkan matanya lagi, dan berusaha untuk tidur.


Beberapa menit kemudian, akhirnya Reynand tertidur pulas. Lalu Aleta bangun dari tidurnya. Ternyata sedari tadi, Aleta hanya berpura- pura tidur. Kemudian Aleta menatap wajah suaminya, seraya membelai pipi Reynand.


Aleta memberikan kecupan selamat malam kepada Reynand.


" Selamat malam sayang, sebenarnya aku sayang banget sama kamu, tapi aku gak tahu, cara untuk ngungkapin perasaan itu. Aku selalu ngungkapin perasaan aku, lewat candaan, supaya selalu membuat kamu tersenyum, tapi, mungkin candaan aku itu, malah bikin kamu kesal. Maaf Rey, selalu membuat hati kamu sakit, seandainya kamu tahu, rasa sayang aku ini benar- benar besar, dan tulus untuk kamu, " Ucap Aleta, yang masih membelai pipi Aleta.


Kemudian Aleta mencium kening Reynand, dan terus membelai pipi suaminya.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2