Istri Polos Bayaran Tuan Muda

Istri Polos Bayaran Tuan Muda
Khwatirnya Aleta


__ADS_3

khawatirnya Aleta


Keesokan Harinya....


Di jam 05.00 pagi, Reya diam diam masuk ke dalam kamar Reynand, ia ingin membangunkan Aleta. Ia pun berjalan dengan sangat berhati hati ke arah Aleta.


" Kak Aleta, ayo bangun. Ayo kak Aleta, kita beraksi lagi." Ucap Reya, membangunkan Aleta yang tengah tertidur di ranjang nya.


Aleta tak bangun bangun juga, akhirnya Reya pun naik ke kasur itu dan mengguncang guncangkan tubuh Aleta sampai Aleta terbangun dari tidur nya yang nyenyak.


" Aduh... Reya, jangan berisik... . Nanti kalau Reynand bangun gimana !." Bisik Aleta.


" Hehehe... oke, tapi ayo kita pergi." Ucap Reya menarik tangan Aleta.


Mereka pun pergi dari kamar itu tanpa sepengetahuan Reynand. Sambil mengendap ngendap, Aleta dan Reya mengambil handphone Reynand untuk memeriksa nya. Ketika di nyalakan ternyata handphone itu menggunakan kata sandi.


" Yah... kok pakai kata sandi sih." Ucap Reya.


" Eum... kata sandi nya apa yah... ." Ucap Aleta.


Sudah beberapa menit Aleta dan Reya mencoba membuka kata sandinya, tapi masih saja tidak bisa kebuka. Akhirnya Reya pun bertanya kepada Aleta.


" Kak Aleta, mungkin kata sandinya tanggal lahir kak Aleta kali.... ." Ucap Reya.


" Masa sih, gak mungkin !." Ucap Aleta.


" Ih.... coba aja dulu." Ucap Reya.


Aleta memberitahu tanggal lahirnya, tiba tiba handphone itu menunjukan bahwa kata sandi itu benar, Aleta terkejut mengetahui Reynand memakaikan kata sandi handphone nya menggunakan tanggal ulang tahun nya.


" Oke... sekarang kita lihat, hhehehe... kak Reynand tidak akan bisa menyembunyikan apapun dari ku hihihi.... ." Ucap Reya sambil tersenyum licik.


Reya membuka aplikasi Whats App, ia melihat semua pembicaraan Reynand dengan orang lain. Tiba tiba Aleta tak sengaja melihat pembicaraan nya dengan Reynand.


Aleta pun langsung merebut handphone milik Reynand dari genggaman tangan Reya, dan menyembunyikan nya dari Reya.


" Kak Aleta kok direbut, sini aku mau lihat lagi !." Ucap Reya.

__ADS_1


" Haduh... gawat, disini ada pembicaraan ku dengan tuan. Kalau Reya tahu bisa gawat. Bisa saja tuan marah pada ku." Ucap Aleta didalam hati.


Reya pun mengambil handphone nya lagi, kali ini mereka berdua perebutan hand phone itu sampai mengeluarkan suara bisik yang membuat Reynand terbangun dari tidur nya.


" Hey, kalian berdua ngapain !." Ucap Reynand mengagetkan mereka berdua.


" Ka- kami... cu- cuma... ." Ucap mereka berdua dengan gugup.


Reynand menghampiri mereka berdua.


" Bukan kah ini handphone ku !?." Ucap Reynand mengambil handphone nya dari kedua genggaman tangan Aleta dan Reya.


" Ngapain kalian memperebutkan handphone ku hah !." Ucap Reynand.


" I- itu.... ."


" Jangan berperilaku aneh deh ! pagi pagi udah bikin keributan aja !. " Ucap Reynand.


" Kami berdua minta maaf deh." Ucap Aleta dan Reya.


" Ih... jadi orang tuh harus pemaaf." Ucap Aleta.


" Ishhh, dasar kalia-."


Nyut.... Nyutttt.


Tiba tiba kepala Reynand terasa sakit.


" Ughh... kepala ku kenapa tiba tiba sakit lagi." Ucap Reynand didalam hati.


Tangannya menggenggam erat meja di sebelah badannya. Tiba tiba handphone yang di genggaman tangannya terjatuh ke lantainya serta badannya serasa tak seimbang. Penglihatn nya mulai kabur, dan terhuyung.


" Ke- kenapa ini !?." Ucap Reynand kehilangan keseimbangan nya dan terjatuh.


" Reynand kamu kenapa !!." Ucap Aleta dengan wajah yang cemas.


" Kakak kenapa ?." Tanya Reya.

__ADS_1


" Tidak apa apa, sudah lah. Aku mau sendirian saja, mending kalian pergi dari kamar ku cepat !." Suruh Reynand.


" Ih... kakak mah... orang kita lagi khawatir sama kakak. Eh kita malah di usir dari sini." Ucap Reya.


" Iya tuh benar, muka kamu juga pucet. Kamu beneran gak papa ?." Tanya Aleta.


" Iya gak papa, udah sana keluar !." Suruh Reynand, dan mendorong mereka berdua keluar dari kamar nya.


Mereka berdua pun keluar dari kamar Reynand, lalu Reynand langsung menutup pintu kamar nya.


" Ih... dasar nyebelin !!!." Ucap Reya.


Aleta merasa khawatir dengan keadaan Reynand, ia terus menerus berfikir, sebenarnya apa yang terjadi. Lalu waktu itu Reynand hanya bilang luka kecil di kepalanya. Tapi kenapa sampai jadi begini. Hal itu selalu terlintas di pikiran Aleta.


Aleta pun pergi dan menuruni tangga, tiba tiba.....


DUBRAKKK !!!


Terdengar suara dari kamar Reynand, Aleta pun langsung berlari menuju kamar suaminya. Ketika ingin dibuka pintu nya pintu itu terkunci. Reya pun menghampiri Aleta dan bertanya kenapa Aleta berlari.


" Tu- tuan, eh maksud ku Reynand. Re- Reynand sepertinya terjatuh. Makanya aku ingin memeriksa keadannya, tapi pintu kamar nya dikunci dari dalam." Ucap Aleta dengan wajah yang panik.


Lalu Reya pun memanggil para body guard Reynand, dan menyuruh nya untuk mendobrak pintu kamar Reynand. Sudah beberapa kali mereka mencoba namun tidak bisa, karena pintu nya yang terlalu kuat.


" Reynand buka pintu nya !!! kamu kenapa !." Teriak Aleta dan menggedor gedor pintu kamar Reynand.


Keringat mulai berjatuhan dari wajah Aleta, wajah nya terlihat sangat panik. Aleta pun memanggil nama Reynand lagi, namun Reynand tak juga menjawab nya.


" Reynand buka pintu nya !!!." Teriak Aleta.


Sebenarnya apakah yang terjadi pada Reynand ?


...Tunggu episode selanjutnya yah....😁...


...Maaf jika masih banyak kata kata yang salah 🙏😅...


...Selamat Membaca....🤗...

__ADS_1


__ADS_2