Istri Polos Bayaran Tuan Muda

Istri Polos Bayaran Tuan Muda
Menahan Amarah


__ADS_3

Menahan Amarah


" Emm... Aleta, aku pulang dulu yah." Ucap Samuel memotong pembicaraan mereka.


" Mau ku antar tidak kak ?." Tanya Aleta.


" Tidak perlu, aku pulang sendiri saja, kasihan Reynand nanti pasti dia cemburu." Bisik Samuel.


" Apa !?." Ucap Aleta.


" Kalau begitu aku pulang dulu yah, semoga malam kalian indah." Ucap Samuel dan langsung pergi.


" Ka- kalau begitu hati hati ya kak Samuel." Ucap Aleta.


Tinggal mereka Aleta dan Reynand saja disana.


" Ayo masuk !." Ajak Reynand.


" Ayo." Sahut Aleta.


Lalu Reynand membuka pagar di rumah nya, tapi ia tidak kuat. Aleta sudah menunggu nya untuk membuka pagar, tapi pagar itu tidak terbuka buka.


" Tuan, tuan bisa buka pagar nya gak ?." Tanya Aleta.


" Sebentar, dikit lagi kebuka kok !." Ucap Reynand.


" Yaudah ku tunggu." Ucap Aleta.


" Jangan tunggu aja donk, cepat bantu aku !!!." Bentak Reynand.


" Iya iya.... ." Ucap Aleta.


Mereka pun bekerja sama untuk membuka pagar tersebut. Pagar itu susah sekali untuk di buka, akhirnya Reynand memanggil para satpam untuk membukakan pintunya. 4 orang satpam pun datang dan membantu Reynand membukakan pintu pagar nya.

__ADS_1


" Tuan ini macet kali." Ucap Aleta.


" Gak mungkin !." Ucap Reynand, sambil menarik pagar itu.


Beberapa menit telah berlalu, tapi pagar nya belum bisa terbuka juga. Lalu datanglah semua body guard Reynand.


" Nona Aleta, syukur lah nona sudah ketemu." Ucap salah satu body guard Reynand.


" Memang nya aku hilang." Ucap Aleta.


" Kata bos Reynand, nona hilang. Makanya bos menyuruh kami untuk mencari nona." Ucap body guard itu.


" Be- benarkah, kalian semua mencari ku !?." Aleta terkejut.


" Iya, bos Reynand khawatir sekali ketika nona menghilang." Ucap body guard itu.


" Oh... begitu, aku minta maaf yah." Ucap Aleta.


" Kurang ajar, bukannya membantu mereka malah mengobrol disitu." Ucap Reynand didalam hati.


" Heh, bukannya bantuin... malah asik asikan mengobrol disitu. Cepat bantuin !!!." Bentak Reynand.


" Si- siap bos."


Mereka semua pun bekerja sama untuk membuka pagar itu. Malam semakin larut, pagar nya masih saja belum terbuka. Lalu Aleta melihat sesuatu dari arah kanan pagar. Ia pun melihat ada remot yang dipasang di situ, Aleta pun mengarahkan remot nya ke arah pagar dan menekan tombol yang ada di remot tersebut. Tadinya Aleta hanya ingin mencoba coba, tapi tiba tiba terbukalah pintu pagar itu.


" Loh... kok bisa terbuka pagar nya." Ucap Aleta.


Reynand, satpam dan para body guard nya terkejut, dan hanya tercengang ketika melihat pagar nya bisa terbuka begitu saja. Lalu Reynand baru ingat kalau pagarnya itu terbuka secara otomatis.


Reynand hanya bisa menepuk dahinya, dan mengelus ngelus dadanya agar tidak kebawa emosi.


" Huftt.... ." Reynand mengahela nafas.

__ADS_1


" Kenapa kalian tidak mengingatkan ku kalau pagar ini bisa terbuka otomatis hah !?." Ucap Reynand, nada suaranya menunjukan bahwa dia sedang menahan amarah.


Aleta diam, sedangkan para satpam dan body guard nya hanya terdiam ketika melihat wajah Reynad yang sedang emosi.


" Ka- kami juga tidak ingat tuan." Ucap para satpam.


" Apa, tidak ingat !?." Ucap Reynand dengan tatapan tajam nya.


" I- iya tuan."


" Hah... sudah lah aku mau masuk saja." Ucap Reynand dan langsung pergi ke dalam.


Aleta pun juga ikut masuk kedalam rumah. Ia berjalan mendekati Reynand, lalu menuntun tangan Reynand.


" Tuan, ku tuntun yah." Ucap Aleta.


" Tidak mau !." Ucap Reynand, melepaskan genggaman tangan Aleta.


" Ih... jangan begitu donk tuan, aku kan ingin menuntun tuan. Nanti kalau tiba tiba tuan.... ."


" Apa !?." Ucap Reynand.


" Gak jadi deh." Ucap Aleta.


" Udah deh Aleta jangan bikin aku tambah pusing." Ucap Reynand.


" Iya tuan... ." Ucap Aleta.


Lalu......


Tunggu episode selanjut nya yah..... 😁


Jangan lupa like, dan coment yah....🤗

__ADS_1


Byeee....😘😘


__ADS_2