Istri Polos Bayaran Tuan Muda

Istri Polos Bayaran Tuan Muda
Aleta Ngerem !!!


__ADS_3

Aleta Ngerem !!!


" Oke, sekarang kita pulang." Ucap Reynand.


" Aku saja tuan yang menyetir." Aleta menyeletuk.


" Gak, badan kamu pendek begitu. Masa mau nyetir mobil, aku aja !." Ucap Reynand.


Aleta pun menuruti permintaan Reynand, ia hanya duduk manis di sebelah Reynand. Lalu tangan Reynand gemetaran, kepala nya terasa sakit.


" Tuh kan, makanya aku saja tuan." Ucap Aleta menyinggirkan tangan Reynand dengan lembut.


" Gak mau, awas !." Bentak Reynand.


" Ih, emangnya kamu mau kita kecelakaan. Aku sih gak mau mati konyol cuma gara gara ke egoisan kamu tau gak !." Bentak Aleta, memukul kepala Reynand.


" Aduh !." Ucap Reynand kesakitan.


" Ups, sory." Ucap Aleta.


" Ah, yasudah lah. Kamu aja yang nyetir." Ucap Reynand.


Mereka pun berpindah tempat, Aleta pun menyetir mobil, ia tak yakin bisa. Ia juga tak tahu bagaimana cara menjalankan mobil tersebut. Karena Aleta belum pernah menyetir mobil sebelumnya.


" Aduh, gimana ya jalanin mobil nya." Ucap Aleta dalam hati.


" Bisa gak ?." Tanya Reynand.

__ADS_1


" Bi- bisa kok." Ucap Aleta dengan tegas.


Aleta pun menjalankan mobil nya dengan perlahan. Reynand adalah orang yang tak sabaran, jadi dia langsung membentak Aleta karena menyetirkan mobil nya terlalu pelan. Aleta sangat terkejut, jadi dia menyetir mobil dengan kecepatan yang sangat tinggi.


" Aleta !!!, pelan pelan !." Teriak Reynand.


" Ahhh.... tuan sih, aku jadi kaget tau !." Ucap Aleta.


Aleta menyalip kendaraan lain, orang orang pun merasa kesal. Aleta tak tahu harus apa, ia juga tak bisa memberhentikan mobil nya, sebab kaki nya terlalu pendek.


" Aleta, kan sudah kubilang. Jangan terlalu kencang seperti ini mengendarai mobil nya !!!." Teriak Reynand.


" Aku gak tau cara pelaninnya tuan !!!." Jawab Aleta.


" Apa !." Reynand terkejut.


" Aleta injak pedal rem nya !." Suruh Reynand, sambil memakai sabuk pengaman.


" Iya tuan ." Ucap Aleta.


Bukannya menginjak pedal rem nya Aleta malah menginjak pedal gas. Laju mobil pun semakin kencang hingga daun daun berjatuhan akibat terkena angin yang kencang.


" OAHHHH.... Aleta ngerem !!! kenapa tambah kencang !." Teriak Reynand.


" Tuan, aku tidak tahu yang mana pedal rem nya, aku belum memakai sabuk pengaman. Ahhh !." Teriak Aleta.


" Aduh, dasar idiot !!." Ucap Reynand, langsung memakaikan sabuk pengaman pada Aleta.

__ADS_1


" Ahhh.... tuan aku takut !." Teriak Aleta memeluk Reynand dengan erat.


Lalu mobil nya mengarah ke arah pohon besar.


" Ahhh.... tuan, didepan ada pohon !." Teriak Aleta, masih memeluk Reynand.


" Heh, upik abu jangan memelukku kalau kau memelukku bagaimana aku bisa menggantikanmu menyetir mobil !." Ucap Reynand.


Dan akhir nya Reynand bisa memberhentikan mobilnya. Mereka berdua selamat, Reynand menghela nafas nya dengan lega.


" Waw, keren banget tuan !!. " Ucap Aleta sambil menarik narik tangan Reynand.


Reynand merasa kesal, bukannya meminta maaf. Aleta malah mau mengulangi kejadian itu lagi.


" Dasar, dasar perempuan idiot. Kita hampir mau mati tau, kalau begitu lebih baik aku saja yang mengendarai mobil nya !." Bentak Reynand.


" Ma- maaf tuan." Ucap Aleta.


" Maaf - maaf. Kamu pikir maaf saja cukup, lebih baik tidak usah minta maaf kalau perbuatanmu itu diulangi lagi. Kalau kamu mau mati, mending kamu aja sana yang mati, gak usah ngajak ngajak orang lain." Bentak Reynand lagi.


Aleta terdiam, merenungkan masalahnya sambil melihat ke luar jendela.


" Aleta, aku sedang bicara kenapa kamu malah cuek denganku !." Ucap Reynand.


" Terus aku harus ngapain !." Teriak Aleta mengeluarkan air matanya.


" Dasar kamu yah, udah berani ngebentak suami kamu terus !." Ucap Reynand.

__ADS_1


Aleta langsung keluar dari mobil dan pergi menjauhi Reynand. Ia benar benar muak dengan kelakuan yang diperbuat oleh Reynand. Menurutnya kata kata Reynand itu telah membuat hatinya terluka.


__ADS_2