
Happy Reading 😘😘
Ngambek
Semakin lama alam semakin kencang menghembuskan angin nya. Hawa yang dingin serta rintik hujan mulai berjatuhan dari langit. Aleta masih sedih karena Reynand tidak menjawab pertanyaan nya tadi.
Ia berfikir apakah Reynand marah dengan nya. Hal itu terus menerus terlintas di fikiran nya. Angin semakin kencang, Aleta masuk ke dalam rumah dan menuju kamar milik Reynand.
" Aleta." Panggil bunda dengan tiba tiba.
Aleta yang tadinya berjalan, langsung terdiam seketika. Ia menoleh ke arah ibu mertuanya yang sedang memanggil diri nya.
" Iya... kenapa bunda ?." Tanya Aleta.
" Eum... sini !." Suruh bunda.
Aleta berjalan menghampiri ibu mertuanya sambil bertanya tanya dalam hati, sebenar nya apa yang ingin dilakukan oleh ibu mertua nya.
" Kenapa bunda ?." Tanya Aleta lagi.
" Sayang, kamu lagi marahan yah sama Reynand." Ucap bunda.
" Marahan !? e- enggak kok bunda, aku sama Reynand gak marahan." Sahut Aleta.
" Masa sih... tapi kok tadi bunda lihat Reynand masuk kerumah dengan wajah yang muram sih." Bisik bunda.
" Itu..... ." Aleta terdiam.
" Bunda... pijitin ayah donk !." Ucap Ayah dari dalam kamar.
" Iya sebentar.... ." Sahut bunda.
Ayah mertua Aleta terus menerus memanggil istri nya. Karena kesal ibu mertua Aleta pun menghampiri suaminya dan memarahinya. Aleta yang berada di situasi canggung itu pun langsung pergi dari tempat itu.
Sesampai nya dikamar Reynand, Aleta melihat pintu yang biasa nya terbuka menjadi tertutup untuk nya . Ia pun mengetuk pintu itu dengan ketukan pelan.
__ADS_1
Tok.... tok... tok....
" Tuan... apakah aku boleh masuk ?." Tanya Aleta dari luar.
Sudah beberapa kali Aleta memanggil Reynand serta mengetuk ngetuk pintu nya, namun Reynand tak juga menyahut dari dalam kamar nya.
" Tuan.... ." Panggil Aleta.
" Masuk saja." Sahut Reynand dari dalam.
Aleta pun membuka pintu kamar tersebut secara perlahan lahan dan mengintip dari celah pintu yang terbuka.
Kreekkkkk......
" Tuan.... aku masuk yah... ." Ucap Aleta, melangkah kan kaki nya ke dalam kamar suaminya itu.
Aleta pun sudah masuk sepenuh nya kedalam kamar Reynand. Aleta melihat Reynand yang sedang berbaring di ranjang nya sambil berselimut. Aleta pun menghampiri Reynand.
" Tuan... tuan marah pada ku yah ?." Tanya Aleta sambil menarik narik selimut Reynand.
" Tuh kan.... tuan marah pada ku." Ucap Aleta, duduk di pinggir kasur Reynand.
" Aku gak marah, udah sana... kamu istirahat aja !." Suruh Reynand.
" Iya... ." Ucap Aleta.
Aleta naik ke atas ranjang itu dan berbaring di sana. Ia pun menyembunyikan wajah nya di bawah bantal guling yang ia peluk sambil mengintai Reynand.
" Tuan... tuan marah pada ku yah." Ujar Aleta sambil menyentuh nyentuh pipi Reynand yang menghadap ke arah nya.
" Apasih Aleta... !." Ucap Reynand.
" Tuan masih marah pada ku ?." Tanya Aleta.
( Reynand tak menjawab )
__ADS_1
" Tau ah... aku males sama tuan. Terserah lah... tuan mau marah sama aku kek ... aku gak perduli !." Ucap Aleta.
Aleta pun beranjak dari ranjang nya. Tiba tiba tangan Reynand menggapai tangan Aleta dan menggenggam nya. Ia tak mengizinkan Aleta pergi.
" Aleta.... jangan pergi... !." Ujar Reynand.
" Tuh kan.... sudah ku duga.... pasti tuan gak bisa jauh dari aku." Ucap Aleta dalam hati.
" Emang nya kenapa, bukannya tuan gak mau diganggu sama aku !?." Ucap Aleta.
" I- iya sih... aku emang gak mau diganggu... tapi... a- aku gak mau kamu pergi dari sini." Ucap Reynand.
" Enggak ah, aku tetap mau pergi dari sini soalnya aku udah ngambek sama tuan !." Ucap Aleta.
" Kalau begitu.... aku minta maaf deh." Ucap Reynand.
" Oke... aku maafin.... tapi... tuan harus tidur di sofa, gak boleh tidur di kasur ini !." Ucap Aleta.
" A- apa... aku gak boleh tidur di sini !? emangnya kenapa ! ini kan kasur aku sendiri, kenapa kamu yang malah ngatur ngatur sih !." Ucap Reynand.
" Yaudah terserah.... lebih mau aku pergi dari sini atau tuan tidur di sofa." Ucap Aleta sambil menunjuk ke arah bangku sofa yang berada di dalam kamar Reynand.
" Ish.... aku pilih......... ." Ucap Reynand dengan perasaan yang bimbang.
Reynand merasa bimbang, apa yang harus ia pilih. Ia tidak mau tidur di bangku sofa karena tidak nyaman. Sementara itu ia juga tidak mau kalau Aleta pergi dari kamar nya.
" Aku lebih pilih.... ."
Bersambung..........
Lalu apa yang akan terjadi di episode selanjut nya....
Tunggu episode selanjut nya ya....😁😁
See you to next episode..... 😘😘❤
__ADS_1