
Menahan Malu
Tiba tiba pria itu menghampiri Reynand dan memeluk nya.
" Reynand apa kabar... sudah lama sekali yah kita tidak bertemu." Ucap pria itu sambil tertawa dan menepuk nepuk punggung Reynand.
" Ke- kenapa kamu tiba tiba kesini ?." Tanya Reynand mendorong pria itu dengan pelan.
" Ih... sombong, hey... aku ini saudara jauh mu, aku baru saja pulang dari Seoul untuk bertemu dengan mu di sini. Perjalanan nya lumayan melelahkan tau... seharusnya kau itu menyambut ku dengan hangat." Ucap lelaki itu.
" Cepat katakan, apa yang kau ingin kan ?." Ucap Reynand.
" Eum... aku mau tinggal di rumah mu untuk sementara yah... soalnya aku bosan kalau di hotel terus... ." Ucap lelaki itu.
" Tidak. Aku tidak ma-."
" Setuju !!! kakak ganteng boleh tinggal di sini kok." Reya menyeletuk.
" Apa sih Reya, jangan ikut campur !." Ucap Reynand.
" Wah... siapa ini, muka nya imut banget... ." Ucap lelaki itu sambil mencubit cubit pipi Reya.
Wajah Reya pun memerah karena tersipu malu. Ia membiarkan lelaki itu mencubit cubit pipi nya. Reynand pun marah ia langsung menepak tangan lelaki tersebut.
PLAKKKK....
" Aduh... Reynand sakit !." Ucap kelaki itu.
" Ish... makanya jangan sentuh sentuh pipi adik ku ! dasar playboy !." Bentak Reynand.
" Hish... apa sih. Siapa yang playboy." Ucap lelaki itu.
" Sudah lah... sana pergi !." Suruh Reynand.
" Tidak mau !." Ucap lelaki itu.
Tiba tiba Aleta datang dan menuruni tangga dengan sangat berhati hati agar tidak jatuh. Ia melihat ada seorang lelaki yang tengah berbicara dengan Reynand, seakan akan mereka sudah saling mengenal. Aleta pun hanya terfokus pada lelaki itu, sampai ia tak melihat ke bawah. Lalu kaki Aleta pun tersandung kaki nya sendiri.
__ADS_1
DUBRAKKK
" Aduh.... ." Teriak Aleta.
Reynand pun langsung menoleh ke arah belakang nya. Ia terkejut katika melihat Aleta yang terjungkal ke bawah.
" Aleta !!!." Reynand terkejut dan menghampiri nya.
" Kak Aleta !." Ucap Reya.
Mereka pun menghampiri Aleta yang terjatuh di lantai. Aleta menahan malu di depan semua orang.
" Aleta kamu gapapa ?." Tanya Reynand membantu Aleta berdiri.
" Hahhaha... tak apa apa." Ucap Aleta sambil tertawa.
Lelaki itu memperhatikan Aleta terus menerus tanpa berkedip. Wajah Aleta yang polos memberitahu bahwa ia sedang kesakitan membuat Reynand tambah hawatir.
Reynand pun langsung menggendong Aleta dan pergi ke kamar nya. Lelaki itu dan Reya mengikuti Reynand. Sesampai nya di kamar, Reynand menaruh Aleta di atas kasur nya. Lelaki itu mengintip dari luar kamar Reynand bersama dengan Reya.
" Ih.. perempuan itu nama nya kak Aleta, dia itu istri nya kak Reynand. Tau.... ." Ucap Reya.
" Masa sih, kok Reynand tidak mengundang ku ke pernikahannya." Ucap lelaki itu.
" Ih... asal kan kakak tau yah... kak Reynand aja gak kasih tau keluarganya kalau dia itu udah nikah. Pas pulang tau tau dia bawa perempuan aja." Ucap Reya.
" Wah... itu sih parah banget. Kok bisa sih !." Ucap lelaki itu.
" Tau tuh, kak Reynand emang parah banget." Ucap Reya.
" Heh... ngapain kalian mengintip begitu !." Bentak Reynand yang tiba tiba muncul di depan muka mereka berdua.
" Ahhh !!!. " Teriak Reya dan lelaki itu.
" Joshua !! Reya !! Cepat sana pergi !." Bentak Reynand.
" I- iya kami segara pergi !." Ucap Joshua dan Reya.
__ADS_1
Mereka pun pergi dari tempat itu.
Di Taman
" Kak Joshua... ." Panggil Reya.
" Kok kamu tau nama ku ?." Tanya Joshua.
" Ih.. gimana sih... kan tadi kak Reynand panggil kakak dengan nama Joshua. Dasar aneh !?." Bentak Reya.
" Oh... iya, kalau kamu siapa, kok aku baru lihat kamu juga yah." Ucap Joshua.
" Ih... aku ini Reya, aku adik kandung kak Reynand." Jawab Reya dengan muka yang masam.
" Masa sih.. ku pikir Reynand tidak punya adik." Ucap Joshua.
" Mungkin waktu itu aku masih kecil. Lagi pula aku selalu di ajak keluar negri sama ayah tiri ku." Ucap Reya.
" Maksudnya paman Arga !?." Ucap Joshua.
" Iya.... ." Sahut Reya.
" Oh... ." Ucap Joshua.
" Iya... begitu... ." Ucap Reya.
" Hm... aku baru tahu." Ucap Joshua.
*
*
Bersambung......
Tunggu episode selanjut nya yah....😁😁
Selamat membaca.... 🤗
__ADS_1