Istri Polos Bayaran Tuan Muda

Istri Polos Bayaran Tuan Muda
Asisten Cantik


__ADS_3

Beberapa menit telah berlalu, Reynand baru saja selesai meeting, ia pun pergi ke ruangannya, untuk menghampiri sang istri. Sesampainya di depan ruangan, Reynand langsung membuka pintu. Baru saja ia melihat istrinya, seketika Reynand terkejut.


Reynand berlari menghampiri istrinya, dan mengambil semua foto yg tengah Aleta pegang. Aleta yang melihat suaminya, merampas foto- foto itu, hanya terdiam.


" K- kamu ngapain buka- buka laci aku ! " Ucap Reynand.


" E- enggak, aku cuma ngeliat doank kok, " Ucap Aleta.


Wajah Reynand terlihat malu, ia berharap, semoga istrinya tak melihat foto yang ia simpan itu. Namun, harapannya itu, sudahlah musnah. Aleta sudah melihat foto- foto tersebut.


" Ehemp ! k- kamu, li- lihat apa aja tadi ? " Tanya Reynand.


" Pufttt, hahaha, " Tawa Aleta.


Aleta tertawa terbahak- bahak, melihat ekspresi suaminya itu. Melihat istrinya yang tertawa, Reynand menjadi tambah malu. Kini alis Reynand mengkerut, ia merasa kesal dengan istrinya.


" Ih, seharusnya kamu gak boleh liat barang- barang pribadi aku tahu ! " Ucap Reynand.


" Loh, kok gak boleh, aku kan istri kamu, seharusnya gak ada rahasia diantara kita, " Ucap Aleta.


" T- tapikan, aku-"


Tiba- tiba Aleta mencium kening suaminya itu, dan membelai pipinya sambil tersenyum. Seketika jantung Reynand berdetak kencang. Aleta yang tak sengaja mendengar detak jantung suaminya, merasa bingung.

__ADS_1


" Rey, suara detak jantung kamu, kenceng banget, " Ujar Aleta, sembari memegang dada suaminya.


" Ma- masa sih ! " Ucap Reynand dengan gugup.


Lagi- lagi Aleta tertawa. Reynand yang melihat istrinya tertawa, hanya tersenyum.


" Dasar kamu yah, udah berani jahil sama aku, " Ucap Reynand sembari mencubit lembut pipi istrinya.


Krekkkk


Tiba- tiba ada yang membuka pintu ruang kantor milik Reynand.


" Tuan, ini semua berkas yang anda-, ma- maaf tuan !" Ucap asisten Reynand, dan langsung menutup pintu lagi.


Asisten Reynand tak sengaja melihat Reynand dan istrinya yang tengah bermesraan. Wajahnya terlihat panik, setelah melihat itu semua.


" Reva, cepet masuk ke ruangan saya ! " Suruh Reynand.


Reva, selaku asisten Reynand, langsung masuk ke dalam ruangan, wajahnya terlihat sangat tegang.


" Ma- maaf tuan, sa- saya tidak sengaja, " Ucap Reva.


" Huftt, kan udah saya bilang, sebelum masuk ke ruangan saya, ketuk dulu pintunya, " Ucap Reynand.

__ADS_1


" Sa- saya lupa tuan, " Ucap Reva dengan gugup.


" Yasudah, lain kali jangan diulangi lagi ! berkasnya taruh saja di meja saya, " Ucap Reynand.


" Baik tuan, " Ucap Reva.


Reva menaruh berkas penting itu, di meja Reynand. Lalu dia langsung pergi begitu saja dari ruangan itu.


" Reynand, asisten kamu itu, cantik banget ya, " Ucap Aleta.


" Dia emang cantik, tapi dia itu ceroboh banget ! bahkan, setiap kali aku ketemu sama dia, pasti aku dibikin kesel terus karena kecerobohannya itu, " Ucap Reynand.


" Tuh kan, bener, kamu suka ya, sama dia ? " Tanya Aleta.


" Enggak lah sayang, kok kamu bilang begitu, perempuan yang aku cintai, dan aku sayangikan, cuma kamu seorang, " Ucap Reynand, seraya membelai pipi Aleta.


" Gombal mulu sih kamu, " Ujar Aleta.


Aleta mencubit lembut pipi Reynand, hingga membuat Reynand tersenyum. Wajahnya terlihat sangat imut, hingga membuat Aleta semakin gemas dengan suaminya itu. Aleta pun mencubit pipi Reynand dengan kencangnya, sampai Reynand kesakitan.


" Aduh, sa- sakit sayang, " Ujar Reynand.


" Ughh, gemes, pipi kamu lembut banget, " Ucap Aleta, melepaskan cubitan nya.

__ADS_1


Reynand mengerutkan dahinya, pipinya juga memerah akibat cubitan Aleta.


Bersambung......


__ADS_2