
Aleta menunggu suaminya selesai mandi, sudah setengah jam terlewatkan, Reynand belum juga selesai mandi. Ia pun heran, karena tak biasanya Reynand mandi selama ini.
" Apa Reynand semarah itu sama aku, sampai mandinya lama banget ! " Pikir Aleta.
Aleta menghampiri kamar mandi, dan ingin mengetuk pintunya. Baru saja ia mengetuk pintu, tiba-tiba pintu kamar mandinya sudah terbuka, dan terlihat Reynand tengah berdiri dihadapannya mengenakan bathrobes.
" R- Rey, aku mau minta maaf-"
Reynand tak menghiraukan Aleta, ia langsung melewati istrinya, dan membaringkan tubuhnya di kasur. Aleta pun menghampiri suaminya.
" Rey, kamu marah sama aku ya ? " Tanya Aleta, sembari duduk disamping suaminya.
" Udah ah, jangan berisik, aku mau istirahat ! " Cetus Reynand, dan menyelimuti tubuhnyatubuhnya, dan membelakangi Aleta.
" Tapikan kamu belum makan malem, nanti gak laper ? " Tanya Aleta lagi.
" Gak, aku gak nafsu makan ! " Jawab Reynand.
Kemudian Reya datang dan masuk ke dalam kamar kakaknya.
" Kak Aleta, ayo makan malam ! " Ajak Reya.
" Iya, " Sahut Aleta, pergi keluar kamar.
Reya yang melihat kak Reynand tidak ikut merasa bingung, " Kak Aleta, kak Reynand gak ikut makan malam, sama kita ? " Tanya Reya.
" Enggak, dia lagi ngambek sama aku, " Ujar Aleta.
Reya hanya bisa menghela nafasnya, akhirnya mereka berdua pergi ke ruang makan, untuk makan malam. Sesampainya diruang makan, bunda yang melihat menantu tersayangnya datang tak bersama dengan anak lelakinya merasa bingung.
" Reynandnya mana sayang ? " Tanya bunda, kepada Aleta.
" Eum, Reynand katanya capek, jadi dia langsung istirahat deh dikamar, " Jawab Aleta.
__ADS_1
" Oh, tapi kok gak kayak biasanya Reynand kayak gitu, apa mereka, lagi berantem ? " Pikir bunda.
Tak selang waktu lama, ayah datang ke ruang makan. Wajahnya terlihat lesu, bunda yang melihat suaminya berwajah lesu pun langsung bertanya, " Ayah kenapa ? kok wajahnya lesu begitu ? "
" Ayah mau jalan- jalan bun, ayah bosen banget dirumah, mau jalan- jalan berdua sama bunda, setiap kali ayah ajakin bunda, bundanya gak mau !" Jawab ayah.
" Yaudah deh, besok kita jalan- jalan, " Ucap bunda.
" Gak mau, mending sekarang aja bun ! " Ajak ayah.
" Kalo sekarang udah malem ayah, kita mau kemana malem- malem begini ? "
" Please bun, mau yah, " Bujuk ayah.
" Jangan kayak anak kecil ah, kalo bunda bilang besok ya besok ! " Ujar bunda.
Ayah pun hanya menghela nafasnya, dan pasrah dengan ucapan sang istri. Melihat wajah ayah mertuanya, Aleta jadi teringat dengan suaminya, " Apa, Reynand juga kayak gitu ya, setiap kali aku tolak ? " pikir Aleta.
Aleta yang melihat ayah mertuanya, merasa tak tega, ia pun mengajak ayah mertuanya itu, untuk pergi jalan- jalan bersamanya.
" Emang nak Aleta boleh keluar malam- malam begini, sama Reynand ? " Tanya ayah balik.
" Ayah tenang aja, liat aja nanti, apa yang bakalan terjadi, " Ucap Aleta, sembari mengkedipkan mata sebelah kanannya.
Ayah tak tahu, apa yang ada dipikiran menantunya saat ini. Setelah selesai makan malam, ayah dan Aleta bersiap- siap untuk pergi jalan- jalan.
" Nak Aleta, malam- malam begini, kita mau pergi kemana ? " Tanya ayah.
" Pokoknya, rahasia, " Jawab Aleta.
Tak selang waktu lama, bunda datang menghampiri mereka berdua. Aleta yang melihat kedatangan bunda, seketika tersenyum.
" Ayah, bunda ikut deh ! biar bunda juga bisa jagain Aleta, " Ucap bunda.
__ADS_1
" Serius bun ? " Tanya ayah.
" Iya, " Sahut bunda.
Kini rencana Aleta berhasil, ayah yang melihat menantunya tersenyum, seketika sadar dengan apa yang dilakukan oleh Aleta.
" Yaudah, kalo begitu, bunda siap- siap dulu, " Ucap bunda.
Setelah bunda pergi, ayah langsung berterima kasih kepada menantunya itu, " Nak Aleta makasih ya, gara-gara gara kamu, bunda jadi mau jalan- jalan sama ayah, "
" Iya ayah, kalo soal ini sih, gampang, kalo ada sesuatu, bilang aja ke Aleta, pasti Aleta bantu ! " Seru Aleta.
Beberapa menit kemudian, akhirnya mereka bertiga pergi ke taman yang biasa dikunjungi oleh Aleta, dan Reynand. Mereka pergi ke taman itu, dikawal oleh para bodyguard Reynand.
Sesampainya di taman, ayah mengajak istrinya untuk duduk dikursi taman. Sedangkan Aleta membeli makanan di pinggir jalan, karena ia masih lapar.
" Mumpung ayah sama bunda lagi mesra- mesraan, mending aku makan aja, " Ujar Aleta.
Tiga bodyguard Reynand yang melihat Aleta makan dipinggir jalan langsung menghampirinya.
" Maaf nona Aleta, bukankah nona dilarang makan ditempat seperti ini, oleh tuan Reynand ? " Tanya bodyguard Reynand.
" Udahlah gak papa, lagian Reynand gak ada disini, mendingan kamu temenin saya makan disini, saya yang traktir ! " Ujar Aleta.
" T- tapi nona, saya hanya-"
" Bang, pesen bakso supernya empat porsi ! " Seru Aleta.
" N- nona, kami-"
" Sudahlah, saya tau kalian pasti lapar kan, udah ayo makan sama saya disini ! " Potong Aleta.
Bodyguard Reynand pun hanya bisa pasrah, ia tak bisa melawan istri sang CEO kejam itu.
__ADS_1
Bersambung.......