
Aleta pergi menuju meja makan, ada banyak makanan yang sudah disiapkan. Aleta pun duduk, ia makan siang sendirian. Menunggu ibu mertua yang tak datang datang ke meja makan. Suasana terasa sangat sepi, tak ada yang menemaninya makan siang.
Beberapa menit kemudian, datanglah ayah mertua dengan berpakaian yang sangat rapih. Aleta pun bertanya...
" Ayah, ayah mau kemana ?." Tanya Aleta.
" Ayah mau ke kantor, nak Aleta." Sahut ayah.
" Oh.... yaudah hati hati ya.... ayah." Ucap Aleta.
" Iya, oh iya, yang lain kemana, kok gak makan siang bareng kamu ?." Tanya ayah.
" Eum.... mereka lagi -."
" AHH......... Aleta !!!." Teriak Reynand.
Tiba tiba Reynand berteriak, dan membuat ayahnya dan Aleta terkejut. Mereka berdua pun menghampiri suara teriakan Reynand yang berada di halaman rumah.
Sesampainya disana, Aleta melihat Reynand sedang berlari larian bersama dengan adik nya yaitu Reya.
" Tu- tuan, eh maksudku Reynand.... ada apa ?." Tanya Aleta.
" Iya, kenapa kalian berisik sekali, ada apa ini bunda ?." Tanya Ayah kepada bunda.
" Eum... kita cuma lagi olahraga aja kok, yah... Iya kan Reya ." Ucap bunda.
" Iya, yah... ." Ucap Reya
" Bohong, ayah... bunda sama Reya bohong. Mereka kasih aku ulat bulu, aku kan jijik !!." Ucap Reynand yang sedang memegang sapu lidi.
" Apasih kamu Reynand, siapa yang ngasih kamu ulat bulu." Ucap bunda.
" Tau ih, kak Reynand aneh deh." Ucap Reya.
" Ayah... mereka berdua bohong !." Ucap Reynand.
" Ayah !, ayah gak percaya sama bunda hah !." Ucap Bunda menghampiri ayah dengan wajah yang ganas.
" E- enggak bun, ayah lebih percaya sama bunda kok." Ucap ayah sambil tersenyum tak berdaya.
__ADS_1
" Ayah... kok gitu sih." Ucap Reynand.
Aleta hanya diam dan tertawa melihat kelakuan mereka semua. Tak lama kemudian ayah pun pergi ke kantor, lalu Reynand disuruh oleh bunda untuk membersihkan kolam renang yang ada dilantai 5.
Reynand menyuruh Aleta untuk menemaninya kesana, Aleta pun ikut. Sedangkan Reya terus menerus mengganggu Reynand ketika sedang membersihkan kolam renang nya.
" Ahh !! Reya, diam kamu !!!." Teriak Reynand.
" Gak mau... hahahaha, kak Aleta cepet dorong kak Reynand ke kolam renang." Teriak Reya sambil tertawa.
Aleta tak mau mendorong Reynand ke kolam renang, dikarenakan ia takut nantinya akan di hukum oleh Reynand. Akhirnya bunda datang dan menyuruh Reya untuk masuk ke dalam rumah.
Suasana mulai sunyi, bunda sudah pergi dan masuk ke dalam rumah, hanya tinggal Aleta dan Reynand saja di sana. Reynand mengambil daun daun yang berjatuhan di dalam kolam renang itu. Karena Aleta merasa bosan, ia pun mencipratkan air ke wajah Reynand, namun Reynand hanya diam saja. Aleta mencipratkan air kolam renangnya lagi ke wajah Reynand, tapi ia masih saja tidak memedulikan Aleta, ia tetap membersihkan kolam renangnya.
Ketika Reynand jongkok di di pinggiran kolam renang, Aleta dengan sengaja mendorong Reynand sampai jatuh ke kolam renang. Tapi Reynand tetap tak marah pada Aleta, padahal badannya sudah basah kuyup.
" Tuan, tuan kok tidak marah pada ku ?." Tanya Aleta.
" Ish... dasar perempuan aneh !!, aku marah salah !, terus kalau gak marah juga salah !. Gimana sih !!." Teriak Reynand.
" Perasaan aku gak pernah marah deh sama tuan." Ucap Aleta.
" Enggak juga." Kata Aleta.
" Diem kamu !." Bentak Reynand.
" Maaf tuan, aku kan hanya bercanda saja." Ucap Aleta.
Reynand menghela nafasnya, dan melanjutkan membersihkan kolam renang nya. Lalu Aleta memanggil Reynand terus menerus, dan membuat Reynand merasa terganggu dengan kelakuannya.
" Aleta !!! bisa diam gak sih. Aku itu mau bersihin kolam renang dulu. Aku juga gak akan kemana mana, kamu jangan manggilin aku terus !." Bentak Reynand.
" Emangnya kenapa sih, terserah aku donk !." Sahut Aleta.
" Terserah deh, males aku ngomong sama kamu !." Ucap Reynand.
Aleta terus menerus memanggil Reynand.
" Tuan, tuan, tuan, tuan, tuan, tuan...... ." Ucap Reynand.
__ADS_1
Reynand benar benar kesal, dan pada akhirnya ia berteriak.....
" Aleta !!!. Kamu kenapa sih, kenapa kamu manggil aku terus menerus. Lagi pula aku gak akan ninggalin kamu Aleta !!!." Teriak Reynand.
Aleta terkejut...
" Be - beneran tuan gak akan ninggalin aku ?." Ucap Aleta.
" Iya... aku gak akan ninggalin kamu !." Teriak Reynand.
" Bener nih.... janji yah ." Ledek Aleta.
" Iya !!!. Aku janji gak akan tinggalin kamu untuk selama lamanya Aleta !!!." Teriak Reynand, karena saking kesalnya.
Reynand tak menayadari apa yang ia katakan tadi, Aleta hanya tersenyum mendengar nya. Kemudian dia langsung melanjutkan membersihkan kolam renang nya.
Setelah Reynand membersihkan kolam renang, tiba tiba Aleta mengganggu Reynand lagi.
" Tuan... ." Panggil Aleta.
" Apa !." Ucap Reynand sambil berjalan.
" Tuan... ." Ucap Aleta.
" Apa sih !?." Bentak Reynand.
" Eum... tuan, bener nih gak akan ninggalin aku untuk selama lamanya ?." Tanya Aleta.
" Iya.... ." Ucap Reynand, tanpa menyadari perkataannya.
" Asik.... Tuan gak akan ninggalin aku untuk selamanya.... ." Teriak Aleta.
Tiba tiba Reynand menyadari perkataan itu, ia terkejut seketika...
" A - apa, ka - kamu bilang apa tadi ?. Kamu bilang aku gak akan ninggalin kamu untuk selama lamanya !?." Ucap Reynand.
" Iya, kan tuan yang ngomong sendiri." Sahut Aleta.
Reynand menepuk dahinya, dan menyesali perkataan nya tadi. Sedangkan Aleta berlari lari, sambil tersenyum bahagia.
__ADS_1