
Mulai Mencintai
Reynand dan Aleta memasuki rumah, tiba tiba kepala Reynand terasa sakit.
Nyut.... Nyut.....
" Akh... kenapa tiba tiba kepalaku sakit begini !." Ucap Reynand dalam hati, sambil bersandar di tembok.
" Tu- tuan, tuan kenapa ?." Tanya Aleta.
" Gak papa, mending kamu papah aku ke kamar. Aku mau ganti baju." Ucap Reynand.
" Iya tuan." Ucap Aleta.
Aleta pun memapah Reynand pergi menuju kamar nya, lalu diruang tamu Aleta melihat Reya yang sedang menonton televisi. Karena asik nya Reya tertawa terbahak bahak. Aleta merasa penasaran, jadi dia melepaskan tangan Reynand dan membiarkannya jalan sendiri. Sedangkan ia menonton televisi bersama Reya.
" Aleta ! kenapa malah nonton tv sih !!!." Bentak Reynand.
" Aduh... kak Reynand berisik ba -." Tiba tiba Reya terkejut ketika melihat perban yang ada di kepala Reynand.
" Kak Reynand kenapa, kok kepalanya di perban gitu ?." Tanya Reya.
" Tuan, eh maksudku Reynand tadi habis kecelakaan." Aleta menyeletuk.
" Oh... gitu." Ucap Reya dan melanjutkan menonton tv.
" Reaksi kamu cuma begitu doank !." Ucap Reynand.
" Iya, hahahahaha.... ." Ucap Reya sambil menonton tv dan tertawa.
__ADS_1
" Ish... dasar.... ." Tutur Reynand, dengan raut wajah yang masam.
Reynand menyuruh Aleta memapah nya lagi untuk pergi ke kamar nya. Aleta menolak, karena ia lebih memilih menonton tv dari pada memapah Reynand ke kamar nya.
" Ish.... dasar istri gak perhatian." Ucap Reynand, bermuka masam.
Kaki Reynand melangkah naik ke tangga secara perlahan lahan, setelah sekian lama nya, sampai lah Reynand di kamar nya. Ia pun masuk dan mengganti baju nya yang basah itu.
Dengan wajah yang pucat ia naik ke atas kasur untuk beristirahat. Badan Reynand masih gemetaran karena kecelakaan yang tadi ia alami.
" Hah... seharus nya Aleta menemaniku di sini. Tapi dia malah lebih memilih untuk menonton tv bersama dengan Reya." Ucap Reynand.
Tak selang waktu lama, datanglah satu orang pelayan.
Tok.... Tok.... Tok.....
Suara ketukan pintu terdengar dari arah depan.
Pelayan itu masuk membawakan makanan, yang tidak lain adalah sup daging, bubur, dan makan makanan sehat lainnya untuk di makan oleh Reynand.
" Tuan, silakan di makan." Ucap pelayan itu.
Reynand hanya menatap makanan itu, ia tak menyentuh nya sama sekali.
" Tuan, kenapa tidak dimakan ?." Tanya si pelayan.
" Aku tidak mau makan, kalau bukan Aleta yang suruh." Ucap Reynand.
" Baik tuan, saya akan memanggil nona Aleta." Ucap pelayan itu dan pergi.
__ADS_1
Reynand yang berbaring di atas kasurnya sambil menuggu Aleta datang.
" Apakah benar, aku ini menyukai Aleta." Ucap Reynand didalam hati.
Ia menatap atap kamar nya yang berwarna putih, perlahan lahan matanya tertutup. Reynand pun tertidur, Aleta yang baru saja datang melihat Reynand yang tengah berbaring di kasurnya. Aleta menghampiri Reynand dengan tatapan mata dengan penuh perasaan.
" Tuan." Panggil Aleta dengan suara yang lembut.
( Reynand tak menjawab )
" Tuan sudah tidur yah." Ucap Aleta mengusap ngusap kepala Reynand.
" Aleta... ." Panggil Reynand dengan samar.
Reynand menggenggam tangan Aleta dengan kencang. Aleta pun membalas balik genggaman tangan Reynand. Beberapa jam telah berlalu, Pagi pun datang, Reynand terbangun akibat rasa sakit yang ia rasakan.
Reynand melihat Aleta yang sedang tertidur sambil memegang tangannya. Kulit wajah yang berwarna seputih salju, bulu mata yang lentik serta warna bibir yang lembut membuat Reynand terpesona akan kecantikannya.
Rasa sakit yang dirasakan Reynand mulai menghilang setelah melihat Aleta. Wajah Reynand tersenyum, seraya membelai rambut Aleta.
Reynand beranjak dari kasur nya, ia langsung menggendong Aleta dan menaruh nya di atas kasur dengan sangat berhati hati, agar Aleta tak terbangun.
Ia pun tidur lagi, kali ini Reynand tertidur sambil memeluk Aleta. Dan berkata.....
" Aleta sepertinya aku mulai mencintai mu." Ucap Reynand didalam hati dan menutup mata nya.
Bersambung.....
Tunggu episode selanjut nya ya....😁
__ADS_1
Maaf, kalau masih ada kata kata yang salah dalam penulisan novel ini 🙏😊
Terimakasih....😊