
Baperan
" Tapi bercanda kamu itu bikin kakak kesel terus tau gak !!." Bentak Reynand.
" Aduh... udah deh... gak usah bertengkar. Ayo kita lanjut bikin gorengannya lagi." Ucap Aleta.
" Iya tuh bener." Ucap Joshua dan duduk disamping Aleta.
Reynand yang melihat Joshua duduk disamping Aleta pun membuatnya tambah kesal, ia pun melempar kan wajan ke wajah Joshua.
PLANGGGGGG
" Aduh !!!." Teriak Joshua.
" Heh... emang enak !." Ucap Reynand.
Joshua langsung terjengkang dari kursi meja makan itu akibat lemparan wajan yang diberikan oleh Reynand. Wajah Joshua pun memerah akibat wajan itu.
" Uh... sa-sakit." Ucap Joshua dan berusaha bangkit.
" Tuan anda tidak apa apa ?." Tanya si pelayan dan membantu Joshua untuk berdiri.
" Ih... Reynand, kok kamu kasar begitu sih !." Ucap Aleta.
" Emang nya kenapa ! habis nya sih, dia itu deket deket sama kamu. Aku kan jadi tambah emosi." Ujar Reynand.
" Ih... tapi jangan kayak begitu juga kali kak... kasihan kak Joshua nya." Ucap Reya.
" Ck.. iya iya." Sahut Reynand.
Reynand pun melanjut kan membuat adonan tepung yang sudah jatuh tadi. Ia membuatnya dari awal, Reynand pun mengiris ngiris sayur wortel menjadi kecil kecil sambil melihat ke arah Aleta dan Joshua. Ia selalu waspada terhadap Joshua agar tidak dekat dekat lagi dengan istri nya.
Tiba tiba Aleta mengelap teringat Joshua dengan tisu ketika ia sedang mengiris sayur wortel sama seperti Reynand. Mereka berdua duduk sambil berdekatan. Sedangkan Reynand berdiri dan dibiarkan memotong motong sayuran snedirian. Betapa iri nya Reynand ketika melihat Aleta memperhatikan Joshua seperti itu.
" Kamu keringatan tuh, aku elap yah." Ucap Aleta dan mengelap teringat Joshua.
TAK TAK TAK......
__ADS_1
Suara bisik pisau yang sedang mengiris sayuran, irisan wortel itu perlahan lahan mental ke arah Reya yang sedang menyalah kan kompor.
" Ish.. aduh... kak Reynand. Pelan pelan donk.. motong motong wortel nya. Kena aku tau !." Ucap Reya.
" Diam, kakak lagi emosi." Ucap Reynand dengan tatapan mata yang tajam.
" Kenapa sih." Ucap Reya.
Reya pun menoleh ke arah belakang, ia melihat Aleta dan Joshua sedang berduaan. Lalu Reya pun tahu apa penyebab Reynand marah.
" Oh... jadi kakak emosi gara gara kak Joshua dekat dekat sama kak Aleta." Ucap Reya didalam hati.
TAK....
" Aduhhh... ." Teriak Reynand.
Tiba tiba tangan Reynand terluka akibat terkena pisau. Aleta, dan para pelayan pun terkejut ketika melihat darah yang mengalir di jari telunjuk kiri Reynand.
" Tuan, tuan tidak apa apa !?." Tanya para pelayan yang menghampiri Reynand.
Para pelayan berdatangan menghampiri Reynand akibat hawatir, sedangkan Aleta hanya duduk dan diam saja ketika melihat jari Reynand terluka.
" Tuan, anda tidak apa apa, mari sini saya obati." Ucap salah satu dari pelayan itu.
" Gak perlu, aku bisa obatin luka nya sendiri !." Ucap Reynand sambil menatap Aleta yang masih duduk di sebelah Joshua.
Reynand pun duduk di kursi meja makan sebelah Aleta. Aleta yang melihat Reynand hanya diam saja ketika ia sedang mengobati luka nya sendiri.
" Au.. ssttt." Gumam Reynand sambil memakaikan hansaplas di jari telunjuk nya.
" Kenapa, sakit ya ?." Tanya Aleta.
" Sakit lah, masa enggak !." Ucap Reynand.
" Ih.. jutek banget sih !." Ucap Aleta.
" Lagian sih kamu, bukannya obatin suami kamu. Kamu malah diam aja, gak perhatian banget sih !." Ucap Reynand.
__ADS_1
" Iya maaf, yaudah sini. Aku obatin." Ucap Aleta memegang tanga Reynand.
" Gak usah, aku bisa sendiri !." Ujar Reynand dan menarik tangannya.
" Yaudah." Ucap Aleta.
Reynand pun membersihkan luka nya terlebih dahulu sebelum memakaikan hansaplas di jarinya. Terlihat Reynand sangat kesulita jika mengobati luka nya sendiri.
" Sini, aku yang obatin." Ucap Aleta.
" Gak usah." Reynand menolak.
" Ih.. gak usah baperan ( bawa perasaan ) deh ! sini !." Ujar Aleta menarik tanga Reynand.
Aleta langsung mengobati lukanya. Sedangkan Reynand hanya diam dan tersenyum melihat Aleta yang mengobati lukanya. Wajah nya yang serius membuat nya terlihat lebih imut sampai Reynand tertawa sedikit.
" Ih... jangan gerak gerak donk !." Ucap Aleta.
" Iya iya... ." Sahut Reynand.
Sedangkan Reya, Joshua, dan para pelayan itu hanya memperhatikan mereka berdua saja.
" Hah.... dunia ini serasa milik mereka berdua saja yah." Bisik Reya kepada para pelayan.
" Iya... nona benar." Bisik para pelayan itu dengan senyuman.
" Eumm... tapi nona, apakah benar. Nona Aleta adalah istri nya tuan Reynand ?." Tanya salah satu dari pelayan itu dengan suara yang kecil.
" Iya benar, memang nya kenapa ?." Reya bertanya balik.
" Eum... kami hanya heran saja nona, waktu pertama kali nona Aleta datang kerumah ini, tuan Reynand memberitahu kami kalau nona Aleta adalah pelayan baru di rumah ini. Ia juga sering di siksa oleh tuan Reynand. Tapi kenapa sekarang tiba tiba nona Aleta dia anggap sebagai seorang istri oleh tuan Reynand begitu saja. Memangnya mereka sudah menikah nya nona ?." Tanya si pelayan itu.
Reya yang mendengar nya sangat terkejut.
" A- apa, apa benar yang dikatakan oleh mereka yah. Kalau kak Aleta...... ." Ucap Reya di dalam hati.
Lalu apa yang akan terjadi selanjut nya....
__ADS_1
Apakah kejahatan Reynand akan terungkap atau tidak ???
Tunggu episode selanjut nya ya...😁😁