Istri Polos Bayaran Tuan Muda

Istri Polos Bayaran Tuan Muda
Terbongkar Semua


__ADS_3

Reya masih saja teridiam, ia tak tahu harus menjawab apa kepada bundanya itu.


" Reya ? kenapa kamu diam saja ? tuh kan, pasti ada yang kamu sembunyiin dari bunda, cepat jujur Reya, sebenarnya Reynand itu kemana hah ? " tanya bunda.


" K- kak Reynand habis kecela- " seketika Reya langsung menutup mulutnya.


" Apa ? Reya cepet kasih tahu bunda, Reynand kenapa ? " tanya bunda lagi di telphone.


" K- kak Reynand, habis k- kecelakaan bunda," jawab Reya dengan gugup.


" A- apa !? " bunda terkejut.


" T- tapi, kak Reynand udah sembuh kok bun, sekarang dia udah bisa jalan,terus udah bisa marah- marah lagi kayak dulu, bahkan abis bangun tidur aja, kak Reynand udah bawel hahah.... " ucap Reya dengan panik.


Reya sangat takut, jika bundanya sakit lagi ketika mengetahui bahwa Reynand habis kecelakaan. Jantung Reya mulai berdetak kencang, perasaannya mulai tegang.


" Syukurlah, tapi bunda mau kesana ya, tunggu bunda disana ya Reya, " ucap bunda.


" T- tapi bun-"

__ADS_1


Tiba- tiba bunda langsung mematikan telphonenya begitu saja. Setelah dimatikan telphonenya, Reya merasa sangat panik. Jika kakaknya tahu, pasti ia akan marah jika bunda mengetahui tentang kondisinya itu. Dengan lapang dada, Reya berusaha untuk menerima omelan kakaknya nanti.


" Huftt, aku harus siap ! untuk menghadapi omelan kak Reynand nanti ! " ucap batin Reya seraya menghembuskan nafasnya.


Reya memasuki kamar kakaknya lagi dengan wajah yang sedikit lesu. Ia tahu, apa yang akan terjadi setelah bundanya datang ke ruang rawat kakaknya. Pasti Reynand akan memarahinya habis- habisan. Wajah Reya terlihat tegang.


Beberapa jam telah berlalu, bunda dan ayah datang kembali ke rumah sakit untuk melihat keadaan Reynand. Terlihat ada Reya yang tengah mundar- mandir di depan kamar rawat Reynand dengan ekspresi wajah yang panik.


" Reya ! " panggil bunda.


" B- bunda ! " Reya terkejut.


" Di dalam bun, " sahut Reya.


Setelah mendegar perkataan Reya, bunda langsung masuk ke dalam kamar rawat itu tanpa mengetuk pintu kamarnya. Baru saja masuk ke dalam ruangan Reynand, tiba- tiba bunda sangat terkejut ketika melihat Reynand yang sedang menyuapi Aleta bubur. Begitu pula Reynand, Reynand sangat terkejut melihat kedatangan bundanga.


"B- bunda ! " Reynand terkejut.


" Reynand, Aleta !? "

__ADS_1


Setelah melihat menantu kesayangannya, bunda langsung memeluk Aleta sambil menangis. Bunda sangat bahagia, akhirnya menantunya kembali lagi kepelukannya. Reynand yang melihat ibunya senang, membuatnya merasa tenang. Tiba- tiba Reynand langsung memeluk bunda dari belakang. Ia meminta maaf, karena tidak menjenguknya ketika bunda sedang sakit. Reynand juga meminta maaf, karena telah berbohong juga.


Bunda Reynand yang melihat anaknya, merasa tak tega, ia mengelap air mata Reynand yang perlahan- lahan keluar. Bunda Reynand pun membalas pelukan anaknya. Aleta, dan ayah pun tersenyum melihat sikap Reynand yang manja kepada bundanya.


" Bunda, Aleta sangat bersyukur, karena bisa bertemu dengan bunda lagi, " ucap Aleta sambil tersenyum.


" Iya sayang, bunda juga, syukurlah kamu selamat. Oh ya, siapa orang yang culik kamu, sampai kamu kayak begini hah ! biar bunda laporin ke polisi, " ucap bunda dengan nada suara yang kesal.


" Raka bunda, dia yang udah culik kak Aleta, " Reya menyeletuk.


" A- apa !? Raka ? apa benar kamu diculik oleh Raka sayang ? " tanya bunda kepada menantunya itu.


" I- iya bun, " jawab Aleta.


" Yaampun, gak bunda sangka, ternyata Raka dibalik ini semua, dasar manusia jahat ! tapi kalau dia nyulik Aleta lagi gimana ?" ucap bunda.


" Iya bun, bunda tenang aja, Raka udah dilaporkan ke polisi sama Joshua, jadi bunda gak perlu khawatir, "ucap Reynand.


" Syukurlah, " ucap bunda dan ayah dengan lega.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2