Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )

Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )
Jatuh cinta


__ADS_3

"Makasih Ma, karena akhirnya Mama merestui pernikahan aku dan Tia. Mama ga mau kan kalau orang menganggap aku ini seorang gay, yang mencintai sesama jenis?" ucap Al.


"Sudah tak perlu bahas yang tak penting! Mama sudah memutuskan untuk merestui pernikahan kalian, semoga kamu hidup bahagia dengannya," ucap Mama Meri membuat Al tersenyum dan memeluk erat sang Mama.


Mama Meri meminta Al membawa Tia ke rumah untuk makan malam bersama, Mama Meri ingin lebih mengenal dekat sosok Tia. Al berjanji akan membicarakan hal ini kepada Tia. Ada perasaan takut yang di rasa Tia saat ingin bertemu, dia merasa takut kalau orang tua Al tak merestui pernikahan mereka.


"Tenang saja sayang, kamu jangan tegang seperti ini. Mama sudah merestui hubungan kita kok," ucap Al menggenggam tangan Tia erat mencoba menenangkan. Tia sudah terlihat tenang. Mereka berdua memasuki kediaman orang tua Al.


Kini mereka sudah berada di ruang tamu, saling bertatap muka. Netra mereka saling bertemu. Mama Al terus memperhatikan Tia dari atas sampai bawah, membuat Tia salah tingkah.


"Kamu yakin mau menerima Al apa adanya? Kamu sudah tau kan kondisi Al seperti apa? Apa kamu tak akan menyesalinya?" tanya Mama Meri seperti menyelidik.


"I-iya saya sudah yakin bu. Saya akan menerima kondisi Al apa adanya." sahut Tia gugup. Suasana terlihat tegang. Al tersenyum bahagia saat mendengar penuturan Tia, baru kali ini dia merasakan jatuh cinta kembali lagi. Pertemuan singkat mereka ternyata membekas di hati.


❤️❤️❤️


"Makasih ya sayang, aku bahagia banget hari ini. Semoga proses perceraian kamu berjalan lancar dan kita segera menikah. Ada perasaan sedih di hatiku, kalau milik aku tak ada masalah seperti ini pasti aku sudah membahagiakan kamu," ucap Al getir.


"Sudah jangan bahas masalah itu lagi, aku sudah putuskan menerima kamu apa adanya," protes Tia yang merasa tak suka dengan penuturan Al yang masih saja mempermasalahkan kekurangannya.

__ADS_1


Al menggenggam tangan Tia dengan erat. Netra mereka bertemu dan perlahan wajah mereka saling mendekat seperti terhipnotis, bibir mereka semakin mendekat. Al memulai mencium bibir Tia. Tia tersentak kaget Mendapatkan serangan dadakan. Ciuman mereka semakin memanas, lidah mereka saling membelit satu sama lain.


"I Love You Sayang. Aku cinta padamu," ucap Al membuat wajah Tia memerah menahan rasa malu. Di saat pasokan oksigen hampir habis, Al menghentikan aktivitas ciuman mereka. Tia merutuki dirinya, karena mudah sekali terhanyut membalas ciuman itu.


❤️❤️❤️


Al seorang laki-laki yang gentle. Meskipun hubungan mereka sangat singkat, tetapi dia ingin membuktikan perasaannya kepada Tia, dengan mengatakan kalau dia jatuh cinta. Al langsung ingin menemui Papa Fahri, membicarakan tentang keseriusan dirinya untuk mempersunting Tia.


"Sebelumnya saya minta maaf om, kalau permintaan saya terlalu cepat. Tetapi perasaan saya memang benar apa adanya, saya berniat mempersunting Tia menjadikan Tia sebagai istri saya," ucap Al tegas.


"Apa kalian sudah yakin? Pernikahan bukan sebuah permainan." sahut Ayah Fahri menegaskan. Dia memperhatikan wajah Al dan Tia secara bergantian. Mereka menjawab dengan kompak kalau mereka sudah yakin untuk menikah. Fahri sebagai seorang Ayah tentu saja menyetujui saja, asalkan anaknya bahagia dan merasa yakin dengan pilihan untuk hidupnya. Dia menyerahkan semuanya kepada anaknya.


❤️❤️❤️


"Lusa aku akan menjalani sidang perceraian dengan mantan istriku, setelah itu kami akan resmi bercerai. Apa kamu mau menjadikan posisi dia?" tanya Adit sambil merangkak naik ke atas tubuh Emeli.


"Sudah aku katakan berkali-kali hubungan kita hanya sekedar partner sek*s. Suamiku sangat kaya raya, aku tak akan pernah mau bercerai dengannya. Mengapa kamu masih meributkan hal ini lagi?" ucap Emeli membuat harga diri Aditya terjatuh. Baru kali ini dia di perlakukan seperti ini, kemarin-kemarin dia 'lah yang seperti itu.


Aditya turun kembali dari tubuh Emeli, dirinya terlihat kecewa. Moodnya menjadi hilang untuk bercinta. Ternyata apa yang Aditya lakukan selama ini, hanya bisa memiliki Emeli sesaat.

__ADS_1


"Bukankah hal ini menguntungkan kedua belah pihak? Tidak ada ikatan antara kita, tetapi kita bisa menuntaskan hasrat kita." ucap Emeli.


Emeli mencoba menggoda Aditya dengan duduk di atas pangkuan Aditya. Meskipun usia Emeli tak muda lagi, tetapi wajah dan tubuhnya mash terlihat kencang dan mampu menandingi yang masih muda. Perbedaan usia Adit dan Emeli sangat jauh.


Lidah Emeli bermain menyelusuri leher Aditya hingga ke tubuhnya, membuat Aditya mendesau kembali. Emeli memang pintar membuat Aditya terlena. Dia langsung mencum*bu mesra bibir Aditya, tangannya mengarahkan tangan Aditya untuk bermain di bukit kembar miliknya.


"Aaaahh ... Aaaaahhh, " desauan keluar dari bibir keduanya. Mereka berdua sudah bergelora kembali. Aditya langsung mengangkat tubuh Emeli ke ranjang untuk melanjutkan permainan. Kini Aditya yang memimpin. Membenamkan bibirnya di bukit kembar milik Emeli. Menghis*apnya secara bergantian membuat Emeli mengerang mendapatkan pelepasan. Aditya langsung menji*lati milik Emeli, menghisap hingga habis, membuat Emeli menjerit keenakan. Tentu saja hal itu membuat Aditya bertambah semangat.


Aditya mulai membenamkan miliknya dan memompanya dengan kasar. Justru hal ini Emeli sangat menikmati, dia mempunyai kelainan dalam bercinta. Seorang maniak sek*s. Emeli memang partner terbaik untuk Aditya. Aditya membalikkan tubuh Emeli, membelakangi Aditya. Permainan Aditya semakin brutal. Tetapi hal itu membuat Emeli terus mengeluarkan suara-suara merdu.


"Aaahhh sayang ..." racau Aditya saat mengalami pelepasan. Tubuh dia ambruk. Aditya membaringkan tubuhnya di ranjang, kakinya terasa bergetar. Aditya mencoba mengatur napasnya yang masih terengah-engah.


"Sayang ... istirahat dulu. Aku lelah," ucap Aditya yang merasa tubuhnya terasa lelah. Tetapi Emeli menginginkan kembali. Dia memasukkan milik Aditya ke mulutnya dan mengulumnya. Membuat Aditya bergairah kembali.


"Kamu memang hebat sayang, selalu membuat aku terlena. Membuat aku jatuh cinta padamu. Aaahhh sayang, nikmat sekali. Semakin dalam sayang, di percepat. Enak sayang. Aaahhhh," racau Aditya akhirnya mengalami pelepasan kembali. Aditya langsung mengecup kening Emeli.


"Terima kasih sayang, I Love You, " ucap Aditya dan Emeli hanya membalas dengan senyuman. Dia selalu menekankan hatinya untuk tidak jatuh cinta kepada Aditya, hubungan mereka hanya untuk saling memuaskan tak ada hubungan spesial. Berbeda dengan Aditya yang justru tergila-gila dengan Emeli.


Sambil menunggu up mampir di karya temanku yuk

__ADS_1



__ADS_2