Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )

Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )
Proses Lamaran


__ADS_3

Setelah tahap perkenalan keluarga dan lamaran secara dadakan yang di lakukan Adrian, akhirnya hari ini mereka melakukan proses lamaran secara resmi. Acara tersebut akan di laksanakan secara tertutup dari publik hanya akan di hadiri oleh kedua pihak keluarga. Nantinya kedua orang tua Aditya akan hadir pula di acara lamaran tersebut.


Ada perasaan tak enak yang di rasakan Felisa saat mengatakan kepada kedua orang tua Aditya, bahwa dirinya akan menikah kembali. Sungguh di luar dugaannya, kedua orang tua Aditya justru merestuinya. Mereka ingin Felisa merasakan kebahagiaan kembali meskipun bukan dengan anaknya. Elang cucunya pun membutuhkan sosok bapak yang tidak pernah dia dapatkan dari bapak kandungnya yang tak lain anaknya.


"Semoga kelak aku bisa merasakan kebahagiaan lagi. Menghapus air mata kesedihan aku dan berharap dia bisa menggantikan posisi Mas Adit untuk Elang," ucap Felisa dalam hati.


Felisa terlihat sangat cantik dengan balutan gaun panjang yang terlihat mewah di tambah riasan yang natural. Entah dirinya harus merasa bahagia atau tidak, di mana dirinya belum mempunyai cinta di hatinya untuk calon suaminya. Tetapi dirinya yakin, seiring waktu berjalan dirinya akan bisa mencintai sosok Adrian.


Adrian beserta keluarganya baru saja sampai di kediaman Felisa. Dia terlihat sangat tampan dengan balutan kemeja batik yang senada dengan celana panjangnya dan juga warna sepatunya.


Acara lamaran di mulai, Adrian tak jemu memandang wajah cantik calon istrinya. Meskipun Felisa sudah melahirkan seorang anak, tetapi tubuhnya masih terlihat langsing seperti anak gadis. Adrian sudah merasa yakin untuk tetap meminang Felisa walaupun sudah tidak perawan lagi.


"Terima kasih sudah menerima aku di hidup kamu," ucap Adrian saat akan memasangkan satu buah cincin bermata berlian. Adrian memberikan dua buah cincin untuk Felisa. Felisa hanya menganggukkan kepalanya sambil memberikan senyuman termanisnya.


Nisa tak bisa hadir di acara lamaran Felisa dengan Adrian, karena sedang mengalami ngidam yang luar biasa. Melihat sang kakak akan segera melangsungkan pernikahan, ada sepercik di hati Kenzi untuk keinginan menikah kembali. Terlebih dirinya seorang laki-laki normal, membutuhkan tempat pelampiasan hasratnya. Dia juga membutuhkan seseorang yang bisa setia mendampingi dirinya melanjutkan kehidupan. Sudah saatnya dirinya mengubur keinginan untuk memiliki Nisa kembali. Nisa telah berbahagia dengan Fatih.

__ADS_1


"Selamat ya Fel, akhirnya kita jadi besan ni?" Messy memberikan ucapan kepada Felisa. Felisa merasa bahagia karena selalu di kelilingi oleh orang-orang yang sangat menyayanginya.


"Selamat ya sayang, semoga semuanya berjalan lancar. Kelak kamu bisa mendapatkan kebahagiaan di pernikahan kamu keduanya," doa yang tulus yang di ucapkan Mama Indah. Kemudian dirinya beralih ke Adrian.


"Kami titip Felisa dan Elang ya! Tolong berikan kebahagiaan untuk mereka. Sayangi mereka!" ucap Mama Indah yang sudah terisak tangis. Dia tak mampu lagi membendung perasaan sedihnya. Dia merasa malu karena sang anak telah mencoreng nama baik dirinya dan suaminya. Air mata jatuh satu persatu. Felisa langsung memeluk sang mertua, suasana terlihat haru.


"Sudah Ma lupakan saja semuanya! Felisa sudah mengikhlaskannya. Felisa yakin kalau semua ini karena kehendak Allah. Mama jangan sedih lagi ya!" ucap Felisa menenangkan ibu mertuanya. Ingin rasanya Adrian merangkul tubuh calon istrinya, tetapi dia menahannya. Adrian sangat bangga dengan sosok Felisa yang kuat dan tegar.


Doa terbaik untuk mereka. Semua yang hadir di acara lamaran turut mendoakan agar semuanya berjalan lancar.


"Kamu cantik banget si?" puji Adrian dan Felisa hanya menjawab terima kasih. Felisa masih terlihat sangat kaku. Cukup berat untuk beradaptasi dengan orang baru di hidupnya. Adrian justru semakin tertantang untuk menaklukkan hati Felisa yang bersikap datar kepadanya.


❤️❤️❤️


Hari ini adalah hari di mana mereka akan melakukan sesi foto prewedding. Konsep foto pre-wed nya tak ada kontak fisik sesuai permintaan Felisa. Untuk pakaian pernikahan, berasal dari butiknya sendiri.

__ADS_1


"Masih tidak menyangka aku, akhirnya sebentar lagi kita akan menikah. Aku bahagia banget akhirnya bisa memiliki kamu," ucap Adrian saat perjalanan pulang.


"Aku masih tak habis pikir, kok bisa ya kamu masih tertarik sama aku. Padahal aku seorang janda loh, lagi pula aku sudah memiliki anak. Kamu yakin tidak akan menyesal di kemudian hari?" tanya Felisa menyelidik.


Sebelum mengantarkan pulang, Adrian mengajak Felisa untuk makan dulu. Kini mereka sudah sampai di sebuah restoran mewah. Adrian ingin mengobrol banyak dengan Felisa.


"Maaf tadi obrolan kita harus terputus, kita lanjut sekarang ya. Aku sudah merasa yakin untuk memilih kamu. Mungkin ini yang di namakan jodoh. Bagiku janda itu hanyalah sebuah status seperti yang aku sering bicarakan. Aku tak masalah, yang terpenting nantinya kamu bisa mencintai aku dengan tulus." sahut Adrian.


Felisa menganggukkan kepalanya. Tak ada salahnya dia menjalankan apa yang Adrian inginkan. Menurut Felisa calon suaminya itu baik dan serius kepadanya. Lagi pula sejak awal dirinya sudah menjelaskan statusnya saat ini.


❤️❤️❤️


"Halo Kak. Selamat ya Kak, semoga semuanya berjalan lancar. Aku ikut senang mendengarnya. Sudah saatnya Kakak merasakan kebahagiaan kembali. Maaf aku kemarin ga bisa datang. Ngidamnya para kak," ucap Nisa mengawali pembicaraan di telepon.


"Amin. Makasih ya Nis doanya. Kakak ikut senang juga mendengar kamu lagi hamil. Semoga selalu di beri kesehatan untuk kamu dan bayi kamu." ungkap Felisa dan di aminkan oleh Nisa.

__ADS_1


Nisa dan Fatih sangat berbahagia. Karena kelak mereka bukan hanya memiliki satu orang anak saja, Fatih dan Nisa akan memiliki anak kembar. Menurut hasil pemeriksaan USG, terdapat dua kantung janin. Terkabul doa Fatih yang menginginkan memiliki banyak anak.


"Ken, kamu sudah ya jangan ganggu Nisa lagi. Dia sudah hidup bahagia sama suaminya. Bahkan sebentar lagi mereka akan memiliki anak kembar. Lebih baik kamu mencari istri kembali. Kamu masih muda, ganteng, kerjaan kamu juga sudah enak jadi ga ada alasan kamu masih betah hidup sendiri. Yang terpenting pesan kakak, jangan pernah melihat seorang wanita dari penampilannya. Lihatlah seorang wanita dari tutur katanya dan karakternya. Pengalaman masa lalu kamu jadikan pelajaran yang berharga di hidup kamu. Kakak berdoa agar kamu segera mendapatkan jodoh yang terbaik untuk kamu," ucap Felisa.


__ADS_2