Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )

Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )
Tiada maaf bagimu


__ADS_3

"Kenapa kamu kaget? Wanita yang selama ini kamu hina dan sakiti, ternyata anak pemilik perusahaan tempat kamu bekerja?" ujar Aisyah sambil menatap wajah Kenzi sinis.


"Maafkan aku Syah! Maafkan semua kesalahan yang aku perbuat dulu!" ucap Kenzi dengan wajah mengiba, bahkan Kenzi menghilangkan perasaan gengsinya dengan berlutut di kaki Aisyah.


Tentu saja hal ini menjadi pusat perhatian di kantor. Banyak karyawan saling pandang seolah bertanya ada masa lalu apa antara Kenzi dan Aisyah. Dan mereka merasa kaget jika Aisyah adalah anak bos di tempat mereka bekerja.


Pak Hadi yang mendengar keributan di luar, merasa terpanggil ke luar. Alangkah kagetnya dia saat melihat sang anak sedang berlutut di kaki Aisyah. Dan menjadi pertanyaan besar mengapa anaknya sampai seperti itu, berlutut di kaki Aisyah? Lalu mengapa ada Bos Fahri di sana? Apa hubungannya dengan mereka?


"Kenzi mengapa kau seperti itu, nak? Ada apa?" tanya Pak Hadi. Dia merasa bingung melihat wajah sang anak yang terlihat lesu tak bersemangat.


"Cih, ternyata orang kepercayaan saya di sini di luar kantor menjadi sosok yang tak mempunyai hati." sindir Fahri. Tentu saja sindiran itu membuat Pak Hadi tersentak kaget. Menambah teka teki di kepalanya.


Karna tak ingin menjadi tontonan gratis para karyawan, dan membuat para karyawannya menjadi tak bekerja. Fahri mengajak Kenzi dan Pak Hadi berbicara di ruang meeting.


Suasana ruangan terasa mencekam, terlebih yang di rasa Kenzi dan Pak Hadi saat itu. Perasaannya saat itu tak mampu di uraikan dengan kata-kata. Jantungnya tak mampu lagi di kendalikan. Jika mereka memliki penyakit jantung, mungkin kini hanya tinggal sebuah nama. Nafasnya pun kini sudah terasa sesak.


"Maafkan saya pak! Saya tak tahu jika Aisyah adalah anak bapak. Sekali lagi saya minta maaf!" ucap Pak Hadi. Kenzi pun tak putus-putusnya mengucapkan kata maaf.


"Kalau sudah begini, kalian baru meminta maaf! Itupun karna Aisyah anakku, jadi kalian merasa takut! Semua sudah terlambat! Nasi sudah menjadi bubur, kalian telah menorehkan luka yang mendalam di hati anak saya! Aisyah anak tunggal saya! Karna Tia bukanlah anak kandung saya, dia hanya sekedar anak angkat. Aisyah adalah pewaris tunggal harta kekayaan saya!" ucap Fahri geram.

__ADS_1


Orang tua mana yang ingin melihat anaknya di hina hanya karna dulu Aisyah orang yang tak punya. Mereka dengan seenaknya memperlakukan Aisyah seperti pembantu, padahal Aisyah adalah istri Kenzi meskipun hanya menikah secara sirih.


"Maaf pak, jika bapak berkenan. Sebagai bentuk permintaan maaf saya, saya memohon izin untuk menikahi Aisyah kembali dan akan berjanji akan memperlakukan Aisyah dengan sebaik mungkin. Karna saya sudah mencintai Aisyah." ungkap Kenzi dengan tak tau malunya.


Fahri langsung tertawa dengan keras, namun sangat menakutkan. Membuat nyali Pak Hadi dan Kenzi semakin menciut. Terlebih saat itu Fahri sambil menatap tajam ke arah keduanya secara bergantian.


"Dasar orang tak tahu malu! Apa kau tak merasa malu berkata seperti itu kepada saya? Kamu pikir saat mau memberikan putri kesayangan saya untuk pria seperti kamu? Kamu sama saja merendahkan saya! Apa kau tak sadar jika kamu sudah memiliki seorang istri? Saya tak sudi, anak saya yang sempurna hanya di jadikan istri kedua!" ucap Fahri geram.


"Lagi pula Aisyah ga mau ayah sama dia. Hati Aisyah masih merasa sangat sakit. Aisyah masih ingat penghinaan yang di lakukan dia, istrinya, dan keluarganya. Aisyah yakin apa yang di lakukan dia tak tulus, semua itu karna Aisyah sudah berubah cantik dan Aisyah adalah anak ayah. Sampai kapan pun, tiada maaf bagimu!" Akhirnya Aisyah ikut bicara.


Fahri sangat mengerti apa yang di rasa anaknya. Dia mengelus lembut punggung sang anak. Fahri akan berusaha untuk melindungi dan membuat bahagia sang anak.


Pak Hadi dan Kenzi langsung berlutut di kaki keduanya, meminta maaf dan memohon agar mereka tak di berhentikan dari pekerjaan mereka. Karna mereka membutuhkan pekerjaan itu. Mereka mengungkapkan rasa penyesalan atas apa yang dia lakukan dulu kepada Aisyah. Tapi Fahri tak mempedulikannya, dia menyuruh Kenzi dan Pak Hadi untuk keluar dari ruangan. Namun Kenzi tetap terus berusaha, dia mengatakan akan menceraikan Farrah karna yang dia cinta sekarang adalah Aisyah.


Tes


Tes


Tes

__ADS_1


Air mata Aisyah akhirnya menetes satu persatu. Meluapkan perasaan sakit yang dia rasakan. Bahkan permintaan maaf dari Kenzi dan Pak Hadi tak dapat menutupi perasaannya sakitnya.


"Sabar nak! Tak perlu ada lagi yang kamu tangisi! Kamu tak akan lagi mengalami hal seperti itu lagi! Ayah akan melindungi kamu, meskipun nyawa ayah yang akan menjadi taruhannya!" ucap Fahri.


"Aisyah sayang ayah dan bunda." ucap Aisyah sambil memeluk sang ayah erat.


Fahri merenggangkan pelukannya dan mencoba menghapus air mata yang membasahi wajah anaknya.


"Sudah ya jangan nangis lagi! Ayah tak ingin lihat kamu bersedih, ayah akan menukarnya dengan kebahagiaan agar kamu bisa tersenyum. Sudah cukup selama ini kamu menderita. Jika kamu terlihat lemah seperti ini, mereka akan menertawakan kamu!" ujar Fahri dan Aisyah menganggukkan kepalanya.


Fahri menggandeng tangan Aisyah ke ruangan Fatih, dan Fatih menyambutnya. Fatih memilih untuk tidak ikut campur saat tadi. Dia memilih melanjutkan pekerjaannya dan menyerahkannya kepada Fahri dan Aisyah.


"Fatih, saya mau mengucapkan terima kasih kepada kamu. Karna kamu adalah Dewa penolong untuk anak saya, orang yang sangat berjasa dalam perubahan hidup Aisyah. Mengangkat Aisyah dari keterpurukan. Ucapkan saja permintaan apa yang ingin kamu inginkan dari saya sebagai bentuk ucapan terima kasih saya!" ungkap Fahri.


"Tidak perlu pak, saya ikhlas melakukannya! Apa yang saya lakukan hanya dasar kemanusiaan. Menolong orang yang lemah. Lagi pula selama ini bapak sudah sangat baik sama saya! Memberikan jabatan yang tinggi untuk memimpin perusahaan ini, meskipun saya bukan lagi menjadi menantu bapak." sahut Fatih.


Fahri tersenyum, dia bangga dengan sifat Fatih. Tak salah jika dia dulu hingga sekarang masih memberikan kepercayaan untuk Fatih. Lagi pula dia mengangkat Fatih sebagai direktur, bukan karna Tia. Tapi karna kemampuan Fatih dalam memimpin perusahaan. Fatih adalah bukan dari kalangan berada, namun dia memiliki otak cerdas dan semangat untuk hidup sukses.


Fatih adalah salah satu contoh seorang anak dari panti asuhan yang bisa meraih kesuksesan. Dia bekerja sambil kuliah. Awalnya dia hanya seorang staf Fahri dan Tia sering kali menemui sang ayah di kantornya. Hal itu yang membuat Tia jatuh cinta pada Fatih, hingga akhirnya mereka menikah. Pernikahan mereka atas dasar pengabdian. Karna Fahri sangat baik padanya dan bahkan saat Fahri memiliki kantor cabang, perusahaan Aneka Karya langsung di serahkan kepada Fatih untuk dia pimpin.

__ADS_1


__ADS_2