
Aisyah termenung menatap bintang yang bertaburan di langit. Dirinya teringat akan kehidupan masa lalunya yang begitu menyakitkan. Betapa dirinya sering kali mendapatkan perlakuan tidak baik dari Kenzi, Farrah, dan juga keluarganya Kenzi. Bahkan dengan teganya merek memperlakukan Aisyah sebagai pembantu.
"Aku harus kuat, apapun yang terjadi aku harus tetap pada pendirian aku untuk memberikan pelajaran berharga kepada mereka! Aisyah wanita yang kuat! Mereka pantas mendapatkan balasan yang setimpal atas apa yang dia lakukan padaku dulu." ucap Aisyah menguatkan hatinya.
Tujuannya hanya satu agar Kenzi, Farrah, dan keluarga Kenzi menyadari bahwa semua manusia di dunia ini memiliki kedudukan yang sama di mata Allah dan yang membedakannya yaitu keimanan dan ketakwaannya. Tak patut untuk kita berbuat sombong, untuk menghina dan menindas orang yang berada di bawah kita. Jika Allah berkehendak maka terjadilah. Perlunya menyadari bahwa roda kehidupan berputar, ada kalanya kita berada di posisi di atas dan bisa saja berputar berada di bawah. Hal itu yang selalu menjadi acuan dalam hidupnya. Aisyah terus bersemangat dan berdoa, berharap kelak dia akan mendapatkan kebahagiaan.
❤️❤️❤️
Kenzi menghampiri meja kerja Aisyah, terlihat Aisyah sedang mengutak-atik laptopnya. Meskipun dulu dia belum pernah menggunakan laptop, tapi dia terus belajar dan tentunya semua ini tak lepas dari campur tangan Fatih yang terus membimbing Aisyah menjadi wanita yang pintar. Bagi Fatih, sayang jika di kembangkan karna Aisyah dasarnya cerdas hanya perlu di asah ilmunya.
"Syah, aku cemburu lihat kamu sangat dekat dengan Pak Fatih. Sepertinya dia menyukai kamu? Aku sudah menyelidiki semuanya, kamu bukan sepupu dia kan? Kamu bohongi aku? Kamu itu simpanan dia ya? Karna dia itu seorang duda." cerocos Kenzi membuat Aisyah merasa kesal karna Kenzi diam-diam mencari tau tentang dirinya dan menuduh dirinya sebagai seorang simpanan Fatih. Ini suatu penghinaan, karna Fatih adalah seorang pria yang baik dan taat agama. Meskipun Fatih seorang duda, tak sekalipun dia memanfaatkan Aisyah untuk memuaskan naf*su nya.
Aisyah langsung bangkit dari tempat duduknya dan menatap tajam ke arah Kenzi.
"Owh syukurlah kalau kamu sudah mengetahui semuanya, jadi aku tak perlu menutupi semuanya lagi! Itu bukan urusan kamu, aku mau berhubungan dengan siapa pun! Karna kamu bukan siapa-siapa aku! Meskipun nantinya aku akan menikah dengan bang Fatih. Bukankah suatu hal yang bagus? Aku bisa membuktikan bahwa aku bisa mendapatkan pendamping yang lebih baik dari kamu." sahut Aisyah ketus.
Kenzi menggelengkan kepalanya, dia merasa tak rela jika mantan istrinya yang telah berubah cantik akan di miliki pria lain.
"Cih, dasar pria breng*sek! Dulu kau menjadikan aku sebagai istri yang tak di hargai, membuang aku seperti sampah, menghina aku sesukamu. Sekarang setelah aku berubah cantik, kamu mengejar-ngejar aku! Sampai tak memiliki rasa malu lagi." gerutu Aisyah dalam hati.
__ADS_1
Aisyah memilih pergi meninggalkan Kenzi dan pergi menghampiri bang Fatih di ruangannya.
Tok...Tok
Aisyah membuka sedikit pintu ruangan Fatih dan mengucapkan salam.
"Walaikumsallam, sini masuk aja!" ujar Fatih.
Aisyah melangkahkan kakinya memasuki ruangan Fatih dan menutup pintu ruangan Fatih kembali.
"Bang, sibuk ga? Aku mau curhat donk!" ucap Aisyah membuka obrolan. Fatih tersenyum melihat tingkat Aisyah seperti seorang adik yang bersikap manja dengan seorang kakak. Terlebih perbedaan usia mereka sangat jauh. Aisyah kini masih berusia 19 tahun dan Fatih berusia 35 tahun.
Aisyah menduduki bokongnya di sofa yang berada di ruang kerja Fatih, dan mulai menceritakan kekesalannya kepada Kenzi. Kenzi menuduh dirinya sebagi simpanan Fatih dan merasa tidak suka Aisyah dengan Fatih. Aisyah juga bercerita, jika Kenzi terus menerus mengajaknya kembali dan bahkan berniat menceraikan Farrah jika Aisyah mau kembali kepadanya.
Fatih langsung berjalan menghampiri Aisyah dan ikut duduk di sebelah Aisyah.
"Gini aja Syah, Abang sih ga bisa kasih masukan macam-macam karna semuanya Abang serahkan ke Aisyah. Abang hanya ingin bilang, jika seorang cowok yang mencintai kita karna sesuatu berarti cintanya ga tulus. Sekarang gini, kalau dia memang cinta sama Aisyah kenapa ga dari dulu, kenapa saat Aisyah udah berubah cantik? Menurut Abang sih lebih baik Aisyah fokus dan terus memantapkan hati Aisyah untuk tidak goyah dengan sikap Kenzi, fokus kepada tujuan Aisyah untuk memberikan pelajaran berharga untuk mereka! Abang ga bisa ngasih masukan macam-macam, karna Abang pun gagal menjadi seorang suami." ucap Fatih dan Aisyah mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Semangat, kamu pasti bisa! Kamu harus buktikan bahwa Aisyah wanita yang kuat!" ujar Fatih.
__ADS_1
Setelah meluapkan perasaan hatinya, Aisyah pamit kembali bekerja kembali. Dan mengucapkan terima kasih, karna Fatih selalu ada untuknya.
"Udah menggodanya, wanita murahan!" sindir Farrah saat melihat Aisyah keluar dari ruangan Kenzi. Mendengar penghinaan Farrah tentu saja membuat Aisyah merasa geram.
"Sepertinya kamu ga pernah takut ya dengan apa yang kamu lakukan ke aku? Apa perlu aku memberikan kamu pelajaran berharga yang bisa menutup mulut kamu?" geretak Aisyah sambil tersenyum sinis.
Sebenarnya yang di sebut wanita penggoda dan murahan adalah dirinya sendiri. Karna mau berhubungan intim dengan Aditya dan mengkhianati suami dan kakak iparnya. Padahal Felisa sang kakak ipar saat ini sedang hamil, dan dengan teganya dia hadir di tengah-tengah pernikahan kakak iparnya sebagai penggoda.
"Apa aku minta tolong bang Fatih aja ya suruh pecat Farrah. Biar nanti aku saja yang menggantikan posisi Farrah. Jika aku mau belajar, lama kelamaan aku pasti bisa mengerjakan tugas sebagai sekertaris. Rasanya aku sudah tidak sabar untuk memberikan pelajaran kepada Farrah." gumam Aisyah dalam hati.
Tekadnya Aisyah sudah bulat, mungkin di mulai dari Farrah Aisyah memulai pelajaran ini. Agar Farrah sadar, tak ada yang patuh di sombongkan di dunia ini. Jabatan sekertarisnya sewaktu-waktu bisa saja di cabut.
"Kalau seperti ini, aku seperti malaikat pencabut nyawa saja. Oh, Aisyah... mengapa kamu berubah menjadi orang yang tega seperti ini? Padahal dulu kamu wanita yang lemah lembut, rasa sakit hati yang kamu rasa membuat kamu berubah." Aisyah bermonolog dengan dirinya sendiri.
❤️❤️❤️
"Kamu selingkuh ya di belakang aku? Kenapa sekarang kamu selalu pulang malam? Kita ini satu kantor, aku tau jadwal kamu pulang kerja!" ujar Kenzi geram. Bagaimana tidak emosi jika setiap hari kerja Farrah selalu pulang larut malam dan bahkan setiap hari libur Farrah sering kali pergi entah kemana.
"Kamu bisa berbuat itu, aku pun juga bisa! Aku ini punya hati dan perasaan. Mas sudah berubah, bukan Kenzi yang aku kenal dulu!" sahut Farrah yang tak kalah geram.
__ADS_1
Mendengar penuturan istrinya, Kenzi hanya diam membisu karna apa yang di katakan sang istri memang benar adanya, dia lah yang membuat pernikahan mereka seperti ini.
Selamat hari Senin, selamat beraktifitas! Boleh donk author minta Vote nya😄😃🙏