Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )

Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )
Pertemuan dengannya


__ADS_3

"Maaf, maaf aku tak sengaja," ucap Kenzi saat tak sengaja bertabrakan dengan seorang wanita di sebuah pusat perbelanjaan. Saat itu Kenzi hendak menemui kliennya di sebuah restoran yang berada di pusat perbelanjaan itu.


"Iya, tak apa. Aku juga minta maaf karena berjalan sambil bermain ponsel," ucap Nabila lembut. Seketika mata mereka saling pandang.


"Sekali lagi aku minta maaf, permisi!" ujar Kenzi dan pergi berlalu begitu saja meninggalkan Nabila.


Nabila Ayudya seorang wanita berusia 25 tahun yang berniat hijrah mencari jodoh terbaik untuknya. Setelah pengkhianatan tunangannya, dia memutuskan menggunakan hijab dan berniat segera menikah jika menemukan pria lain yang berniat serius kepadanya.


Saat itu Nabila baru saja pergi ke toko buku untuk membeli buku-buku bertema islami. Berniat memperdalam ilmu agama agar kelak dirinya bisa menemukan pendamping yang seiman dengannya. Joseph adalah mantan tunangannya yang beragama nasrani. Awalnya Nabila berniat berpindah agama, tetapi takdir masih menyayangi dirinya. Sebelum terjadi pernikahan, Nabila di beri petunjuk bahwa Joseph berselingkuh dan bahkan yang lebih menyakitkan lagi Joseph selingkuh dengan sahabatnya sendiri. Joseph berselingkuh karena Nabila tak pernah mau di ajak berhubungan intim. Membuat dirinya mencari kepuasan dengan Sarah.


Meninggalkan Kenzi dan Nabila, ada pasangan yang sedang merasakan kebahagiaan. Felisa sedang menginap di sebuah Villa yang berada di kawasan Puncak Bogor. Menikmati liburan dengan sang suami dan juga Elang.

__ADS_1


"Elang, Papa sini lihat Mama!" teriak Felisa saat dirinya berniat memotret kebersamaan Elang dengan Adrian di kolam renang.


Mereka terlihat sangat bahagia. Felisa bersyukur karena Adrian sangat mencintai dirinya. Berharap kebahagiaan selalu menyertai dirinya.


"Semoga rasa cinta Papa tak pernah berubah ke Mama. Doakan Mama selalu. Mama takut jika cinta kamu mengalami nasib yang sama seperti Kak Elang yang di tinggalkan Papanya saat masih dalam kandungannya." Felisa bermonolog dalam bayi dalam kandungannya sambil mengelus perutnya.


"Ayo lagi mikir apa? Kok tatapan kamu kosong seperti orang yang sedang berpikir sesuatu?" ucap Adrian yang tiba-tiba saja datang menghampiri Felisa. Felisa memilih berbohong, kalau dirinya sempat berpikir dan ketakutan kalau-kalau Adrian akan meninggalkan dirinya seperti Aditya dulu.


"Yang, geli!" ucap Felisa saat lidah Adrian menyusuri lehernya.


"Aku sangat menginginkannya. Boleh ya," bisik Adrian. Hembusan napas Adrian membuat tubuh Felisa berdesir.

__ADS_1


Setelah mendapatkan lampu hijau dari istrinya, tentu saja hal ini membuat Adrian menjadi sangat bersemangat. Felisa dan Adrian sudah sama-sama polos. Bagi Adrian, Felisa terlihat bertambah seksi saat hamil seperti ini.


"Kamu seksi banget sayang," ucap Adrian membuat wajah Felisa memerah, dirinya merasa malu mendapat pujian dari suaminya.


Permainan di mulai, Adrian mulai memimpin permainan. Dirinya semakin bergairah melihat istrinya menggeliat menikmati rang*sangan darinya. Miliknya sudah mulai menegang. Perlahan tapi pasti suara mereka saling bertautan di dalam kesunyian malam. Untungnya Elang tak rewel tidur bersama pengasuhnya.


"Sayang, apa kamu menyukainya?" ucap Adrian, suaranya terdengar berat. Napasnya terdengar ngos-ngosan. Ucapannya menandakan dirinya sudah dalam keadaan ******* dan sebentar lagi akan pelepasan. Sama halnya dengan sang suami, Felisa pun tak mampu lagi berkata-kata. Dirinya pun sudah terbang melayang ke langit angkasa.


"Keluarkan bersama ya sayang," ucap Adrian dan Felisa hanya menganggukkan kepalanya dan dalam hitungan detik mereka mengerang bersama.


"I Love You," ucap Adrian sambil mengecup kening istrinya. Bukan hanya saat bercinta atau setelah bercinta, Adrian sering kali mengucap kata I Love You saat bersama ataupun dipesan chat. Dirinya memang sangat mencintai Felisa. Kini saatnya mereka mengatur napas mereka, menormalkan kembali.

__ADS_1


__ADS_2