Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )

Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )
Menghembuskan napas terakhir


__ADS_3

Waktu terus berganti, kondisi Farrah semakin memburuk. Farrah sering kali mengalami sesak di pernapasannya. Beberapa kali Dokter berusaha menyelamatkan dirinya, hingga dirinya terus terselamatkan. Tapi hari ini, sang malaikat seperti sudah tidak berpihak kepadanya. Farrah menghembuskan napas terakhirnya. Farrah meletakkan secarik surat untuk Kenzi yang dia simpan di bawah bantal.


Berita kematian Farrah tentu saja mengagetkan keluarga Wijaya, karena Felisa yang menjadi penanggung jawab. Tentu saja dia 'lah yang pertama kali di hubungi. Untuk urusan pemakaman, Felisa juga yang akan mengurusnya. Dia ingin Farrah di makamkan secara layak sesuai syariat agama Farrah.


"Ken, ikut Kakak mengurus jenazah Farrah. Farrah menghembuskan napas terakhirnya jam 3 pagi info dari rumah sakit. Ma, titip Elang ya!" ucap Felisa.


"Fel, tiga hari lagi kamu akan menikah. Lebih baik Kenzi dan Papa saja yang urus," ujar Mama Eliza dan akhirnya Felisa menuruti ucapan mamanya.


Kenzi dan Papa Wijaya datang mengunjungi rumah sakit untuk mengurus pemakaman Farrah. Semua itu dia lakukan atas dasar kemanusiaan. Meskipun Farrah adalah masa lalunya, tetapi dia tetap merasakan sedih karena dulu Farrah pernah hadir di hidupnya dan mengisi hatinya.


"Selamat jalan Far, semoga tenang kamu di sana. Kamu sudah tak merasa sakit lagi. Terima kasih kamu sudah hadir di hidupku, memberikan kebahagian untuk aku, meskipun di akhir hubungan kita, kamu menorehkan luka di hatiku. Tapi aku sudah memaafkan kamu." ucap Kenzi dalam hati dan matanya sudah terlihat berkaca-kaca.


Farrah di pindahkan ke kamar jenazah untuk di mandikan, di sholatkan , dan di makamkan. Saat membersihkan tempat tidur, sang perawat menemukan secarik kertas di bawah bantal yang di gunakan Farrah. Dia langsung memberikan kepada Kenzi yang sudah di kamar jenazah.


"Pak, maaf ini ada surat yang saya temukan di bawah bantal almarhumah." ucap sang perawat sambil menyerahkan satu lembar kertas kepada Kenzi.


"Terima kasih," sahut Kenzi. Kenzi memilih menyimpannya di saku celananya untuk di baca nanti.


Prosesi pemakaman telah di laksanakan, Kenzi mengantarkan Farrah hingga ke tempat peristirahatan terakhir. Liang lahat mulai di tutup dengan tumpukan tanah merah, Kenzi pun ikut andil. Dia tak menyangka kalau Farrah akhirnya pergi meninggalkan dunia untuk selamanya. Untungnya Farrah sempat meminta maaf kepada Kenzi dan Felisa dan mereka masih mau mengurus pemakaman dirinya.


Kenzi dan Papa nya baru saja sampai di rumah dan memilih langsung mandi membersihkan tubuhnya. Setelah selesai, mereka langsung makan sambil sedikit berbincang. Mereka merasa iba dengan nasib Farrah, untungnya sebelum meninggal Farrah sempat bertemu mereka kalau tidak tak akan ada yang peduli dengannya.

__ADS_1


"Apa ya isi suratnya?" gumam Kenzi yang sedang membuka surat tersebut secara perlahan.


❤️ Dear Kenzi ❤️


Saat kamu membaca surat ini, aku sudah tak ada di dunia ini. Entah kamu akan menangis atau bersikap biasa saat aku tak ada lagi di dunia.


Masih teringat jelas saat kita dulu pertama kali bertemu. Maaf jika di awal pertemuan kita, aku sempat menolak kamu menjadi kekasihku. Tapi cinta tulus yang kamu berikan mampu merubah segalanya, perlahan aku mencintaimu hingga akhirnya kita memutuskan untuk menikah.


Terima kasih atas semua yang kamu berikan dan menjadikan wanita yang paling beruntung di dunia ini. Tapi sayangnya aku tak pernah merasa puas dengan kasih sayang yang kamu berikan hingga aku mencarinya kepada laki-laki lain hingga menghancurkan hidupku.


Aku berdoa semoga kelak kamu bisa mendapatkan wanita yang mencintai dan menyayangi kamu apa adanya. Semoga kamu bahagia dengannya. Terima kasih kamu sempat menemani hari-hari aku, sebelum ajal menjemput aku. Aku merasa sangat bahagia. Aku salut sama kamu dan Kak Felisa, meskipun aku sudah menyakiti kalian, tetapi kalian tetap baik kepada aku.


Sampaikan salam aku untuk Kak Felisa! Semoga dia bisa hidup bahagia bersama suami barunya. Sampaikan juga ucapan terima kasih untuk Kak Felisa, atas kebaikan yang luar biasa dari nya untuk aku.


Wanita yang selalu mencintaimu,


Farrah


Kenzi meneteskan air matanya, bohong kalau dirinya tak merasa sedih saat membaca surat dari Farrah. Takdir begitu menyakitkan. Menuliskan goresan cinta yang begitu menyakitkan. Ternyata cinta tak bisa menguatkan hubungan mereka. Kenzi teringat akan kenangan indah bersama Farrah dulu, tapi sayangnya di akhir pemikiran dia teringat saat Aditya berada di atas tubuh istrinya dan saat itu mereka sedang dalam keadaan polos. Bahkan dengan teganya mereka bercinta di ranjang tempat Kenzi melakukannya dengan Farrah. Sakit sekali rasanya saat Kenzi melihat Farrah melakukan dengan Aditya terlebih Farrah masih sah menjadi istrinya.


"Selamat jalan, maafkan aku kalau selama ini aku tidak bisa menjadi suami yang baik untuk kamu hingga kamu mencari kebahagiaan di luar sana. Ini salah aku yang tega menyakiti hati dua wanita, sekarang kalian pergi untuk selamanya. Kamu pergi kembali kepada sang ilahi dan Nisa sudah hidup bahagia dengan Fatih dan sebentar lagi dia akan memiliki anak. Semoga kamu tenang di alam sana." ucap Kenzi lirih. Kedepannya Kenzi berusaha untuk hidup lebih baik lagi dan berusaha untuk menyakiti hati seorang wanita lagi.

__ADS_1


"Aku sudah memaafkan kamu Farrah. Semoga kamu tenang di alam sana. Di ampuni dosa-dosa kamu." ucap Felisa. Tak ada gunanya dia dendam, justru dengan seperti ini hidupnya justru lebih baik lagi.


Saat Nisa mendengar berita kematian Farrah, dirinya merasa kaget tidak menyangka. Namun, dia juga sudah memaafkan Farrah dan melupakan semua kesalahan Farrah dulu. Lagi pula Nisa merasa Allah yang sudah membalasnya dan bahkan lebih menyakitkan. Tak ada lagi dendam di hatinya.


Bagaimana hidup Aditya selanjutnya? Tentu saja dia tak akan betah hidup sendiri. Terlebih saat ini dia sudah tak memiliki istri. Tia sudah dia ceraikan. Pastinya dia merasa hidup bebas bercinta dengan wanita mana pun.


"Aaahhh sayang percepat! Kamu memang luar biasa sayang, tak menyesal aku mendekati kamu," racau Emeli saat Aditya terus memompa miliknya. Mereka berdua sama-sama pasangan liar di ranjang. Ini adalah hal yang di suka Emeli, mengapa dirinya menginginkan laki-laki yang usianya di bawah dia. Sangat perkasa di ranjang, terlebih dia bertemu dengan Aditya yang seorang playboy yang sangat berpengalaman.


Akhirnya mereka mengerang bersama, Aditya menumpahkan di rahim Emeli. Tapi dirinya tak akan hamil, mau berkali-kali Aditya menggempurnya.


Sambil menunggu up mampir yuk di karya temanku


Saat pagi menjelang, Sevia terbangun dari tidurnya. Perlahan dia melepaskan tangan kekar yang membelit perutnya. Sevia membalikkan badannya dan mendapati Dave yang sedang tertidur pulas.


Bagaimana nanti jika aku punya anak, apa dia akan bertanggung jawab? batin Sevia.


"Jangan melihatku terus, nanti kamu terjebak dalam pesonaku!" Dave langsung membuka matanya dan mendapati Sevia sedang menatapnya dengan tatapan kosong. "Dengar! Meski kita sudah menikah, tapi kamu jangan berharap banyak padaku, karena aku sudah memiliki seseorang yang aku cintai."


"Kamu bicara seperti itu setelah mendapatkan semuanya dariku? Aku tidak keberatan jika kamu menceraikan aku sekarang juga. Lagipula pernikahan kita hanya siri." Sevia langsung bangun dari tidurnya dan menuju ke kamar mandi.


Hatinya hancur berkeping-keping mendengar apa yang suaminya katakan. Meskipun benar tidak ada cinta di antara mereka, apa seharusnya Dave mengatakan hal itu setelah dia mengambil harta yang paling berharga dalam hidupnya.

__ADS_1


Tidak Sevia! Kamu tidak boleh lemah! Sudah cukup kamu dipermainkan oleh lelaki! Apapun yang terjadi dengan Dave jangan pernah memakai perasaan. Anggap saja semua itu sebagai kewajiban kamu sebagai seorang istri," batin Sevia



__ADS_2