Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )

Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )
Kuat Demi Anakku


__ADS_3

"Permisi ibu, saya cabut dulu ya infusnya!" ujar suster.


Felisa hari ini sudah di perbolehkan pulang oleh dokter. Saat ini Kenzi sedang mengurus administrasi. Ternyata tidak semua biaya di tanggung oleh BPJS. Untungnya Aditya sempat memberikan uang sebanyak 5 juta sewaktu itu. Sisa uang itu nantinya bisa di gunakan untuk tabungan Felisa.


"Alhamdulillah hari ini Aku sudah bisa pulang ke rumah. Aku harus kuat menghadapi sidang perceraian ini! Mungkin lebih baik seperti ini dari pada Aku harus hidup dengan pengkhianat." gumam Felisa.


Felisa sudah terlihat lebih segar, sudah mulai bisa berjalan dan duduk menyusui Elang. Untungnya ASI Felisa mengalir deras dan Elang pun lahap meminumnya meskipun Elang sempat meminum susu formula selama Felisa koma.


"Mama sama Papa naik taksi online saja sama Kak Felisa, Aku naik motor!" ujar Kenzi.


Semenjak perubahan hidup di keluarga Hadi Wijaya, mereka terlihat lebih dekat. Kenzi sangat menyayangi dan perhatian kepada sang kakak sama halnya dengan Felisa kepada sang adik, mereka sama-sama saling menguatkan meskipun kisah cinta Felisa lebih tragis. Dulu, meskipun mereka tinggal satu rumah mereka tidak dekat seperti saat ini. Mereka sibuk dengan kehidupan masing-masing. Kehidupan sederhana justru menjadikan mereka lebih menghargai akan sebuah keluarga.

__ADS_1


"Bahkan di saat anak kamu pulang dari rumah sakit saja, kamu tak peduli. Bagaimana mungkin aku bisa percaya memberikan Elang untuk kamu, dirimu saja tak ingin berusaha untuk dekat darinya. Memang kamu tak pantas untuk Aku cintai lagi! Elang lah yang menguatkan Aku, agar Aku mampu menatap dunia untuk membesarkannya.


❤️❤️❤️


Tak terasa sudah 10 hari Elang dilahirkan dan sudah 3 hari Felisa pulang ke rumah, tetapi sampai saat ini tidak ada itikad baik dari Aditya meskipun hanya sekedar menghubungi lewat ponsel untuk melakukan video call.


"Kamu benar-benar tak punya hati, mas! Aku menyesal pernah mengenal dan mencintai kamu! Kamu benar-benar melupakan kami!" ucap Felisa lirih saat menatap wajah mungil tak berdosa.


"Mama akan selalu kuat demi kamu, Nak! Doakan Mama semoga bisa melewati semua ini!" ujar Felisa yang kini terisak tangis. Tak bisa di pungkiri dia hanyalah seorang wanita biasa yang memiliki hati dan perasaan yang bisa merasakan luka dan tersakiti.


Nisa saat ini sedang berada di ruangan Fatih, Fatih sudah dia anggap sebagai kakaknya sendiri. Hubungan mereka di bilang sangat dekat. Dan bahkan sering kali membuat Tia sang mantan istri dan juga Kakak angkat Nisa cemburu. Di saat Nisa Fatih dekat dengan Nisa, Tia berniat ingin kembali kepada Fatih.

__ADS_1


"Bang, Aku jahat ga sih memperlakukan Kenzi seperti itu? Sebenarnya Aku tidak tega." ucap Nisa membuka obrolan.


"Ya sebenarnya sih tega tidak tega. Menurut kamu gimana? Apa mereka sudah ada perubahan? Sekarang sih Abang serahkan semuanya sama Ade." sahut Fatih.


Fatih sebenarnya tahu kalau Nisa ingin berhenti melakukan pembalasan dendamnya. Dia pasti tidak akan pernah tega kalau bukan karena terpaksa. Nisa sosok wanita yang lemah lembut dan berhati mulia, terkadang membuat Fatih merasa kagum.


"Aku lihat satu bulan ini Bang, Aku ingin mempekerjakan dia seperti dulu lagi!" ujar Nisa.


"Cie... sepertinya Ade sudah jatuh cinta ni sama Kenzi." goda Fatih sambil tertawa geli.


"Ih, Abang apa sih? Ga lah bang! Sudah donk Bang ketawanya!" ucap Nisa dengan manja dengan memanyunkan bibirnya. Tanpa sadar Fatih membawa Nisa ke dalam pelukannya. Dan saat itu Kenzi datang berniat untuk mengantarkan kopi untuk Fatih.

__ADS_1


"Ma-maaf Pak! Maaf menggangu, Saya hanya ingin mengantarkan kopi untuk Bapak!" ucap Kenzi menutupi perasaannya. Dia harus melihat pemandangan seperti itu. Meskipun akhirnya Fatih melepaskannya. Kini dirinya lah yang merasakan sakit hati melihat Nisa wanita pujaannya bermesraan dengan Pria lain. Setelah meletakkan kopi tersebut, Kenzi pamit untuk pergi.


"Jadi ini alasan kamu menolak Aku terus? Karna kamu memiliki hati yang lain? Sakit banget hati Aku saat melihat kalian berpelukan mesra seperti itu." ucap Kenzi lirih.


__ADS_2