Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )

Istri Yang Tak Di Hargai ( Berubah Cantik )
Memecat Farrah


__ADS_3

"Bang, bisa ga Abang tolongin aku sekali lagi? Aku mohon banget sama Abang." ujar Aisyah memohon kepada Fatih.


"Memangnya kamu mau minta tolong apa?" tanya Fatih.


Hari ini adalah hari Minggu, waktunya untuk libur bagi semua karyawan PT. Aneka Karya. Dan hari ini Aisyah menyempatkan waktunya untuk mengunjunginya rumah Fatih, untuk membicarakan tentang keinginan Aisyah untuk menggantikan posisi Farrah sebagai sekertaris Fatih di perusahaan tersebut. Dia ingin Fatih memecat Farrah.


"Emmmm...aku ingin Abang memecat Farrah. Biar posisi Farrah aku yang gantikan. Aku janji akan belajar dengan keras sebagai sekertaris Abang." sahut Aisyah.


"Apa keinginan kamu tak berlebihan Syah? Memang Abang lihat akhir-akhir ini Farrah sering kali buat kesalahan. Seperti tidak fokus dalam bekerja, dia juga suka telat mengerjakan apa yang Abang perintah. Tapi jahat ga sih Abang kalau memecat dia secara dadakan?" ujar Fatih.


Aisyah menjelaskan apa yang di lakukan Fatih tidak jahat karna memang kesalahan Farrah yang tak fokus bekerja. Dan akhirnya setelah menimbang-nimbang Fatih mewujudkan keinginan Aisyah untuk memecat Farrah. Tepatnya memecat Farrah tanpa uang pesangon, karna kesalahan ini murni kesalahan dia yang lalai dalam bekerja.


"Jika kamu dulu bisa mengusir aku seperti sampah, aku pun bisa melakukannya!" ucap Aisyah tersenyum licik. Rencana awalnya berhasil, di mulai dari Farrah.


❤️❤️❤️


Aisyah melangkahkan kakinya masuk ke dalam perusahaan dan langsung menghampiri Farrah.


"Halo, istri mantan suamiku yang merasa dirinya paling hebat dan berkuasa pada zamannya. Sepertinya masa kamu sudah selesai dan harus regenerasi ke aku. Maaf bukan tak cinta, mulai hari ini posisi kamu di pegang oleh aku. Kamu di pecat dari perusahaan ini!" ucap Aisyah membuat Farrah tersentak kaget tak percaya.


"Jaga bicara kamu wanita murahan! Jangan pernah coba-coba merebut posisi aku dan apa yang dimiliki aku! Karna kamu ga pantes menempati posisi ini! Meskipun wajah kamu sudah berubah cantik, tapi bagi aku kamu tetap cewek kampungan!" sahut Farrah ketus membuat Aisyah merasa geram.

__ADS_1


"Tapi sayangnya kali ini kamu harus terima kekalahan kamu! Apa kamu lupa jika aku bukan Aisyah yang dulu, yang bisa kamu tindas sesuka hati kamu?" sindir Aisyah.


Telepon di ruangan Farrah berdering, dan ternyata Fatih yang menghubungi dirinya.


" Kau lihat kan? Sepupumu itu masih membutuhkan aku, jadi kamu jangan pernah bermimpi untuk menggantikan posisi aku!" ejek Farrah, dan Aisyah menanggapinya dengan senyuman sinis.


"Kita lihat saja, yang bermimpi itu aku atau kamu?" sahut Aisyah yang langsung pergi meninggalkan Farrah. Dia harus membereskan barang-barang miliknya di ruangan Kenzi.


Farrah kini sudah berada di ruang kerja Fatih. Dan sebenarnya di dalam hatinya yang terdalam, Fatih merasa tak tega untuk mengatakannya tapi mau tak mau dia harus mengungkapkannya.


"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada kamu, tapi dengan sangat menyesal saya tidak bisa melanjutkan kerjasama dengan kamu! Mulai hari ini kamu saya pecat menjadi sekertaris saya!" ucap Fatih to the point. Membuat Farrah melongo.


Fatih menjelaskan bahwa dirinya memecat Farrah bukan karna Aisyah. Semua ini murni kesalahan Farrah, namun selama ini dia mencoba untuk bersikap toleransi terlebih Farrah sesudah bekerja dengannya selama tiga tahun. Tapi saat Aisyah mengutarakan keinginannya agar Fatih memecat Farrah. Dia menjadi terpikir. Terlebih sikap Farrah yang tak baik, banyak karyawan yang mengeluh kepadanya kalau Farrah sombong dan sering kali berbuat semena-mena.


Fatih menjabarkan letak kesalahannya, agar Farrah menyalahkan orang lain dalam hal ini. Satu bulan terakhir ini Farrah sering kali berbuat kesalahan, dia terlihat tak fokus, dan terlebih sering kali bertengkar dengan Aisyah di kantor. Hal itu yang tidak di perbolehkan di dalam perusahaan, karna Fatih mewajibkan untuk bersikap akur di perusahaan dan saling menghargai satu sama lain. Bersaing secara sehat.


Farrah langsung meninggalkan ruangan Fatih dan bergegas menghampiri Aisyah. Farrah menyerang Aisyah secara tiba-tiba karna merasa tak terima.


"Kamu yang buat aku seperti ini! Aku tidak terima! Setelah kamu berusaha merebut suamiku sekarang kau merebut posisi aku! Dasar wanita sia*lan!" Farrah menarik rambut Aisyah dan mendorongnya dengan kasar. Aisyah yang tak ada persiapan tentu saja terkalahkan oleh Farrah.


"Lepasin Aisyah! Kamu ini kenapa sih? Bikin malu aja!" bentak Kenzi. Mendengar istrinya berulah, Kenzi langsung keluar dari ruangannya menghampiri mereka.

__ADS_1


"Oh jadi kamu lebih membela wanita sia*lan itu di bandingkan istri kamu? Tega kamu mas memperlakukan istri kamu seperti ini, kamu lebih memilih membela wanita lain! Bahkan kamu mendekap tubuh wanita itu terang-terangan di depan mata aku dan orang banyak!" ucap Farrah lirih. Hatinya terasa sakit. Padahal Kenzi tak berniat mengambil kesempatan dia hanya berusaha melepaskan Aisyah dari Farrah, mencoba menolong Aisyah yang terjatuh.


Para karyawan yang melihat tentu saja melerainya, kini mereka berdua menjadi tontonan gratis. Mendengar keributan, Fatih langsung keluar dari ruangannya.


"Sudah-sudah kenapa kalian ribut di kantor? Farrah kenapa sih kamu buat ulah terus? Cepat rapihkan barang-barang kamu dan segera pergi dari sini! Kamu bukan karyawan perusahaan ini lagi! Kamu itu terakhir kali bukannya memberi kesan yang baik, ini malah berbuat onar!" ucap Fatih tegas.


Kini Farrah menjadi bahan Bullyan karyawan di sana, mereka bersorak gembira dan menghujat Farrah. Membuat Farrah merasa terhina.


"Makanya jangan sombong jadi orang! Baru jadi sekertaris aja, gayanya seperti bos! Bagus pak Fatih, saya setuju Farrah di pecat." ucap Nia salah satu karyawan di sana. Di setujui karyawan lainnya. Ternyata mereka senang Farrah di pecat. Aisyah pun tersenyum puas.


Farrah merasakan di posisi dia dulu, bagaimana dia dulu di usir oleh Kenzi dan keluarga Kenzi mendukungnya. Aisyah teringat bagaimana dulu Farrah menghinanya.


"Kamu ini suami apa sih mas? Di saat istri kamu di hina seperti ini kamu hanya diam saja!" teriak Farrah di depan wajah suaminya.


"Maaf! Aku hanya melakukan hal yang benar! Karna ini di kantor bukan di rumah! Aku di sini hanyalah seorang karyawan biasa! Semoga kamu tersadar dengan perbuatan kamu dulu kepada karyawan di sini!" ucap Kenzi. Dia tak bisa menolong, justru dia harus mencari aman agar dirinya tak di pecat juga. Pak Hadi sang ayah mertua pun tak bisa menolong, karna yang berkuasa di situ adalah Fatih.


Dan ternyata Farrah masih tak merasa puas, dia berusaha menyerang Aisyah. Tapi kali ini Aisyah tidak lengah, dia membalasnya kembali. Menarik tangan Farrah dengan kasar dan mendorong keluar kantor hingga dia tersungkur di lantai. Aisyah juga dengan cepat mengambil tas Farrah dan melemparnya.


"Semoga kejadian ini mengingatkan kamu akan perlakuan kamu ke aku dulu! Ingat roda berputar di dunia ini, sekarang kamulah yang merasakan hal ini!" ucap Aisyah ketus.


Mohon maaf untuk sementara waktu author baru bisa up satu bab per hari, masih belum bisa fokus. Karna masih harus menyelesaikan karya yang lainnya. Terima kasih atas dukungannya yang kalian berikan😘😍🙏

__ADS_1


__ADS_2