
"Sudah Chan lo harus bisa relakan adik lo Pergi!! Sekarang yang harus kita lakukan adalah pergi ke rumah sakit untuk memastikan bahwa istrimu baik-baik saja dan juga yang lainnya!!" kata Sehun memberitahu Chan untuk segera pergi ke rumah sakit menjenguk istri dan juga yang lainnya.
"Tunggu, masih ada yang belum kita selesaikan di sini!!" ucap Kyungsoo yang membuat mereka mengurungkan niatnya untuk pergi saat itu juga.
"Ada apaan lagi sih?" kata Chen dengan memutar mata malasnya menatap Kyungsoo.
"Oh iya, mafioso !! cepat makam kan mereka semua yang mati dan kuburkan mereka dengan layak !!" perintah Sehun pada seluruh mafioso miliknya yang ada di sana.
Belum sempat para mafioso menjawab perintah dari Sehun. tiba-tiba saja Kyungsoo melihat kehadiran arwah Intan.
"Kalian semua akan mati!!" ucap sosok Intan yang terlihat marah ketika melihat semuanya.
Sosok Intan muncul dengan wajah yang mengerikan ,dengan mulut yang sobek dari telinga kiri sampai telinga kanan.
Akan tetapi di tempat itu hanya Kyungsoo dan juga Chan yang bisa melihat dan mendengar apa apa yang dikatakan oleh Intan.
Intan yang memang benar-benar murka mencoba mendekat ke arah Kyungsoo. Kyungsoo yang mengetahui hal itu langsung melarang Intan untuk mendekat ke arahnya, dan mencoba memperingatkan Intan.
"Jangan mendekat!! atau kau akan musnah dan masuk ke dalam alam yang buruk yaitu neraka!!" ujar Kyungsoo yang tak main-main dengan ucapannya. Karena memang benar kalung yang dipakai oleh Kyungsoo dan juga yang lainnya, membuat seluruh arwah yang mendekat akan musnah dengan sendirinya. Dengan catatan hanya arwah jahat lah yang akan musnah ketika mendekat ke arah mereka yang memakai kalung dari Kyungsoo.
"Aku tidak peduli!! kalian harus menanggung akibatnya karena sudah membunuhku !!" ancam Intan padamu mereka semua namun hanya bisa didengar dan dilihat oleh Chan dan Kyungsoo saja.
Chanyeol yang saat itu masih duduk bersimpuh dan masih juga menitikkan air matanya, sedikit tidak mempedulikan kedatangan sosok Intan di sana.
"Lo bicara sama siapa sih?" tanya Chen penasaran, karena melihat Kyungsoo yang berbicara entah dengan siapa.
"Kalian semua lebih baik tunggu di mobil saja!!" ujar Kyungsoo menyarankan tanpa menjawab ucapan dari Chen tadi.
"Apa lo yakin mau di sini sendirian hanya dengan ditemani beberapa mafioso ?" tanya Sehun yang mencoba meyakinkan Kyungsoo.
"Biar gue sama Chanyeol yang mengatasi masalah ini, karena kalian semua tidak bisa melihat arwah Intan !! "ucap Kyungsoo menyarankan agar mereka segera pergi ke mobil untuk menunggunya dan Chan.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu biarkan para mafioso juga menemani kalian!" ucap Sehun, "Mafioso kalian jaga Kyungsoo dan juga Chan di sini sampai urusan mereka berdua" lanjut Sehun.
"Baik bos!!!" Jawab salah satu mafioso.
Setelah itu Sehun dan juga Chen menunggu di dalam mobil. Sedangkan Chan dan juga Kyungsoo masih berada di dalam gedung tua itu bersama dengan beberapa mafioso milik Sehun.
"Aku akan membunuhmu, dasar tidak tahu diri!!" umpat Intan yang mengancam Chan.
"SIAPA YANG KAU SEBUT SEBAGAI ANAKMU? BAHKAN AKU TIDAK PERNAH MENGANGGAP MU SEBAGAI MAMAKU!!!" Bentak Chan yang kesal pada Intan, lalu berdiri dari posisinya yang semula bersimpuh sembari mengeluarkan air matanya.
Intan menatap Chan dengan tatapan tajamnya lalu berkata,,,,
"Kau akan membayar semuanya!!" Kata Intan.
"Kau sungguh membuatku muak!!" Ujar Chan sembari memutuskan kalung yang dia pakai dengan tangannya, dan langsung melemparnya pada Intan. Hal itu bertujuan agar liontin yang Chan dapatkan dari Kyungsoo bisa mengarah kepada intan dan dirinya akan segera lenyap.
"Akhhhhhhhh" arwah Intan seketika terbakar setelah menerima lemparan dari liontin yang Chan kenakan tadi.
"Astaga siapa itu?" ucap Chan yang terkejut melihat kedatangan algojo.
"Itu adalah malaikat yang akan membawanya ke neraka!" jawab Kyungsoo dengan tenang dan dengan nada datar nya, karena dirinya sudah terbiasa melihat algojo itu.
Algojo itu langsung menarik Intan paksa dan membawanya pergi. Intan yang merasa kepanasan berusaha untuk berontak dan tak mau ikut dengan algojo itu.
"Akh, tidak!! Siapa kau?! lepaskan aku!!!" ucap Intan yang mulai berontak.
Usaha Intan untuk memberontak sia-sia karena algojo itu terlalu kuat. Sampai akhirnya algojo itu berhasil membawa Intan ke tempat seharusnya Intan berada ,yaitu neraka.
Setelah merasa semuanya sudah selesai Kyungsoo pun mengajak Chan untuk segera pergi ke rumah sakit. Lalu kemudian Chan mengangguk perlahan tanda bahwa dia setuju dengan apa yang disarankan oleh Kyungsoo.
Mereka berdua lalu menuju mobil dimana di dalam mobil itu sudah ada Sehun, Dila dan juga Chen yang menunggu dari tadi.
__ADS_1
Saat mereka hendak melajukan mobilnya menuju rumah sakit, Chan mengingat sesuatu.
"Tunggu!" ucap Chan yang ingat akan liontin nya.
"Ada apa lagi?" tanya Kyungsoo dengan heran.
"Gue melupakan liontin ku, tadi masih ada di dalam !!" kata Chan yang memang benar-benar merupakan liontin yang tertinggal di dalam tadi.
Setelah itu Chan pun langsung turun dari mobil, dan segera mengambil liontin miliknya, yang tertinggal di dalam tadi saat digunakan untuk menanyakan arwah Intan.
Di dalam sana masih terlihat beberapa mafioso yang sedang membawa beberapa mayat untuk dimakamkan dengan layak. Chanyeol yang sudah tahu dimana liontin nya tadi, dia langsung mengambilnya dan menggenggamnya dengan erat. Saat dirinya hendak pergi dari sana Chan teringat pada adiknya yang tiba-tiba saja muncul, saat dirinya menyiksa Intan tadi.
Chan menelan ludah dengan pahit mengingat kejadian tadi. Lalu setelahnya menarik nafas panjang dan segera menuju mobil.
Kemudian mereka langsung menuju ke rumah sakit tempat di mana teman-teman mereka dirawat di sana.
Saat di perjalanan Dila termenung sambil menatap keluar jendela. Dirinya khawatir dan juga bingung, karena takut kalau sampai terjadi sesuatu pada suaminya.
Chan yang ngelihat Dila khawatir seperti itu memutuskan untuk mencoba menenangkan dirinya. Karena bagaimanapun Dila sudah dianggap sebagai Kakaknya sendiri. Karena Suho lebih tua dari Chan.
"Suho akan baik-baik saja! Kau tenang saja!" ucap Chan mencoba mencairkan suasana di hati Dila yang sedang melamun.
"Chan, dia tidak akan meninggalkan aku kan?" tanya Dila pada Chan di mana ada cemas.
"Dia bahkan sudah berjanji akan hidup bahagia bersama denganmu, jadi dia tidak mungkin akan meninggalkan kamu begitu saja!!!"kata Chan yang berusaha membuat kecemasan di hati Dilla menjadi lebih tenang.
"Benarkah itu?" Tanya Dila dengan wajah sendunya menatap kearah Chan.
"Tentu saja!" jawab Chan sembari tersenyum kearah Dila .
Dila lalu tersenyum dan mengangguk kearah Chan, perlahan dia mengusap air matanya yang jatuh dari pelupuk mata.
"Sekarang kamu tidak perlu sedih lagi! Kamu harus jaga kesehatan kamu untuk menjaga Suho !" kata Chan lagi.
__ADS_1