
"Chan, lo bercanda?" Ujar Suho yang masih belum percaya dengan apa yang dikatakan oleh Chan.
"Gue serius!" Jawab Chan.
"Mana ada sih mobil travel kayak gitu?" Ujar Byun yang meragukan ucapan dari Chan.
"Haish, mobil ini khusus gue sendiri yang desain! Kalau lo semua nggak percaya, boleh lihat sendiri! Dan cek sendiri!!" Ucap Chan yang menyuruh semuanya untuk masuk ke dalam mobil travel itu.
Dan benar saja , setelah mereka masuk ke dalam mobil travel yang di desain sendiri oleh Chan. Mereka semua terpukau akan apa yang ada di dalam sana. Mereka semua tampak takjub dengan banyaknya ruangan dengan desain yang elegan bahkan mansion Gisella pun hampir kalah dengan isi desain mobil itu.
"Oke, sekarang kita ke pantai dulu baru setelah itu kita ke puncak gimana?!" Ucap Chan yang menawarkan tempat untuk di kunjungi oleh mereka.
Semuanya hanya setuju dengan apa yang dikatakan oleh Chan.
Setelah itu mereka pun menuju ke sebuah pantai.
Para perempuan berada di lantai 3 mobil travel itu sedangkan lantai 1 dan 2 di tempati oleh para pria.
Di dalam mobil travel itu, mereka bersenda gurau menikmati perjalanan dan juga kebersamaan mereka. Mereka juga sampai ketiduran karena merasa mengantuk akibat perjalanan yang cukup jauh untuk menuju pantai.
Singkat cerita,,,
Sesampainya mereka di pantai, Chen menyuruh Kai untuk membangunkan Jenie.
"Kai, lo bangunin Jenie sana! Kayaknya Jenie tidur tuh!" Perintah Chen pada calon adik iparnya itu.
"Gue juga mau bangunin Velia nih!" Ucap Chan setelahnya.
"Gue mau bangunin Yuna dulu!" Ucap Dafa.
"Gue juga mau bangunin calon istri gue, Jiso!" Ucap Suho.
"Gue juga!" Ucap Sehun yang ikut-ikutan.
Namun karena bingung semua pria yang kebetulan ada di satu lantai itu menoleh ke arah Sehun dan menatapnya dengan heran.
"Kenapa? Kenapa lo pada ngelihatin gue?! Gue mau bangunin sisanya aja kali!!" Elak Sehun yang sudah bingung harus berkata apa lagi.
"Haish, jangan bilang lo suka sama Lisa?!" Ucap Byun menggoda Sehun.
"Ck ck ck anak piyak udah mulai jatuh cinta nih!" Kata Chen yang sering memanggil Sehun dengan sebutan piyak.
Mendengar ucapan Chen membuat semuanya tertawa.
Sehun bisa di sebut anak piyak karena dulu saat dia masih kecil, dia sangat suka dengan anak ayam. Karena usianya juga yang paling muda di bandingkan dengan yang lain, akhirnya mereka semua sering memanggil Sehun dengan sebutan piyak.
"Apaan sih, nggak lucu!" Ucap Sehun sedikit kesal, lalu berjalan menuju lantai 3.
"Woy tungguin!!" Ucap Kai yang langsung menyusul Sehun, diikuti oleh Chan, Suho dan juga Dafa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pov Chan dan Velia
"Sayang, bangunlah! Kita sudah sampai!" Ucap Chan dengan lembut pada Velia yang masih tertidur pulas.
__ADS_1
"Benarkah?!" Tanya Velia yang sedikit membuka matanya "Aku mau cuci muka dulu, kamu tunggu di bawah aja ya!" Pinta Velia pada Chan.
"Iya, baiklah aku akan menunggumu di bawah!" Ucap Chan yang setelahnya menuju ke lantai 2.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pov Jenie dan Kai
"Sayang, bangun!" Ucap Kai sembari mencium kening Jenie.
"10 menit lagi!" Jawab Jenie yang masih nyaman dengan posisi tidurnya.
"Hey, kita sudah sampai di pantai!" Kata Kai yang membuat Jenie langsung terbangun dari tidurnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pov Suho dan Dila
"Dila?!" Ucap Suho, namun Dila masih tertidur.
"Sayang?!" Panggil Suho lagi.
"Zzzzzzzz😴😴😴😴"
"Haish, kalau kamu masih tidur juga aku tinggal nih!" Ancam Suho yang berhasil membuat Dila terbangun.
"Iya-iya aku bangun jangan tinggalin aku ok!" Rengek Dila yang memeluk tangan Suho.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Sayang,,,,," Ucap Dafa terpotong karena melihat Yuna yang ternyata sudah bangun dari tadi.
"Loh kamu sudah bangun?!" Ucap Dafa yang heran dengan kekasihnya itu.
Yuna hanya tersenyum lalu mengikuti langkah Dafa untuk menuju ke lantai 2 bersama dengan yang lain.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pov Sehun dan Lisa
"Haish, mana berani gue bangunin dia? Tapi kalau di lihat-lihat dia tambah cantik kalau tidur kayak gini!" Kata Sehun di dalam hatinya.
"Hey!!!" Ucap batin Sehun sembari memukul pelan wajahnya "Gue harus berani!" Ucap Sehun di dalam hatinya.
"Hey!" Ucap Sehun lirih sembari menepuk pelan pundak Lisa.
"Bangunlah, kita sudah sampai!" Ucap Sehun lagi dengan lembut.
"Haish, kakak nanti saja! Aku masih mengantuk!!" Ujar Lisa yang masih menutup matanya.
"Aku bukan kakak kamu! Aku Sehun!" Kata Sehun yang membuat Lisa langsung membelalakkan matanya dan sontak langsung duduk.
"Ngapain kamu di sini?!" Tanya Lisa yang sudah bangun.
"Ya ngapain lagi? Bangunin kamu lah!" Kata Sehun.
__ADS_1
"Kak Velia di mana?" Tanya Lisa pada Sehun.
"Dia tadi juga tidur, tapi sekarang udah di bangunin sama Chan!" Ujar Sehun menjelaskan.
"Oh gitu ya!" Ucap Lisa sembari menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Iya, segeralah turun! Semuanya sudah menunggu di bawah!" Ucap Sehun yang setelahnya beranjak pergi dari tempat Lisa tidur.
"Iya , aku akan segera ke sana!" Ucap Lisa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah semuanya sudah selesai, mereka pun segera menuju ke pantai dan bersenang-senang di sana.
Mereka semua cukup menikmati indahnya pemandangan pantai dan juga nikmatnya udara sejuk yang menerpa mereka yang tengah berada di tepi pantai.
Mereka semua sangat bersenang-senang bersama, sambil bersenda gurau, berlarian ke sana kemari sampai bermain pasir dan juga bermain air layaknya anak kecil yang baru berusia 5 tahun.
Mereka bahagia karena bisa merasakan kebersamaan dan menghabiskan waktu bersama-sama seperti itu, karena setelah lulus SMA mereka semua jarang sekali berkumpul bersama.
Saat waktu siang menjelang, Velia menyuruh Chan untuk memberi tahukan semuanya untuk makan siang yang sudah disediakan oleh Velia.
Semuanya sudah berkumpul untuk menikmati makan siang bersama, kecuali Sehun. Entah dia ada di mana,,,
"Eh, Sehun mana?!" Tanya Chan yang mencari keberadaan Sehun.
"Ekhem!" Dila berdehem mencoba memberi kode Lisa.
Namun karena Lisa tidak begitu peka terhadap apa yang disuruh oleh Dila akhirnya dia berkata,,,,
"Lis, kamu cari Sehun sana! Suruh dia buat makan siang!" Pinta Dila.
"Loh, kok aku sih kak?" Heran Lisa karena hanya dia yang di suruh untuk mencari keberadaan Sehun.
"Udahlah, aku udah tahu kok!" Ucap Dila.
"Tahu apa?" Tanya Lisa yang bingung dengan apa yang dimaksud oleh Dila itu.
Bukan hanya Lisa yang bingung, akan tetapi semua yang mendengar ucapan Dila pun juga bingung dengan apa maksud dari ucapan Dila tadi.
Lisa yang pada akhirnya mencari keberadaan Sehun lalu dia pergi begitu saja.
"Memangnya ada apaan sih?" Tanya Velia yang tak mengerti dengan maksud Dila.
"Kayaknya ada percikan cinta di antara Lisa sama Sehun!" Ucap Dila yang sebenarnya juga masih menduga-duga saja.
"Wah-wah beneran nggak tuh!" Tanya Byun yang juga ikut julid.
"Tapi menurut gue sih ya emang gitu sih kayaknya!" Tambah Chen.
Kyungsoo hanya diam menyimak apa yang dikatakan oleh mereka, karena pada dasarnya Kyungsoo adalah pria terdingin di antara mereka semua.
"Ya, biarin aja sih mereka pacaran!" Kata Jenie yang langsung menyimpulkan seperti itu.
"Iya, aku juga setuju, jadi nanti Lisa ada yang jagain!" Ucap Velia yang setuju dengan apa yang dikatakan oleh Jenie tadi.
__ADS_1