Jadi Suami Dari Hantu Cantik

Jadi Suami Dari Hantu Cantik
Rencana pesta untuk Kyungsoo


__ADS_3

"Woy!!" Sindy mengagetkan Byun yang sedang terus berpikir tentang Kyungsoo.


Byun yang terkejut pun berdecak kesal pada Sindy.


"Sindy, lo ngagetin gue aja!" Ucap Byun setelah terkejut.


"Lagian lo lagi ngelamunin apaan sih?" Tanya Sindy penasaran.


"Kamu!" Jawabnya yang langsung membuat Sindu terdiam seketika.


"Eh? Bercanda!! Maksudnya gue lagi mikirin masa depan gue!" Ucap Kyungsoo yang malah terlihat salah tingkah di depan Sindy.


"Emangnya lo punya masa depan?" Ucap Sindy dengan entengnya.


"Ya punya lah, nih ya semua orang itu pasti punya masa depannya masing-masing!" Ucap Byun.


"Iya gue tahu,!" Sindy menghela nafasnya lalu bertanya, "Tadi Kyungsoo mau ngapain sih?".


"Haish, padahal gue aja dari tadi mikirin itu!" Gumam Byun.


"Kami bilang apa?" Tanya Sindy yang tak mendengar apa yang di gumam kan oleh Byun.


"Nggak apa-apa!" Jawab Byun singkat.


"Terus Kyungsoo juga nyuruh kita buat bikin pesta, kayaknya ada yang nggak beres deh!" Ucap Sindy sambil berpikir.


"Ngapain lo kepo?" Ucap Byun yang sepertinya terlihat kesal.


"Ya kan Velia bilang kita semua ini keluarga, jadi nggak ada salahnya kalau gue kepo!" Ujar Sindy.


"Ya iya terserah lo aja!" Ucap Byun pasrah.


Di hari berikutnya Velia yang sedang ngidam pun mengajak Chan untuk pergi ke mall, untuk menghabiskan waktu bersama. Namun betapa malangnya nasib Chan saat dirinya di suruh untuk memakai kostum kelinci saat pergi ke mall. Chan yang sebenarnya ingin menolaknya pun tidak tega, karena bagaimana pun itu permintaan dari istrinya yang sedang ngidam.


Mau tidak mau Chan harus memakai kostum itu untuk pergi ke mall. Saat keluar dari mansion bersama dengan Velia. Terlihat Lisa dan Sehun sedang menyirami beberapa tanaman milik mereka.


"Pffff , woy Chan lo ngapain pakai kostum kayak gitu?" Tanya Sehun yang tertawa melihat Chan memakai kostum kelinci.


"Ini permintaan baby nya, jadi gue bisa apa🙂" terlihat wajah Chan sangat pasrah dengan apa yang dia alami saat itu.


"Kak, mau kemana ?" Tanya Lisa.


"Mau ke mall dek!" Jawab Velia.


"Oh kalau begitu hati-hati ya kak, jaga dedek bayi sama kelincinya! Pfffff!!" Lisa juga terkekeh sendiri mendengar apa yang dia ucapkan tadi.


Setelah itu mereka langsung berangkat menuju mall. Tak hanya sampai di sana saja, ternyata saat mereka sampai di mall, Chan yang malang pun di suruh memakai aksesoris wanita yang begitu mungil dan cantik.


Sedangkan di sisi lain, Byun dan Sindy yang baru saja bangun tidur, mendapati mansion sepi karena tidak melihat Chan dan Velia.


"Chan, sama Velia ke mana?" Tanya Sindy setelah keluar dari kamar dan melihat Byun mengambil minum di dapur.

__ADS_1


"Nggak tahu nih, bikin khawatir aja tahu nggak, pagi-pagi udah ngilang!" Kata Byun.


"Kamu udah telepon dia? Coba aja telepon!" Saran Sindy


Byun pun menelpon Chan untuk menanyakan keberadaan mereka di mana saat itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Telepon


"Woy, lo di mana sih?" Tanya Byun setelah teleponnya di jawab oleh Chan.


"Gue lagi di mall sama Velia!" Jawab Chan yang terlihat pasrah.


"Kenapa nggak pamit dulu sih? Gue sama Sindy kan jadi khawatir!" Kata Byun.


"Itu kan mansion gue, jadi wajar lah kalau nggak pamit!" Jawab Chan.


"Haish, ya sudah! Kalau balik nanti bawain gue makanan!" Pinta Byun.


"Lah, di mansion kan banyak bahan makanan!" Kata Chan yang hendak menolak.


"Gue malas masak! Udah pokoknya beliin gue udah lapar!" Kata Byun yang tidak mau menerima penolakan.


"Makanya cepetan punya istri! Biar bisa di masakin!" Kata Chan malah mengejek Byun.


"Sialan lo!" Jawab Byun kesal.


"Nah gitu dong!" Byun langsung mematikan teleponnya sepihak.


Byun pun memberi tahu Sindy keberadaan Velia dan Chan saat itu.


"Oh iya, gue mau telepon orang dulu bentar!" Ucap Byun lalu setelahnya menjauh dari tempat Sindy berada.


"Lah, Aneh banget sih tuh orang! Tadi aja dia telepon di depan gue biasa aja, tapi kenapa sekarang kayak menghindar gitu? Apa dia mau teleponan sama pacarnya?" Batin Sindy bertanya-tanya, "Haish, bodo amat lah orang gue juga bukan siapa-siapanya!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sisi Chan dan Rose,


"Siapa sayang?" Tanya Velia yang melihat suaminya setelah bertelepon.


"Byun!" Jawab Chan sambil menghela nafas.


"Astaga, aku sampai lupa kalau di mansion ada Byun sama Sindy!" Kata Velia sedikit terkejut.


"Udah sayang, nggak apa-apa, sekarang kamu belanja habis itu kita pulang! Tadi Byun juga pesan kalau pulang suruh bawa makanan!" Ucap Chan dengan menyentuh pangkal rambut Velia.


Semua pengunjung mall bahkan menatap iri pada pasangan itu yang terlihat sangat romantis, dengan Chan yang setia memakai kostum kelinci demi istrinya.


Setelah selesai belanja, mereka berdua pun pulang ke mansion.

__ADS_1


Sesampainya di mansion,


"Wah ngapain lo pakai kostum kayak gitu?" Tanya Byun yang terkejut melihat Chan memakai kostum kelinci.


"Si baby yang nyuruh, dan gue nggak bisa nolak permintaan istri tersayang gue ini!" Jawab Chan sambil memeluk istrinya.


"Wah, parah nih masak iya lo ke mall pakai kostum kayak gini? Kasihan amat sih lo!" Kaya Byun terkekeh.


"Hey, berhenti mengejek suamiku!" Ujar Velia dengan tatapan tajamnya pada Byun lalu langsung menggandeng Chan dan mengajaknya ke kamar.


"Eh eh mau kemana lo? Makanan pesanan gue mana?" Tanya Byun yang melihat pasangan itu berjalan pergi.


"Masih di mobil, ambil aja sendiri!" Kata Velia sambil berjalan menjauh bersama dengan Chan.


"Haish!" Byun berdecak kesal sambil menghela nafas.


"Udah, kamu tunggu di sini aja, biar aku yang ngambil!" Kata Sindy yang dari tadi juga ada di sana, dan kemudian dirinya langsung menuju ke garasi mobil untuk mengambil makanan pesanan Byun yang ada di dalam mobil.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa hari kemudian, mendekati kepulangan Kyungsoo. Mereka semua memutuskan untuk berkumpul di mansion Dafa, seraya untuk mengatur dan membuat rencana saat Kyungsoo pulang nanti.


"Gimana nih? Kyungsoo 2 hari lagi pulang!" Ucap Chan yang mengharapkan usulan dari para sahabatnya itu.


"Lah, bukannya kita di suruh buat pesta kecil-kecilan ya sama dia?" Tanya Kai.


"Iya makannya itu, gue bingung sebenarnya mau ada apaan sih, kok pakai acara pesta kecil-kecilan segala!" Kata Suho bingung dan heran.


"Gue juga udah tanya ke Kyungsoo, tapi dia masih bungkam dan nggak mau kasih tahu kita tentang apa acaranya!" Chan menghela nafas karena merasa heran dengan Kyungsoo yang malah membuat semua orang bingung.


"Ya ,sudah lah lebih baik kita lakuin aja apa yang di suruh sama Kyungsoo, kita nggak boleh kecewain dia!" Usul Chan yang memang sudah tidak ada cara lain lagi selain menuruti apa yang di inginkan oleh Kyungsoo.


Chan pun menyusun rencana, dengan mengusulkan para pria yang mengatur dekorasi dan segala eksteriornya , sedangkan para perempuan yang akan mengurus seluruh makanan dan sajian yang akan di gunakan di acara perta kecil-kecilan itu.


Mereka semua setuju dengan usulan dari Chan dan langsung menyiapkan segalanya untuk acara nanti.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pov para wanita


"Guys, kita belanja yuk, biar besok kita tinggal masak aja!" Saran Velia untuk mengajak mereka berbelanja keperluan untuk besok.


"Tapi, bukannya bahan makanan kita masih banyak ya?" Tanya Sindy yang memang mengetahui kalau bahan makanan masih cukup banyak ,dan masih bisa di gunakan untuk acara pesta.


"Iya juga sih!" Velia terlihat menghela nafas.


"Udah, Vel! Pakai aja yang ada dan ayo kita bikin cemilan sama minuman buat mereka dulu! Kasihan mereka kayaknya kecapekan!" Ujar Dila menyarankan.


Mereka lalu menyetujui apa yang di sarankan oleh Dila tadi dan langsung bergegas menuju dapur untuk membuat beberapa cemilan dan minuman untuk para pria.


Sedangkan Velia di suruh menunggu saja sambil mengawasi para pria memasang dekorasi, karena semua tidak mau kalau sampai Velia kelelahan.

__ADS_1


__ADS_2