
"Apa kau mau membunuhku? Hhh,,, silakan saja aku tidak takut!!" kata Intan yang memang tidak takut akan kematian.
Mendengar kalimat yang diucapkan oleh Intan Sehun tersenyum miring lalu berkata,,,
"Apa Io pikir gue langsung bunuh lo? lo tenang aja kali ini bukan gue yang akan melakukannya, aku akan menyerahkan ini kepada kakak ipar gue, yaitu Chan!!" jelas Sehun sembari menunjuk ke arah Chan berada.
Chan yang juga menatap Sehun, dirinya paham kenapa yang diucapkan oleh Sehun. Perlahan-lahan Chan pun lalu mendekati Intan.
"Lakukan semuanya sesuka hati lo! siksa dia sepuas lo dan jangan biarkan dia mati dengan mudah!!" ucap Sehun memberitahu Chan.
Tiba-tiba,,,,,
Dila langsung muncul dan menusuk Intan dari belakang. Hal itu sontak membuat semuanya yang berada di sana terkejut melihat kedatangan Dila dengan tiba-tiba.
"Akh!!" kata yang keluar dari mulut Intan yang kita tahu kalau itu hanyalah rintihan kecil Intan saja.
"Dila??!!" Ucap Chan yang tak percaya kalau Dila bisa melakukan hal senekat itu.
"Kau yang sudah berani menusuk suamiku !! dasar ******!! " Umpat Dila pada Intan karena Dila Sudah tidak bisa menahan emosinya lagi.
Dila Ialu menusuk Intan lagi tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.
"Dila hentikan!! Kuasai dirimu! dia bisa mati nanti!!" kata Chan yang mencoba menghalangi Dila untuk menusuk Intan lagi, karena Chan memang tidak mau kalau sampai Intan mati dengan mudah.
"Apa? Kenapa kau malah membelanya?? Bukannya kamu sendiri ingin membalaskan dendam kamu dan membunuhnya juga??" ucap Dila yang masih belum mengerti tentang rencana mereka ,kalau mereka ingin menyiksa Intan terlebih dahulu , dan tidak akan membiarkan Intan mati dengan mudah.
"Iya aku memang akan melakukan itu!! Tapi kalau kamu terus menerus menusuknya dia bisa mati!! Kita nggak boleh membiarkan dia mati dengan mudah, kita harus bisa menyiksanya dulu sebelum kematiannya!!" kata Chan yang menjelaskan rencananya pada Dila, dan juga berusaha menenangkan Dila .
"Dasar wanita ******!! Kalau sampai terjadi sesuatu pada Suamiku aku tidak akan pernah mengampuni mu!!" Kata Dila yang masih tersulut emosi dengan mata yang menatap tajam kearah Intan berada, yang kini Intan terlihat lemas karena itu sudah beberapa kali ditusuk oleh Dila.
"Dila ,Sudahlah!" Ucap Chan yang setelahnya langsung memeluk Dila untuk mencoba menenangkannya.
Di sini Chan memeluk Dila dengan tujuan untuk memenangkan Dila, karena Chan sudah menganggap Dila sebagai kakaknya, sama seperti Jangan menganggap Suho.
__ADS_1
"Chan, aku takut kalau sampai terjadi sesuatu pada Suho !" ucap Dila yang menangis di pelukan Chan.
"Tenanglah!! Suho pasti baik-baik saja!" ujar Chan sembari menenangkan Dila yang tiba-tiba menangis.
"Hiks,,,hiks,,,,! Aku harus membuat wanita ini menanggung semuanya!!" ucap Dila sembari menangis.
"Cih, dasar kau anak yang tidak tahu diri!! Akh,,,"ucap Intan sembari menahan rasa sakit pada tubuhnya yang ditusuk oleh Dila tadi.
"Berhenti memanggil aku anakmu! Aku tidak sudi memiliki Mama iblis seperti dirimu!!" Umpat Chan yang memang sudah sangat membenci Intan, semenjak dia membunuh Riri dengan kejamnya.
"Oh iya? Apa kau melupakan sesuatu?" Tanya Intan yang masih berusaha menahan sakit akibat luka tusukan pada tubuhnya.
Chan mengernyitkan dahinya karena merasa bingung akan apa yang di katakan oleh Intan padanya.
"Apa maksudmu?" Tanya Chan pada Intan.
"Papamu!" Jawab Intan dengan bangga padahal dirinya masih menahan rasa sakit.
"Papa?" kata Chan sendiri mengingat.
"Bukankah papa kamu tidak hadir dalam acara pernikahan mu tadi? Hahaha!" ujar Intan dengan ketawa jahat nya.
"Kau ?? Di mana papaku?" tanyakan pada Intan karena memang sedari tadi Papa nya tidak ada di acara pernikahannya.
"Kau ini sungguh lucu sekali! Kenapa kau menanyakan padaku? Papa kamu sudah mati bodoh! Hahaha!" jawab Intan kembali mengeluarkan tawa jahatnya lagi.
"Tidak mungkin!"kata Chan tidak percaya dengan ucapan Intan tadi.
Sehun lalu langsung mencekik leher Kim Tae.
"Di mana wanita itu menyembunyikan Papa Chan? Katakan atau leher makan aku patahkan!!" ancam Sehun pada Kim Tae sembari mencengkeram lehernya dengan kuat.
"Dia di-di gudang!" jawab Kim Tae sambil terbata-bata.
__ADS_1
"Mafioso cepat cari!!" perintah Sehun kepada seluruh mafioso nya yang yang berada di ambang pintu untuk berjaga, lalu kemudian mereka segera melakukan apa yang saya suruh.
Di sisi Chan, dirinya langsung mencengkeram dagu Intan.
"Kalau sampai terjadi apa-apa sama Papa gue! Gue jamin kalau gue nggak akan membiarkan lo mati dengan tubuh yang utuh!!" Ancam Chan.
Sesaat kemudian mafioso yang diutus oleh Sehun untuk mencari Papa Chan tadi telah kembali. mafioso itu langsung memberitahu Chan dan juga Sehun tentang kondisi Papa Alexandra.
"Di mana papaku?" tanyakan pada salah satu mafioso yang baru saja datang dari arah gudang.
"Maaf tuan tapi dia sedang sekarat sekarang!" jawab mafioso itu dengan penuh rasa bersalah karena memang papa Chan sudah ditemukan dalam keadaan sekarat.
Mendengar hal itu dari mafioso milik Sehun, Chan langsung berlari ke arah gudang ,dan untuk menemui Papanya dan juga untuk memastikan apakah memang benar Papanya di sana.
"Papa!" Kalimat pertama yang keluar dari mulut Chan, setelah melihat kondisi papanya yang sudah tergeletak lemas tak berdaya di lantai ,tepatnya di gudang yang ada di tempat itu.
"Papa bangunlah!" kata Chan sembari menolong Papanya.
"Mafioso!! Cepat segera bantu Chan untuk membawa papanya ke mobil!" Suruh Sehun pada mafioso miliknya untuk membawa papa Chan menuju mobil.
"Chan, lo ikut aja ke rumah sakit nemenin papa lo! Biar gue yang menangani ini!" Ujar Sehun lagi menyarankan.
"Tidak! Gue bakal tetap di sini! Gue mau buat wanita itu tersiksa!" Kata Chan yang menolak saran dari Sehun, dan memilih untuk tetap berada di sana.
"Cih, u-udah gue bi-bilang pria tua bangka itu akan ma-ti!!" Ucap Intan terbata karena menahan sakit akibat luka tusukan dari Dila tadi.
"DIAM!!!!" Bentak Chan pada Intan.
Dorrr,,,,
karena geram Chan pun langsung menembak tangan Intan. Kesabaran Chan sudah mulai habis ,dan kini hanya ada tatapan kebencian dan juga dendam di matanya. Hal itu karena apa kandungnya yang sudah terluka akibat ulah Intan.
"Kalau gitu lo urus wanita gila ini!! dan siksa lah dia sesuka hati lo!!!" ucap Sehun yang melihat Chan sudah tidak sabar untuk menyiksa Intan. Jiwa psikopat Chan yang sudah muncul dari tadi pun kini perlahan dia terapkan pada Intan.
__ADS_1
Tanpa menjawab perkataan dari Sehun tadi Chan langsung menyiksa Intan.