
Belum sempat Chan bertanya lagi, Chan melihat Velia yang baru saja keluar dari kamar mandi yang ada di dekat dapur.
"Chan, kamu udah ke sini! Yuk makan!" Ajak Velia yang tidak tahu kalau terjadi tatapan sengit Chan ke papanya.
"Haish😒😒" ucap Chan kesal.
"🙁🙄🙄🙄😶🥱 Ayo kita makan!" Ajak papa Chan.
"Ada apa sih?" Tanya Velia yang bingung melihat tingkah orang tua dan anaknya itu.
Setelah itu mereka sarapan bersama di ruang makan itu.
Singkat cerita,,,,
"Pa, aku akan kembali ke mansion Velia lagi bersama dengan yang lainnya!" Ujar Chan yang berpamitan dengan Alexandra.
"Kenapa nggak di mansion kamu sendiri?" Tanya Papa Chan.
"Aku bahkan belum ke sana!" Ucap Chan.
"Kenapa?"
"Ya, Chan pikir untuk apa berada di sana? Jika di sana hanya Chan saja yang menempatinya?!" Ujar Chan sambil mengedikkan bahunya.
"Baiklah, kalau begitu kalian berdua segeralah menikah!" Pinta Papa Chan dengan tiba-tiba.
"Aku akan segera memikirkan harinya, Pa!" Jawab Chan.
"Papa akan menunggu kabar baik dari kalian berdua!" Ucap Alexandra tersenyum ke arah Chan dan juga Velia.
Setelah berpamitan dengan Alexandra, Velia dan juga Chan bersiap untuk menuju ke mansion milik Velia.
Tak lama perjalanan yang mereka tempuh hanya butuh waktu beberapa menit untuk sampai di mansion milik Velia.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sisi para sahabat Chan yang berada di mansion milik Velia. Mereka sedang bersenang-senang di sana.
Terdengar suara mobil yang memasuki garasi mansion Velia. Lisa yang mengetahui kalau itu adalah Velia. Dirinya langsung berlari menuju ke arah Velia.
"Kakak?!" Ucap Lisa yang langsung berlari ke arah Velia dan memeluknya.
"Kenapa kakak lama sekali?" Tanya Lisa yang masih memeluk Velia yang bahkan belum masuk ke dalam mansion.
"Hey, aku bahkan hanya pergi sebentar! Dan kamu kayaknya sudah sangat merindukan aku?!" Ucap Velia.
"Tentu saja kak! Oh iya, tadi malam dapat salam dari Mama kak!" Ucap Lisa yang menyampaikan salam Mama Rindu pada Velia.
__ADS_1
"Benarkah?" Ucap Velia.
"Iya kak, dia bilang juga sangat merindukan kita!" Ucap Lisa setelahnya.
"Ya sudah, nanti kita kapan-kapan berkunjung ke sana!" Ucap Velia yang mampu mengukir senyum manis di wajah Lisa.
"Mau ke mana?" Tanya Sehun yang baru saja mendekat ke arah Lisa dan juga Lisa.
"Kalian bahkan baru saja sampai, tapi udah mau pergi lagi gitu?" Tanya Sehun yang belum mengerti apa-apa.
"Eh ada adik ipar, aku sama Lisa cuma mau berkunjung ke rumah Mama Rindu aja kok, paling cuma sebentar nggak lama!" Ucap Velia menjelaskan pada Sehun.
"Sudahlah, kita lanjutkan saja percakapan ini di dalam;" ucap Chan yang membuat mereka mengakhiri percakapan di depan garasi itu.
Mereka kemudian masuk ke dalam mansion.
Di dalam terlihat para teman-teman Chan sedang berada di ruang tv untuk menonton tv.
"Loh, lo udah pulang Chan?" Tanya Suho yang melihat Chan memasuki mansion bersama dengan Velia.
"Ya seperti yang lo lihat, kalau gue udah ada di sini!" Ucap Chan yang mampu membuat semuanya menoleh ke arahnya.
"Chan! Ada yang mau kita omongin sama lo!" Ucap Chen dengan nada serius.
Karena ucapan dari Chen, semuanya pun langsung berkumpul untuk mendengarkan apa yang akan dikatakan oleh Chen pada Chan.
"Apa kita semua boleh tinggal di sini?" Tanya Chen, mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Chen saat itu, Chan langsung menaikkan satu alisnya.
"Kenapa lo tanya itu ke gue?" Tanya Chan heran.
"Lah, memangnya salah gue di mana?" Tanya Chen balik karena merasa ada yang salah.
Semua yang ada di sana langsung menepuk jidat masing-masing karena merasa Chen sedang dalam masalah.
"Ya, jelas lo tuh salah Chen! Ini kan mansion milik Velia! Bukan milik Chan!!" Ucap Suho memberi tahu pada Chen kejelasannya.
"Oh iya gue lupa!" Ucap Chen sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Sudah-sudah! Nggak usah pada ribut! Kalian semua bisa tinggal di sini sesuka hati kalian!" Ucap Velia yang mencoba memperbaiki keadaan.
"Lagi pula, aku juga merasa kesepian jika tidak ada kalian di sini! Mansion ini terlalu besar untukku! Bahkan sebenarnya Lisa memiliki mansion sendiri dan tinggal di sana!" Jelas Velia pada semuanya.
"Tapi aku sudah memutuskan untuk tinggal di sini bersama denganmu, kak!" Ucap Lisa.
"Sungguh?" Ucap Velia antusias karena senang Lisa juga tinggal bersama dengannya.
"Haish, bilang aja kalau tinggal di sini tuh ada di piyak yang nemenin!" Ejek Kai.
__ADS_1
Semua mata langsung mengarah ke Sehun saat mendengar ucapan dari Kai.
"Woy, kenapa pada ngelihatin gue kayak gitu sih? Terserah gue dong, lagian dia kan pacar gue! Ya kan sayang?" Ucap Sehun.
"Udahlah, males gue lihatnya😒" ucap Kyungsoo dengan memutar mata malasnya.
"Sama gue aja!" Ucap Byun yang berada tepat di samping Kyungsoo sat itu.
Setelah itu, Velia memiliki sebuah ide untuk melakukan barbeque di malam itu. Kebetulan mereka semua juga setuju dengan saran dari Velia itu.
Para wanita sudah mulai memikirkan apa saja yang akan mereka butuhkan untuk melakukan barbeque di hari itu. Namun belum sempat mereka menyiapkan semuanya tiba-tiba,,,
"Tunggu!" Ucap Chan yang membuat semua mata melihat ke arahnya.
"Biarkan nanti malam para cowok yang melayani cewek, jadi semuanya akan dilakukan oleh para cowok saja, para cewek cukup duduk manis dan melihatnya saja!" Ucap Chan menjelaskan.
"Gue setuju sama Chan!" Ucap Suho yang sudah setuju dengan rencana yang di buat oleh Chan.
"Ya menurut gue itu akan lebih baik, soalnya para cewek udah sering banget masak buat kita! Jadi nanti malam gantian kita yang melayani mereka!" Ucap Dafa yang juga setuju dengan rencana Chan.
"Lo enak punya cewek, lah kita?" Ucap Byun.
"Kalau gue sih biasa aja!" Ujar Chen yang memang sudah terbiasa sendiri.
"Gue juga biasa aja" ucap Kyungsoo yang sama dengan Chen.
"Haish, dasar lo pada kagak bisa diajak kompromi!!" Ucap Byun kesal pada mereka.
"Biarin wlee😜" ucap Chen sembari menjulurkan lidah ke arah Byun.
"Apa lo? Gue potong juga tuh lidah!!😒" Ucap Byun.
Kyungsoo langsung menatap tajam ke arah Byun yang masih berbicara pada Chen.
"Kenapa tuh mata? Mau gue colok? Gue colok pakai garpu mau lo?😒" Kesal Byun pada Kyungsoo karena di tatap tajam oleh Kyungsoo.
"Udah ributnya?" Tanya Suho yang mampu membuat mereka berhenti berdebat.
"Ribut? Siapa juga yang ribut? Kita tuh nggak lagi ribut!" Ucap Byun pada Suho.
"Kita? Lo aja kali gue nggak!!" Ucap Chen.
"Iya gue juga!" Ucap Kyungsoo.
"Haish😑😑😑ngeselin lo pada!!" Ucap Byun kesal.
"Sudah-sudah, sekarang kita bubar dan nanti malam kita barbeque di halaman belakang!" Ujar Velia memberitahu semuanya.
__ADS_1
Setelah itu mereka semua bubar, ada yang tidur ada juga yang berenang, juga ada yang melakukan hal-hal yang mereka inginkan di mansion Velia. Mereka melakukan itu sembari menunggu waktu untuk nanti malam.