Jadi Suami Dari Hantu Cantik

Jadi Suami Dari Hantu Cantik
Mobil travel


__ADS_3

"Vel,!" ujar Chan sembari memegang jari-jari tangan Velia.


"Haish, kenapa aku jadi deg-degan gini ya" ujar Velia di dalam batinnya.


"Chan, maafkan aku! maaf karena dulu aku pernah menolak cintamu, itu semua aku lakukan karena aku sadar kalau aku hanyalah hantu?!" ujar Velia yang tiba-tiba mengingat kejadian saat dirinya di tembak oleh Chan di saat dirinya masih menjadi arwah gentayangan.


"Hantu yang cantik, sehingga berhasil membuat diriku terpanah akan pesonanya, dan tidak bisa hidup tanpa dirinya!" ujar Chan yang berhasil membuat hati Velia berbunga- bunga.


"Vel, aku tahu mungkin ini masih terlalu cepat, tapi aku nggak mau kalau sampai kamu menjadi milik orang lain, apa kamu bersedia untuk menikah denganku?!" ucap Chan.


Deg,,,,,,,,,,,


"Chan, bukankah ini terlalu cepat?!"' tanya Velia pada Chan.


"Aku tahu ini memang terlalu cepat,Vel! aku hanya tidak ingin kalau sampai kamu menjadi milik orag lain, aku hanya ingin kamu menjadi milikku saja, Ve! Tapi, jika kamu tidak mau,dan ingin menolak ku, aku tidak akan memaksa kamu, Vel?!" ujar Chan yang sedang tidak percaya diri kalau sampai Velia menolak cintanya..


"Chan, aku sebenarnya mau menikah dengan kamu, tapi bukankah lebih baik kalau kita pacaran dulu saja? jujur aku masih ingin menikmati masa mudaku dulu Chan?!" kata Velia yang berusaha untuk membuat Chan yakin untuk menjalani masa pacaran sebelum menikah.


Mendengar jawaban Velia yang seperti itu, membuat hati Chan senang bukan kepalang. Bagaimana tidak? meskipun tidak langsung menikah, tapi setidaknya secara tidak langsung Velia menerima Chan untuk menjadi bagian dari hidupnya.


"Iya, Vel!" ucap Chan yang tersenyum bahagia sembari mencium punggung tangan Velia. Velia sendiri juga tersenyum bahagia dengan apa yang dia dapatkan setelah masa-masa sulit yang pernah dia lalui.


Setelah itu teman-teman mereka yang sedari tadi mengintip dan menyaksikan keromantisan antara Chan dan juga Velia, muncul dari tempat persembunyian mereka dan bersorak pada Chan dan Velia.


"Cie kakak?!" ujar Lisa.


Semua teman-teman chan memberikan ucapan selamat atas hari jadian Chan dan Velia saat itu.


"Akhirnya kamu mendapatkan apa yang selama ini kamu inginkan, Chan!!" ujar Suho yang tersenyum ke arah Chan.

__ADS_1


"Selamat ya buat kalian?!" ujar Kyungsoo yang terkenal dingin.


"Selamat menempuh hidup baru!!" ujar Sehun dengan polosnya.


"Woy belum nikah kali,, mereka baru jadian!!" ujar Jenie yang setengah berteriak pada Sehun.


Semua yang ada di sana menertawakan kepolosan Sehun, kecuali Lisa. Lisa hanya menatap Sehun dalam diam dan ternyata Sehun juga menoleh ke arahnya, hal itu membuat Lisa malu dan langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain.


Singkat cerita mereka merencanakan untu pergi berlibur bersama.


""Vel, kan kamu baru aja jadian nih, memangnya kalian nggak ada rencana mau liburan ke mana itu?" tanya Jenie pada Velia.


"Memangnya mau liburan ke mana ?" tanya Velia yang sama sekali tidak terpikirkan untuk berlibur ke manapun.


"Haish, kalau lo sendiri gimana, Chan?" tanya Suho pada Chan yang sedang duduk di dekat Suho.


"Wah-wah, sekarang bahasa lo udah nggak formal lagi nih, belajar dari mana lo?" ucap Byun yang menggoda Chan karena mengganti gaya bahasanya yang awalnya formal menjadi gaul.


"Ya, gue belajar dikit-dikit, Byun?!" ujar Chan.


"Gimana kalau besok kita ke puncak aja? Vila gue lumayan besar dan kebetulan Vila gue itu dekat sama Vila punya Chan?!!" ujar Suho yang menyarankan agar berlibur ke puncak dan menginap di Vila milik Chan dan Suho.


"Gimana kalau kita juga ajak Dafa buat ikut sama kita?" ujar Kai yang menyarankan agar Dafa juga ikut di ajak dalam liburan ke puncak. Karena bagaimana pun Dafa dulu juga mengenal para teman-teman Cha dengan akrab.


"Eh, sayang! Dafa itu mantannya Velia!" ujar Jenie yang memberi tahu Kai kalau Dafa sebenarnya adalah mantan kekasih Velia dan Kai sendiri ternyata juga tidak tahu kalau Dafa adalah mantan dari Velia.


"Udah, nggak apa-apa kok, Jen! lagi pula kan aku juga udah nggak ada apa-apa sama Dafa, sekarang ini aku hanya menjadi milik Chan seorang saja?" ujar Velia yang sudah mulai bucin. dan Chan tersenyum mendengar ucapan Velia tadi.


Singkat cerita, setelah melewati malam yang panjang dan para teman-teman Velia yang sengaja di suruh untuk menginap di mansion Velia.

__ADS_1


Keesokan harinya,,,,,,


Mereka semua berkumpul, termasuk juga dengan Dafa dan Yuna yang dihubungi oleh Kai untuk ikut berlibur ke puncak. Dafa yang awalnya sempat ragu dan tidak yakin untuk ikut andil dalam liburan itu, akhirnya bisa di bujuk oleh Kai dan teman-temannya sampai akhirnya dia memutuskan untuk ikut berlibur juga dengan mereka ke puncak.


"Kita naik mobil travel saja, nggak usah sendiri-sendiri!" ujar Chan yang menyarankan untuk menggunakan satu travel untuk semuanya.


Chan bahkan menjamin fasilitas lengkap dalam travel yang akan mereka gunakan untuk menuju ke Vila puncak. Mobil travel itu memiliki 3 lantai dan masing-masing ada kamar untu tidur dan bersantai, ada dapur, toilet, ruang makan,ruang tamu dan masih banyak lagi yang terdapat di dalam mobil travel milik Chan itu.


Sebelum menaiki mobil travel itu, mereka menunggu beberapa menit di luas sembari menunggu Dafa dan Yuna datang ke sana.


"Sorry ya kita telat! tadi jalan macet banget soalnya" ucap Dafa yang baru saja turun dari mobilnya bersama dengan Yuna.


"Maafin kita ya, karena udah buat kalian jadi nunggu lama!" ucap Yuna yang juga meminta maaf karena keterlambatan mereka.


"Udah nggak apa-apa santai aja sama kita!" Ucap Chan.


"Santai aja kali!" Ucap Suho menimpali.


"Iya nih kayak sama siapa aja sih, lo!" Kata Byun dengan menepuk pundak Dafa.


"Gimana kabar lo?!" Tanya Kai pada Dafa.


"Gue baik kok!" Jawab Dafa sembari tersenyum ke arah teman-teman lamanya itu.


"Oh iya karena semua orang udah pada ngumpul, gue mau jelasin tentang fasilitas apa aja yang ada di dalam mobil travel 3 lantai ini!" Ucap Chan yang setelahnya mengajak mereka semua untuk masuk ke dalam mobil travel itu.


"Di dalam mobil ini ada banyak ruangan dan hampir mirip kayak yang ada di dalam rumah! Ada 6 atau berapa ya , gue juga lupa! Pokoknya ada banyak ruangan di sini dan nantinya dari setiap ruangan akan ada sekatnya! Silahkan kalian nikmati apa yang ada di dalam mobil travel ini!" Ucap Chan yang senang karena bisa mengajak semuanya berlibur dengan menggunakan mobil travel yang dia desain sendiri.


Ada banyak ruangan di dalam mobil travel itu, bentuknya memang sekilas mirip dengan bus akan tetapi Chan lebih suka memanggilnya dengan sebutan mobil travel. Di dalamnya meliputi ruang baca, toilet, dapur, ruang karaoke, ruang tv, kamar, tempat santai, dan masih banyak lagi. Sampai isi rumah pun kalah dengan apa yang ada di dalam mobil travel yang di desain oleh Chan itu.

__ADS_1


__ADS_2