Jadi Suami Dari Hantu Cantik

Jadi Suami Dari Hantu Cantik
Mama tiri


__ADS_3

Saat itu Suho yang sudah di beri tahu oleh Dila memutuskan untuk turun dari mobilnya.


"Apa maumu? Kenapa kau menghadang mobil kami?" Tanya Suho pada hantu yang kini tengah berada di hadapannya.


Riri hanya menatap dengan tatapan tajamnya ke arah Suho lalu perlahan mendekat ke arah Suho. Suho hanya diam karena tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh sosok hantu itu.


Riri langsung mencekik leher Suho hingga Suho lemas tak berdaya. Dila yang melihat hal itu hanya bisa berteriak dan keluar dari mobil lalu menghampiri kekasihnya yang kini tengah di cekik oleh Riri.


"Lepaskan kekasihku?!" Ujar Dila memberanikan dirinya.


Riri langsung melepaskan cekikan itu. Lalu Suho terjatuh lemas tak berdaya.


Suho memang seorang pria, namun dia tidak bisa melepaskan cekikan di leher Riri karena tak bisa menyentuh tangan Riri yang tak berwujud.


Dila yang saat itu langsung menghampiri kekasihnya pun berkata,,,


"Apa maumu? Kenapa kamu lakukan ini ke kita? Apa salah kita?" Ujar Dila ketakutan dengan memeluk Suho yang masih berusaha untuk bernafas.


"Aku mau dirimu!!!!" Ujar Riri.


Deg,,,,,,


"Apa yang kamu mau dariku?" Tanya Jiso yang kini menangis karena khawatir akan kondisi Suho dan juga rasa takut akan hantu yang kini ada di hadapannya.


Riri berjalan mendekat ke arah Dila dengan tatapan tajam di wajahnya. Dila sangat ketakutan dan juga memeluk Suho yang masih berusaha untuk mengatur nafasnya lagi.


Saat itu ternyata Velia yang tengah mencari keberadaan Riri dengan cara menghilangnya akhirnya menemukan keberadaan Riri.


"Riri, jangan lakukan itu! Dia tidak bersalah!" Ujar Velia yang mencoba menghentikan langkah Riri. Namun Riri sama sekali tidak menggubris panggilan dari Velia, dan terus berjalan mendekat ke arah Dila dan juga Suho.


Velia langsung menghilang dan menemui Chan untuk memberi tahunya tentang keberadaan Riri. Dan dengan segera Chan langsung menuju ke lokasi yang diberitahukan oleh Velia.


"Apa kau sudah mengingatku?" Tanya Riri dengan senyum seringai menyeramkan.


"Kau bukanlah manusia!!" Jawab Dila dengan ketakutan.


"Kau yang sudah membuatku jadi seperti ini!!" Ujar Riri yang membuat Dila bingung.


"Apa maksudmu?" Tanya Dila yang benar-benar tidak mengerti akan apa yang sebenarnya sudah terjadi.

__ADS_1


Dila yang tidak mengerti akan maksud dari hantu yang kini ada di depannya hanya bisa terdiam saat perlahan wujud hantu itu berubah.


Saat Riri berubah ke wujud aslinya semasa dia hidup, Dila hanya bisa membelalakkan matanya melihat itu.


"Ri,,,Riri? Kenapa kamu bi,,bisa jadi seperti ini" Ujar Dila gugup sekaligus tak percaya akan apa yang dia lihat.


"Apa yang kau katakan? Apa kau berusaha menutupinya? Apa kau tidak ingat saat kau menyekap ku?!" Ujar Riri menjelaskan.


"Riri, apa yang kau katakan? Ada apa ini, kenapa kamu menjadi seperti ini!!" Tanya Dila dengan ketakutan.


"Ini semua karena kau yang sudah membunuhku!!" Ketus Riri.


"Apa? Siapa yang membunuh kamu? Aku tidak melakukan apapun!!" Jelas Dila pada Riri.


Karen geram dan emosi yang sudah tak dapat di bendung lagi, Riri langsung menyambar leher Dila dan mencekiknya lalu mengangkatnya ke atas.


"Uhukk, uhukkkk,,, Ri,,,ri lepas,,kan a,,,aku!" Ujar Dila yang terbata-bata karena lehernya di cekik.


Dila tidak bisa menyelamatkan diri karena tubuh Riri yang tidak bisa di sentuh olehnya.


"Lepaskan Dila!" Perintah Suho yang kini sudah berdiri namun masih lemah.


"Riri, lepaskan Dila! Dia bisa mati!!" perintah Chan pada adiknya itu.


"Itu yang aku inginkan!!" Ujar Riri yang masih menatap Dila yang perlahan sudah kesulitan untuk bernafas. "Biar dia merasakan betapa menderitanya aku!!!" Ucap Riri lagi tanpa menoleh ke arah Chan berada.


Chan yang sudah tak kuasa menahan amarahnya karena Riri sudah mulai kelewatan akhirnya membentak Riri.


"RIRI!!!!" Bentak Chan sehingga membuat Riri langsung menoleh ke arahnya.


Mata Riri menjadi hitam dan wajahnya kini sangat mengerikan.


"Lepaskan Dila! Dia tidak bersalah!" Perintah Chan.


Riri masih tidak menggubris dan masih meneruskan mencekik Dila.


Chan jatuh bersimpuh lalu memohon pada Riri.


"Riri, apa yang kamu lakukan? Dila tidak bersalah dalam hal ini! Kakak sudah tahu pelakunya!" Ucap Chan yang perlahan menitihkan air matanya.

__ADS_1


"Aku pun juga sudah tahu kalau dialah pelakunya!" Ucap Riri dengan tatapan tajam ke arah Dila yang sudah sekarat.


"Riri lepaskan Dila, kakak mohon padamu!! Dila bukanlah pelakunya! Ini bukanlah dirimu!!" Ujar Chan menangis.


Riri yang melihat ke arah Chan yang tengah menangis akhirnya melepaskan genggaman leher Dila. Dila terjatuh dengan nafas yang tak lagi beraturan dan di tolong oleh Suho yang juga belum benar-benar bisa bernafas dengan lancar.


Riri langsung menuju ke arah Chan dengan wajah yang begitu mengerikan dengan mata hitam juga penuh amarah di wajahnya.


"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Riri pada kakaknya yang duduk bersimpuh. Chan langsung berdiri dan berusaha menyadarkan Riri.


"Kakak tahu kalau kamu sangat marah, tapi jangan seperti ini! Bukan Dila yang kamu cari!" Kata Chan.


"Aku sudah melihatnya dengan mata kepalaku sendiri kalau dia yang menusukku! Biarkan aku membalaskan dendam ku ini!!" Ujar Riri dengan penuh amarah.


"Kau tidak perlu balas dendam seperti ini!! Ini bukan Riri yang kakak kenal! Apa kau tidak mau mendengarkan kakak lagi?" Ujar Chan.


Amarah Riri begitu besar, bahkan tangisan dan permohonan Chan pun dia sudah tidak mau mendengarkannya lagi.


"Aku akan pergi dengan damai kalau dia mati!!" Ucap Riri dengan menunjuk ke arah Dila.


Velia, Suho dan juga Dila menyaksikan percakapan antara kakak beradik itu.


Perlahan Riri mulai mendekat lagi ke arah Dila dan Suho.


"Apa kau ingin menjadi seorang pembunuh? Apa kau tidak mau mendengarkan kata-kata kakakmu ini lagi?" Ucap Chan yang tak lagi di dengar oleh Riri.


Dila yang melihat Riri berjalan ke arahnya langsung memeluk erat Suho.


"Kau tenang saja sayang, aku akan selalu bersamamu, aku tidak akan membiarkan hantu itu menyakitimu lagi!" Ujar Suho menenangkan Dila di pelukannya.


Riri yang sudah berada di depan Dila pun terhenti karena ucapan Chan.


"RIRI BERHENTI!!!!" Bentak Chan.


"MAMA YANG MEMBUNUHMU!!!!" Ujar Chan yang membuat hati Riri seperti bak tersambar petir di siang bolong


Deg,,,,,,


"Mama?" Ucap Riri menghentikan langkahnya untuk mencekik Dila lagi.

__ADS_1


Entah kenapa mendengar ucapan dari Chan itu, Riri berubah ke wujud aslinya yang cantik bak masih hidup di dunia. Bahkan bukan hanya Riri yang terkejut, Dila dan juga Suho juga terkejut mendengar pernyataan itu dari mulut Chan. Karena saat itu Dila dan juga Suho sempat bertemu dengan mama Riri di rumah sakit saat Riri di rawat.


__ADS_2