Jadi Suami Dari Hantu Cantik

Jadi Suami Dari Hantu Cantik
H-1 Pernikahan


__ADS_3

Keesokan harinya para wanita sedang bersiap untuk pergi ke butik, lebih tepatnya untuk memilih gaun pernikahan yang nantinya akan mereka kenakan di hari pernikahan mereka.


"Loh, Velia kamu mau ke mana?" Tanya Chan yang melihat Velia berdandan rapi.


"Eh, Chan? Aku mau memilih gaun pengantin untuk acara pernikahan nanti, Chan! Sama yang lain juga kok!" Ucap Velia memberi tahu Chan.


"Oh begitu! Apa aku perlu mengantar kamu?" Tanya Chan menawarkan tumpangan pada Velia.


"Itu tidak perlu, Sayang! Kan udah ada yang lain juga!" Jawab Velia.


"Yakin nih nggak mau diantar?" Tanya Chan lagi menyakinkan Velia.


"Iya Chan aku yakin! Dan bukannya aku nggak mau! Tapi pasti nanti kamu bosen nungguin aku milih gaunnya!" Ucap Velia.


"Nggak bakalan ada bosen nya kalau sama kamu, Vel!" Ucap Chan menggoda Velia.


"Dih apaan sih Chan!" Ucap Velia yang merasa tergoda dengan ucapan Chan tadi.


Kebetulan Byun tidak sengaja lewat di depan mereka.


"Gombal aja terus!!! Yang jomblo mah cuma bisa diem!" Ucap Byun menyindir Chan.


"Haish, lo ini kenapa sih! Mendingan lo cari aja tuh calon lo!" Ucap Chan menyuruh Byun untuk segera mencari calon istri.


"Nih gue mau nyari!" Jawab Byun dengan segera.


"Cari ke mana?" Tanya Chan heran.


"Ke gorong-gorong, terus ke lubang semut kalau nggak ya ke got!" Ucap Byun dengan wajah malasnya.


"Lo mau cari tikus apa nyari pasangan sih?" Tanya Chan.


"Ya kali gue mau pacari tikus! ? Mendingan gue pacari buaya betina!!" Ucap Byun yang setelahnya langsung pergi begitu saja dari hadapan Chan dan Velia.


"Haish, bisa gila gue kalau ngomong sama dia!" Gumam Chan dan membuat Velia terkekeh mendengarnya.


"Velia ayo!" Ajak Jenie.


"Eh Jenie, oh iya Chan aku duluan ya!" Ucap Velia yang pamit pada Chan untuk pergi ke butik.


"Iya, hati-hati di jalan ya!" Ucap Chan.


Velia yang hendak pergi langsung mencium pipi Chan hingga Chan terkejut.


Cup,,,,


Kecupan itu membuat pipi Chan memerah karena sebelumnya tidak ada yang pernah mencium pipinya.


"Bye sayang!" Ucap Velia sembari melambaikan tangannya pada Chan.


Tanpa mereka sadari, Kyungsoo tidak sengaja melihat Velia yang saat itu mencium Chan.


"Astaga, mata gue ternodai!" Ucap Kyungsoo dari belakang Chan.


Chan terkejut mendengar suara Kyungsoo dan langsung berbalik melihat Kyungsoo.


"Eh ,Kyungsoo? Sejak kapan lo ada di sini?" Tanya Chan pada Kyungsoo.


"Sejak gue ngelihat lo di cium sama Velia!" Ucap Kyungsoo dengan wajah datarnya.

__ADS_1


"Lo lihat?"


"Nggak! Gue nggak lihat!!" Ucap Kyungsoo sembari menutup matan menggunakan kedua tangannya.


Suho saat itu datang menghampiri Kyungsoo dan Chan.


"Eh ada apa nih?" Tanya Suho yang baru saja datang.


"Lihat aja tuh pipi Chan memerah gara-gara di cium sama Velia!" Ucap Kyungsoo yang masih menutup matanya.


"Eh?!" Ucap Chan.


"Bwahahaha, Chan! Lo sampai tersipu malu kayak gitu habis di cium sama Velia!!" Ucap Suho menggoda Chan.


Karena merasa malu, akhirnya Chan langsung pergi dari hadapan Suho dan juga Kyungsoo yang masih menutup matanya.


"Nah, lo kenapa masih nutup tuh mata pakai tangan?" Tanya Suho heran pada Kyungsoo yang masih menutup matanya.


"Apa dia sudah pergi?" Tanya Kyungsoo dengan tangan yang masih pada tempatnya, menutup mata.


"Siapa? Chan?" Ucap Suho bingung.


"Ya iya lah, masak hantu!" Ucap Kyungsoo.


"Hah, hantu? Di mana?" Tanya Suho yang mengira ada hantu di sana.


Kyungsoo langsung membuka matanya yang semula di tutup pakai tangan.


"Bodo amat lah! Tuh ada hantu di belakang lo!" Ucap Kyungsoo dengan mata malasnya.


Suho yang mengira ada hantu di belakangnya pun, menoleh perlahan ke arah belakang.


"Harrrgggggh!!!" Byun yang ternyata ada di belakang Suho langsung mengejutkannya.


Terlihat Kyungsoo dari jauh terkekeh melihat Suho yang terkejut karena dikagetkan oleh Byun tadi.


"Bwahahaha, kaget kan lo!" Ucap Byun tertawa melihat Suho yang kaget olehnya.


"Kurang ajar ya lo!" Ucap Suho sambil mengusap dadanya.


"Wle😝" Byun menjulurkan lidahnya pada Suho, lalu setelahnya berlari menjauh.


Suho yang kesal pun langsung mengejar Byun yang berlari.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


H-1 pernikahan,,,,


Chan sedang berada di balkon mansion.


Velia datang menuju Chan yang berada di balkon.


"Chan!" Panggil Velia.


"Ada apa, Vel?" Tanya Chan pada Velia sembari menoleh ke arah Velia.


"Ada yang mau aku bicarakan sama kamu!" Kata Velia.


"Soal apa, Vel?" Tanya Chan balik.

__ADS_1


"Aku merindukan Mami, Pipi dan juga Talia😥" ucap Velia sedih.


"Bagaimana kalau kita ke makamnya saja!" Ucap Chan menyarankan.


"Apa kamu mau mengantarku ke sana?" Tanya Velia.


"Tentu saja ,sayang! lagi pula kita juga harus meminta restu mereka dan datang ke makam mereka, mereka nantinya juga akan menjadi keluarga aku juga bukan" Ucap Chan yang mampu membuat Velia mengukir senyum indah di wajahnya.


"Oh iya nanti kita juga ke rumah Papa aku buat kasih tahu dia tentang pernikahan kita!" Ucap Chan lagi.


"Apa?" Ucap Velia sembari membelalakkan matanya.


"Kenapa?" Tanya Chan bingung, melihat Velia yang begitu terkejut dengan ucapan Chan tadi.


"Kenapa kamu belum memberi tahu Papa kamu? Harusnya kamu itu memberitahukan hal ini terlebih dulu padanya!" Ucap Velia.


"Oh ayolah, Vel! Aku sendiri sangat sibuk menyiapkan pesta pernikahan ini!" Ucap Chan yang menyuruh Velia mewajari kalau dirinya sibuk, bahkan sampai lupa memberi tahu Papanya sendiri.


"Lalu kau melupakan papa kamu sendiri?" Tanya Velia.


"Ya, bukan begitu, Vel!" Kata Chan sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Kenapa tidak menelponnya?" Tanya Velia.


"Aku tidak ingin memberikan kabar gembira ini melalui telepon, aku ingin memberikan gambar gembira ini secara langsung padanya!" Ucap Chan memberi tahu Velia tentang niatnya.


"Hmt , baiklah, kalau begitu kita akan pergi ke mansion papa kamu untuk memberi tahukan berita gembira ini!" Ucap Velia lagi.


"Iya, sayang!" Jawab Chan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pov Dila dan Suho.


"Sayang,!" Panggil Suho pada Jiso yang sedang membaca buku.


"Ada apa?" Tanya Dila tanpa menatap Suho.


"Kamu benar-benar mencintai aku kan?" Tanya Suho tiba-tiba.


Sontak membuat Jiso langsung menatap tajam ke arah Suho berada.


"Kenapa kamu malah menatap aku seperti itu?" Tanya Suho heran karena di tatap tajam oleh Dila.


Dila pun langsung menjewer telinga Suho.


"Akh, aduh sayang, sakit! Kok di jewer sih?" Tanya Suho yang kesakitan karena di jewer oleh Dila.


"Siapa suruh kamu ngeselin!! Lagian kamu kenapa tanya kayak gitu sih ke aku? Jelas aku tuh cinta sama kamu! Cinta banget malah!!" Ucap Dila yang kesal pada Suho karena pertanyaan yang dilontarkannya.


"Benarkah?" Tanya Suho lagi tanpa rasa bersalahnya.


"Ish, tau lah!" Ucap Dila yang ngambek karena Suho


Suho lalu memeluk Dila dari belakang, dan berbisik,,,,


"Iya sayang, aku percaya!" Bisik Suho pada telinga Dila.


"Suho, geli tahu!!" Ucap Dila yang kegelian akibat Suho, lalu berusaha melepaskan pelukan Suho.

__ADS_1


Setelah berhasil melepaskan diri dari pelukan Suho, Dila langsung berlari.


"Wle😋😋"


__ADS_2