
Pov Lisa
Lisa mencari-cari keberadaan Sehun di tepi pantai itu, sampai akhirnya Lisa melihat Sehun yang sedang duduk sendirian sambil memandang indahnya pantai.
"Eh, itu dia!" Ucap Lisa yang senang melihat Sehun.
Kemudian Lisa langsung mendekat ke arah Sehun berada.
"Sehun!" Panggil Lisa.
Sehun pun menoleh ke arah Lisa ,pandangan mata Sehun ke Lisa sontak membuat hati Lisa merasakan getaran yang tidak biasa.
"Astaga, kenapa Sehun tampan sekali?" Ucap Lisa di dalam batinnya sembari melamun.
"Ada apa?" Tanya Sehun namun tidak di gubris oleh Lisa, karena saat itu Lisa masih terus melamun sambil terus menatap ke arah Sehun.
"Hey! Apa yang kau lihat?!" Panggil Sehun yang membuat lamunan Lisa terbuyarkan.
"Eh, maaf!" Ucap Lisa yang salah tingkah di buatnya.
Sehun lalu berdiri dari duduknya dan berjalan mendekat ke arah Lisa berada.
"Katakan, ada apa?" Tanya Sehun pada Lisa.
"An,,,anu it,,,itu tadi kakak nyuruh aku buat manggil kamu!" Kata Lisa sembari menundukkan kepalanya karena dirinya pasti akan salah tingkah ketika di tatap oleh Sehun.
"Untuk apa mereka menyuruhmu memanggilku?" Tanya Sehun pada Lisa.
"Untuk makan siang!" Kata Lisa.
"Kamu cantik!" Ucap Sehun yang langsung membuat Lisa terdiam membeku di buatnya.
"Eh!" Ucap Lisa yang langsung menatap Sehun, namun justru pipinya memerah hingga Sehun sendiri bisa melihat dan merasakan kalau Lisa sedang malu.
"Hey, kenapa malu? Kamu justru terlihat lebih cantik lagi ketika seperti ini!" Ucap Sehun setelahnya yang membuat Lisa langsung memalingkan wajahnya karena malu.
"Lisa!" Panggil Sehun dengan suaranya yang lembut.
"Iya?" Jawab Lisa tanpa menoleh ke arah Sehun.
"Apa kau menyukaiku?"
Deg,,,,,,,,
Ucapan Sehun sontak membuat Lisa bingung sekaligus senang.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sisi Gisella dan juga yang lainnya, mereka menunggu kedatangan Lisa dan juga Sehun untuk makan siang bersama.
"Mereka kemana sih, kok nggak datang-datang?!" Ucap Velia yang sudah mulai khawatir dengan adik nya itu yang tak kunjung kembali.
"Paling mereka lagi berduaan!" Kata Chen.
"Haish, pasti mereka lagi pacaran!" Ucap Byun yang memang pintar sekali dalam hal menebak.
"Hah? Apa? Memangnya kapan mereka jadiannya?" Tanya Velia yang penasaran akan kapan hari jadian antara Sehun Lisa, adik dari Velia.
Mungkin saat ini belum, sayang!! tapi akan," ujar Chan yang memberi tahu Velia.
"Udah biarin aja mereka berduaan, nanti juga mereka ke sini?!" ucap Dafa.
"Tapi aku takut kalau sampai Lisa nanti kenapa-kenapa gimana? Terus kalau Lisa nggak nemuin Sehun gimana?!"
Belum sempat pertanyaan Velia di jawab, Sehun dan Lisa sudah datang menghampiri mereka yang sudah siap untuk makan siang.
"Kita di sini?!" kata Sehun yang mengejutkan mereka semua.
"Lisa, kok kamu lama banget sih?" ujar Velia yang khawatirkan adiknya itu.
"Maaf kak, tadi,,,,,," ucap Lisa terpotong oleh ucapan Dila.
"Cie, kalian udah jadian ya?" ucap Suho yang menggoda mereka berdua.
"Lis, kamu jadian sama Sehun?" tanya Velia yang sudah penasaran dengan hubungan yang terjadi di antara Sehun dan Lisa.
Flashback
"Apa kau menyukaiku?" tanya Sehun dengan tiba-tiba pada Lisa.
Deg,,,,,,
"Katakan saja?!' pinta Sehun yang sidah tidak sabar untuk menunggu jawaban Lisa.
"Aku,,,,," Ucap Lisa yang belum begitu yakin ingin menjawabnya di saat itu juga, karena bagaimana pun, Lisa juga baru mengenal Sehun.
"Maaf, aku sudah mengatakan hal seperti itu tadi, seharusnya aku tidak langsung menanyakannya padamu! karena ternyata kamu tidak menyukai diriku?!" ucap Sehun yang sudah pesimis.
"Emmt"
"Ya sudah, ayo kita ke sana! yang lain pasti sudah menunggu kita!" ujar Sehun yang setelahnya hendak berjalan pergi mendahului Lisa.
__ADS_1
"Sehun, aku menyukaimu?!" ucap Lisa yang langsung menundukkan kepalanya karena merasa malu. Namun langsung menghentikan langkah Sehun seketika. Setelah itu Sehun membalikkan badannya dan menatap Lisa sembari berkata,,,,,
"Hey, jangan berkat seperti itu! Aku memang menyukai kamu, Lis! Aku menyukai kamu sejak pertama kali kita bertemu, Lis!" ujar Sehun yang setelahnya berjalan mendekati Lisa yang masih menundukkan kepalanya karena merasa malu.
Kemudian Sehun menggenggam kedua tangan Lisa, dan itu membuat hati Lisa merasakan senang yang tak karuan dan juga tidak bisa di ungkapkan dengan kata- kata.
"Lisa, apa kamu mau jadi kekasihku?!" tanya Sehun dengan penuh keyakinan dan keseriusan dari lubuk hatinya yang paling dalam.
Lisa tersenyum malu lalu kemudian berkata,,,,
"Iya aku mau?!!" jawab LIsa.
Mendengar jawaban dari Lisa yang berarti menerima Sehun sebagai kekasihnya membuat hatinya merasa senang bukan kepalang. Hal itu terjadi karena mereka berdua memang sama-sama belum pernah berpacaran, dan itu baru pertama kalinya bagi mereka untuk berpacaran.
"Jadi ini kita resmi jadian ?!" tanya Sehun yang masih ragu dan untuk menyakinkan dirinya lagi.
Lisa hanya mengangguki ucapan Sehun yang berarti menjawab iya.
Flashback off
"Lis!" panggil Velia pada adiknya itu. dan membuat Lisa menoleh perlahan ke arah Velia berada, Liisa takut kalau sampai Velia melarangnya untuk berpacaran dulu.
"Jawab kakak!" ucap Velia lagi.
"Maafkan aku kak!" jawab LIsa yang setelahnya menundukkan kepalanya karena takut kalau sampai Velia memarahi dirinya karena sudah berpacaran tanpa seijinnya.
"Hey, kenap kamu malah meminta maaf saat kakak?!!" tanya Velia yang berjalan mendekati adiknya itu.
"Mungkin karena aku sudah salah karena sudah berani berpacaran tanpa ijin dari kakak!" ucap Lisa dengan segala penyesalannya.
"Hey, dengarkan kakak! ucap Velia sembari mengangkat pelan dagu Lisa agara menatap ke arahnya "Kakak tidak akan melarang untuk berpacaran dengan siapapun?!" ucap Velia yang langsung membuat Lisa membelalakkan matanya karena terkejut.
"Benarkah itu kak?!" tanya LIsa memastikan. Sedangkan Velia langsung menjawabnya dengan sebuah anggukan dan senyuman.
"Dan kamu Sehun! jangan pernah kamu sakiti adikku ini ya! dia ini adalah segalanya untukku!" pinta Velia pada Sehun.
"Pasti, Vel" Jawab Sehun dengan penuh keyakinan di dalam hatinya.
"Ya sudah, kalau begitu mari kita makan siang dan melanjutkan bersenang-senang lagi!" ucap Velia yang menyuruh semuanya untuk segera makan siang.
Setelah itu mereka semua makan siang bersama di sebuah tempat yang tak jauh dari tepi pantai, sembari menatap indahnya pantai dan menikmati suasana nyaman juga angin yang membuat kesan keromantisan bagi mereka yang memiliki pasangan.
Setelah menghabiskan makan sing mereka dan juga menikmati suasana pantai. Suho menyarankan agar langsung saja menuju Vila yang ada di puncak.
"Guys, gimana kalau kita langsung ke puncak aja?" ujar Suho menyarankan mereka semua.
__ADS_1
"Gue setuju!' jawab Byun yang langsung setuju dengan saran dari Suho.
Semuanya pun setuju namun Chan masih belum menjawabnya karena dia ingin meminta pendapat dari para cewek dulu.