
"Oh iya? Apakah benar begitu? Tapi mungkin kau akan tiada sebentar lagi, dan wanita ini bakal jadi istri gue!!" Ucap Tae percaya diri.
"Cepat katakan sama kita, siapa wanita yang udah nyuruh lo buat menculik Velia?!" kata Sehun.
"Gue yang nyuruh dia buat bantuin gue!!" Ucap salah seorang perempuan yang perlahan memasuki tempat itu.
Seorang wanita dengan menggunakan kaos dan celana hitam juga tak lupa masker dan topi yang dia pakai, untuk identitasnya .
"Siapa kau? Berani sekali kau mengganggu keluargaku!!" Tanya Chan pada wanita yang memakai masker itu.
"Apa kau tidak mengenaliku?" Jawab wanita itu dengan nada sombongnya. Lalu setelahnya wanita itu langsung melepas maskernya.
Deg,,,,
"Mama?" Ucap Chan saat melihat wanita itu ternyata adalah mama tirinya.
Semua teman Chan bingung dan sempat tak menyangka kalau dia adalah mama dari Chan.
"Dia mama lo?" Tanya Chen yang merasa tidak mungkin kalau wanita itu adalah mama kandung Chan.
"Tidak, dia mama tiri gue!" Jawab Chan dan kini membuat semua orang tahu kalau dalang di balik penyerangan tadi adalah mama tiri Chan.
"Dan dia adalah iblis kejam yang sudah menghabisi adikku!!" Ucap Chan penuh dengan amarah yang membara di dalam hatinya.
"Hahaha, ternyata kau masih mengingatku rupanya!" Ucap Intan dengan tawa jahatnya.
"Kau akan mati di tanganku!! Dan aku bersumpah akan membunuhmu!!!" Ucap Chan penuh dengan penekanan pada setiap kata yang dia ucapkan.
"Kita lihat saja, siapa yang nantinya akan mati di sini!" Ucap Intan dengan penuh percaya diri.
"Lepaskan kakak ipar gue!" Ucap Sehun yang masih menutupi identitasnya dengan menggunakan masker untuk menutupi wajahnya.
"Lo siapa , berani banget nyuruh gue?" Ucap Kim Tae pada Sehun.
"Gue bilang lepasin dia sebelum gue marah!" Ancam Sehun dengan seluruh penekanan pada setiap katanya.
"Gue nggak akan pernah takut pada siapapun! Dan asal lo tahu, dia bakal jadi wanita gue!" Ucap Kim Tae dengan penuh percaya diri.
"Oh iya? Apa kau akan masih tetap bersikeras seperti itu KIM TAEHYUNG?!" Kata Sehun dengan sedikit meninggikan suaranya saat menyebut nama lengkap Kim Tae.
Deg,,,,
"Siapa kau?" Ucap Tae penasaran, karena tidak banyak orang tau tentang nama lengkapnya.
"Mafioso cepat serang mereka!" Tanpa pikir panjang, Kim Tae langsung menyuruh mafioso miliknya untuk menyerang Sehun dan para teman-temannya yang ada di sana.
Akan tetapi saat mafioso milik Kim Tae hendak menyerang, tepat sekali dengan segerombolan mafioso milik Sehun datang dan langsung menerobos masuk lalu menghabisi mafioso milik Kim Tae.
__ADS_1
"Lepaskan Velia!!" Ucap Chan mengancam Tae.
"Tidak akan pernah!!" Jawab Kim Tae yang masih bersikeras.
"Cha-Chan!" Ucap Velia terbata lalu seketika pingsan.
"Velia!" Ucap Chan sambil membelalakkan matanya karena melihat istrinya pingsan tak sadarkan diri.
Karena murka, Chan langsung menyerang Tae, sedangkan Sehun melepaskan ikatan Velia.
"Hey, kau!!" Panggil Intan pada Sehun.
"Jadi gue harus panggil lo apa? Tante? Atau iblis kayak yang tadi Chan bilang?" Ucap Kyungsoo tepat berada di belakang Intan dan membuat Intan berbalik ke arah Kyungsoo.
"Menyingkir kau dari hadapanku!! Aku tidak memiliki urusan denganmu!!" Ucap Intan pada Kyungsoo yang mencoba menghalangi niatnya.
"Velia sudah ku anggap sebagai adikku sendiri, jadi apapun yang terjadi padanya, itu juga akan menjadi urusanku!!" Jelas Kyungsoo pada Intan.
"Baiklah, kalau begitu bersiaplah untuk mati!!" Ucap Intan dengan penuh percaya diri, kalau dirinya bisa dengan mudah mengalahkan Kyungsoo.
Kyungsoo menyerang Intan, sedangkan Chan menyerang Kim Tae.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pov Sehun
"Byun!" Panggil Sehun pada Byun.
"Bawa Velia ke mobil dan jaga dia! Chen kau ikutlah bersama dengan Byun!" Perintah Sehun pada Byun dan juga Chen.
Setelah itu Byun langsung menggendong Velia dan membawanya ke mobil bersama dengan Chen.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Beberapa saat kemudian, mafioso milik Sehun sudah berhasil menghabisi mafioso musuh.
Chan tidak henti-hentinya menyerang Tae. Akan tetapi saat Sehun datang mendekat ke arah mereka berdua yang sedang bertarung, mereka langsung mengakhiri pertarungannya.
"CUKUP!!" Bentak Sehun yang menyuruh Chan dan Kim Tae mengakhiri pertarungan mereka.
"Siapa lo berani nyuruh gue? Dan lo bawa kemana wanita gue?" Ucap Kim Tae sambil matanya mencari keberadaan Velia yang sudah tidak ada pada tempatnya.
"Dia istriku! Dan lo nggak berhak buat manggil dia sebagai wanita mu!!!!" Ucap Chan kesal pada Kim Tae.
"Cih,!!!! Lo!!! Lo yang dari tadi cuma diam aja? Apa lo takut sama gue?" Tanya Kim Tae pada Sehun, karena memang Kim Tae tidak mengetahui siapa di balik topeng itu.
"Tidak ada kata takut dalam kamus gue! Apa lagi itu sama lo, yang sama sekali bukan tandingan gue!!" Ucap Sehun yang menyayangkan kalau Kim Tae bukanlah tandingannya.
__ADS_1
"Mafioso!! Cepat bawa wanita itu ke hadapan gue!!" Ucap Sehun menyuruh mafioso nya untuk membawa Intan ke hadapannya.
Sedangkan di sisi Intan, dirinya masih sibuk bertarung dengan Kyungsoo.
Akan tetapi saat para mafioso milik Sehun di perintah untuk membawa Intan ke hadapannya, mafioso milik Sehun langsung mengepung Intan, dan Intan tidak bisa pergi ke mana pun.
Kim Tae juga merasa terkejut karena dirinya menyadari kalau para mafioso nya telah tewas dan tidak ada yang tersisa lagi.
"Cih, kenapa berhenti?" Ucap Kyungsoo yang menyayangkan pertempurannya harus dihentikan.
"Kyungsoo, biarkan saja dia! Dia nggak bakal bisa pergi ke mana-mana bahkan dia tidak akan bisa melepaskan diri dari lingkaran mafioso milik gue!" Ucap Sehun yang memamerkan pada Kim Tae kalau lingkaran mafioso nya tidak bisa ditembus oleh siapapun.
Kyungsoo yang hendak pergi pun hendak di tusuk oleh Intan, namun sayangnya tusukan itu justru malah mengenai Suho.
"Kyungsoo awas!!" Ucap Suho yang spontan berlari melindungi Kyungsoo.
Jlebbb,,,,,
"Akh!" Rintih Suho.
Pedang milik Intan menusuk perut Suho.
"Suho??" Ucap Sehun terkejut melihat Suho terluka.
Kyungsoo yang saat itu ada di dekat Suho, dirinya langsung menolong Suho yang terkena tusukan.
"Kau memang benar-benar wanita iblis!!!" Kata Kyungsoo pada Intan.
"Ya, aku memang wanita iblis!! Lantas apa mau mu?" Kata Intan sembari tersenyum seringai pada Kyungsoo.
"Mafioso, cepat bantu Kyungsoo untuk membawa Suho ke mobil dan suruh mereka untuk segera ke rumah sakit!" Perintah Sehun pada mafioso yang lain.
"Siapa kau sebenarnya?" Ucap Kim Tae yang mulai penasaran dengan siapa yang ada di hadapannya itu.
Kyungsoo memapah Suho dan membawanya ke mobil dengan di bantu oleh beberapa mafioso.
Sesampainya mereka di mobil.
"Astaga, Suho apa yang terjadi sama lo?" Tanya Byun yang terkejut melihat Suho terkena tusukan.
"Suho di tusuk, dan cepat bawa Velia dan Suho ke rumah sakit, nggak usah nunggu kita!!" Perintah Kyungsoo pada Byun dan juga Chen.
"Chen, lo di sini aja! Biar gue dan beberapa mafioso yang nganterin mereka ke rumah sakit!" Ucap Byun menyarankan.
"Apa lo yakin?" Tanya Chen memastikan.
"Iya, gue nggak mau kalau sampai ada yang terluka lagi!! Lo di sini aja dan tetap bersama mereka!" Ucap Byun meminta Chen untuk tetap berada di sana.
__ADS_1
"Baiklah, kalau begitu cepat bawa mereka ke rumah sakit segera! Berhati-hatilah!" Ucap Chen mengingatkan.
Setelah itu Byun bersama dengan beberapa mafioso melajukan mobilnya menuju rumah sakit.