
Sehun kemudian juga menggendong Lisa dan membawanya masuk ke dalam mansion.
"Chan, biar gue sama Sehun yang jaga Velia sama Lisa di sini!" Ucap Byun.
"Gue juga akan jaga mereka di sini!" Ucap Dafa menimpali.
Setelah itu Chan kembali menuju Kyungsoo berada.
"Kyungsoo, apa yang lo lihat?" Tanya Kai yang sudah penasaran.
Kyungsoo hanya diam dan tidak menggubris apa yang dikatakan oleh Kai, Kyungsoo sendiri masih terus menatap sosok wanita itu.
"Lebih baik, lo diem aja dan jangan banyak bicara!" Perintah Chen pada calon adik iparnya itu.
"Katakan! Siapa dirimu? Dan kenapa tadi Velia memanggilmu dengan sebutan mama?! Apa kau Mama Rindu yang tadi bicara di ponsel?!" Ucap Kyungsoo pada sosok itu.
Deg,,,,,
Semua yang ada di sana terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Kyungsoo, termasuk juga dengan Chan yang baru saja kembali, setelah membawa Velia ke satu kamar.
"Aku akan membantumu, jika kamu mau berbicara dan mengatakan yang sebenarnya?!" Ucap Kyungsoo yang mencoba bernegosiasi dengan sosok wanita itu.
Sosok hantu wanita itu hanya diam lalu perlahan menunjuk sebuah gundukan tanah yang tak jauh dari tempat sosok itu berdiri.
"Apa ini masih baru?" Tanya Kyungsoo yang melihat tanah itu masih seperti baru.
"Iya, ini masih baru!" Ucap Kai yang mengecek tanah itu.
"Gali tanah ini!" Suruh Kyungsoo.
"Tapi,,,," ucap Chan terpotong.
"KU BILANG GALI TANAH INI!!!!!!" Bentak Kyungsoo yang membuat semua terkejut, karena sebelumnya Kyungsoo tidak pernah marah. Meskipun dirinya terlihat dingin, namun Kyungsoo sama sekali tidak pernah membentak teman-temannya.
Melihat Kyungsoo yang membentak mereka, dengan segera Chen dan juga Suho langsung menuju gudang untuk mengambil beberapa sekop yang ada di gudang.
Setelah mengambil beberapa sekop dari gudang, Chan dan juga yang lainnya segera menggali gundukan tanah itu. Dan benar saja, di dalam gundukan tanah itu terdapat sebuah mayat yang tak lain adalah mama Lisa dan juga Velia.
__ADS_1
Mereka syok melihat itu, bahkan sempat tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
"Jangan ada yang menyentuhnya!!! Cepat panggil polisi!!" Kata Kyungsoo memerintah Kai untuk menelpon polisi.
Di saat Kai menelpon polisi, Kyungsoo menoleh ke arah sosok hantu itu lagi.
"Jadi ini sebabnya kami tidak bisa bicara?" Tanya Kyungsoo yang sudah mengetahui apa penyebab sosok hantu itu tidak bisa bicara. Sosok itu hanya mengangguki ucapan Kyungsoo.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Beberapa saat kemudian, polisi yang tadi di telepon oleh Kai datang ke mansion Mama Rindu.
"Gue nggak tahu harus ngomong ke Velia gimana?! gue bingung?!" ujar Chan yang memang merasa sangat bingung dengan cara mengatakannya pada Velia!" Ujar Chan yang memnag benar-benar merasa bingung harus mengatakan kebenaran tentang Mama Rindu bagaimana.
"Lo yang sabar ya Chan!" Ucap Suho sembari menepuk pelan pundak Chan.
"Chan, kita masih harus berbicara dengan mama Rindu!" Ucap Kyungsoo mengajak Chan.
Chan hanya mengangguki ucapan dari Kyungsoo.
Kai dan Chen yang di utus untuk pergi ke kantor polisi dengan tujuan menjadi saksi dan menjelaskan kronologi kejadian saat menemukan mayat Mama Rindu.
Sedangkan yang lainnya masih berada di halaman mansion Mama Rindu untuk menyelesaikan masalah Mama Rindu.
"Apa tante sudah bisa bicara?" Ucap Kyungsoo yang mencoba berkomunikasi dengan Mama Rindu yang sedari tadi masih terus berdiri di sana.
Mama Rindu menjawab dengan menggelengkan kepalanya.
"Apa polisi belum membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut, dan juga mengeluarkan kain di mulut tante?!" Ucap Chan dan kembali di jawab gelengan oleh Mama Rindu.
Beberapa menit kemudian dokter yang memeriksa jenazah Mama Rindu pun akhirnya mengeluarkan kain dari dalam mulut mama Rindu.
"Chan, tante mohon jaga anak tante! Jaga Velia dan juga Lisa, Chan!!" Ucap Mama Rindu yang sudah bicara karena kain yang menyumpal di mulutnya sudah di ambil oleh seorang dokter.
Mama Rindu meminta pada Chan agar Chan menjaga Velia dan juga Lisa dengan baik.
"Iya, Tan! Aku akan menjaga mereka!" Ucap Chan yang mencoba menahan air matanya.
__ADS_1
"Apakah tante bisa menjelaskan sama kita tentang kejadian ini?!" Tanya Kyungsoo.
"Tante tidak bisa melihat wajah orang yang sudah membunuh tante, nak! Dia memakai topeng hitam, tapi tante bisa mendengar suaranya, dan itu seperti suara seorang pria!" Ujar Mama Rindu menjelaskan.
"Apa sebelumnya tante pernah memiliki musuh?" Tanya Kyungsoo lagi.
"Tidak, nak! Tante tidak memiliki musuh sama sekali, bahkan tante sering menolong orang dan juga makhluk tak kasat mata! Tante seorang paranormal!!" Ucap Mama Rindu memberi tahu Kyungsoo dan juga Chan, karena hanya mereka yang bisa melihat keberadaan Mama Rindu. Suho yang sejatinya memang tidak bisa melihat makhluk tak kasat mata, hanya diam dan mendengarkan apa yang dikatakan oleh Kyungsoo dan juga Chan.
"Tante hanya akan tenang, jika pembunuh itu sudah mendapatkan balasannya!" Ucap Mama Rindu.
"Kita akan mencoba mencari dan berusaha menemukan pelakunya, tan!" Ucap Chan dengan penuh keyakinan.
"Tapi firasat gue mengatakan kalau sebenarnya orang yang membunuh tante Rindu adalah salah satu orang dari yang pernah meminta tolong kepada tante!!" Ucap Kyungsoo mengutarakan apa yang dia rasakan.
"Sebenarnya tante pernah menolak untuk menolong seseorang, karena tante tidak mampu untuk menanganinya! Dan pada akhirnya saudaranya meninggal!" Ucap mama Rindu mengingat seorang pemuda yang pernah dia tolak saat akan meminta tolong padanya.
"Tapi, tante tidak yakin kalau dia adalah pelakunya!" Ucap Mama Rindu yang tidak yakin.
"Apa tante ingat dengan namanya?" Tanya Kyungsoo lagi.
"Namanya Kris!" Jawab tante Rindu dengan cepat.
"Dia memiliki seorang adik bernama Luhan, dia menyuruhku untuk menyelamatkan adiknya, tapi aku menolaknya karena jujur aku tidak sanggup untuk menolongnya saat itu!" Ucap Mama Rindu.
"Kenapa tidak bisa?" Tanya Chan penasaran.
"Karena pada kenyataannya Luhan itu sudah tiada dan bahkan rohnya sudah berada di alam yang lebih baik lagi!" Jelas Mama Rindu.
"Jadi, Kris itu tidak percaya pada tante? Dan dia memiliki dendam ke tante karena dulu tante menolak untuk menolongnya?" Ucap Kyungsoo yang sudah mengerti tentang rincian dari ceritanya.
"Iya, itu benar! Tolong tante supaya arwah tante bisa tenang!" Pinta Mama Rindu pada Chan dan juga Kyungsoo.
"Kita akan berusaha sebisa kami, Tan!" Ucap Kyungsoo.
"Velia bisa melihat tante kan?" Tanya Chan.
"Iya, nak! Velia bisa melihat tante semenjak kejadian itu, tapi kalian tenang saja! Tante tidak akan menampakkan diri pada Velia dan juga Lisa!" Ucap Mama Rindu.
__ADS_1