
"Astaga, ternyata teman gue ini sangat dermawan rupanya!" Ucap Kai yang kagum pada Chan.
"Anggap ini sebagai hadiah pernikahan!" Chan tersenyum ke arah semuanya.
"Woy, terus yang jomblo gimana?" Tanya Chen yang terlihat kesal karena memang dirinya belum memiliki pasangan.
"Lo sama gue aja!" Ucap Byun yang terlihat menggelikan di mata Chen.
"Dih, ogah banget! ? Mendingan gue sama Kyungsoo aja!" Ucap Chen yang menolak mentah-mentah ajakan Byun.
"Untuk sementara waktu,karena gue belum punya pasangan jadi gua akan tinggal di sini, bersama dengan Velia dan Chan!" Kyungsoo memberi tahukan niatnya pada mereka.
"Aku setuju, lagian semua mansion nantinya akan menjadi milik kita bersama.
"Yaelah ,Kenapa nggak ada yang belain gue sih!" Ucap Chen kesal karena tidak mendapat pembelaan dari siapapun.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Singkat cerita
1 bulan kemudian mansion untuk para teman-teman Chan pun sudah jadi, tempat waktu.
Mereka semua menyukai konsep dan juga model dari masing-masing mansion mereka, yang baru saja dibangun. untuk mansion,mereka sendiri yang memilih desain dari arsitektur ternama itu untuk membuatkan mereka mansion yang sesuai dengan apa yang mereka minta.
Saat itu mereka sedang melihat-lihat mansion milik mereka masing-masing.
Pov Byun
"Mansion segede gini tapi gue cuma tinggal sendiri? gue ke mansion Kyungsoo aja kali ya ,Eh tapi kan dia lagi ada di mension Chan sama Velia! gue ke sana aja deh!" ucap Byun yang dari tadi bertanya-tanya pada dirinya sendiri dan berbicara pada dirinya sendiri.
Setelah itu Byun pun langsung pergi menuju ke Mansion Chan. Mansion mereka hanya berjarak 5 langkah saja ,karena memang Chan sengaja bangun 7 Mansion itu berdekatan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mansion Chan dan Velia
"CHAN!!" Teriak Byun yang baru saja masuk ke dalam mansion Chan.
"Apaan sih lo berisik tahu nggak!" Ucap Chan yang berdecak kesal karena suara Byun hampir membuat gendang telinga pecah.
__ADS_1
"Gue mau nginep di sini sama kayak Kyungsoo, Gue malas kalau punya Mansion besar tapi tinggal sendiri!" ucap Byun sambil duduk di sofa yang ada di ruang tamu.
"Loh katanya kamu mau tinggal sama Chen?" tanya Chan karena kemarin spion mengatakan ingin tinggal bersama dengan Chen.
Belum sempat Byun menjawab pertanyaan dari Chan. Chen tiba-tiba saja datang dari pintu depan.
"Gue nggak mau! Ya kali gue disuruh berduaan sama Byun!" Chen berkata sambil menunjuk Byun yang sedang duduk di sofa.
"Tuh kan lo lihat sendiri?!" Byun berkacak pinggang sambil melirik ke arah Chen.
"Ya nggak gitu juga kali!" Chan menghela nafasnya melihat tingkah kedua temannya itu.
Saat mereka tengah berbicara, Velia datang dari arah dapur dengan berkata " Kalian tinggal di sini saja, sama seperti Kyungsoo! Kalian tinggal kembali ke mansion kalian masing-masing saat sudah menemukan pasangan!" Kata Velia menyarankan dan kedatangannya membuat semua mata langsung mengarah padanya.
"Untung istri gue baik!" Chan melirik kedua temannya yang saling bertatapan.
"Iya, Vel! Kau memang sangat baik!" ujar Chen sambil tersenyum kearah Velia.
Setelah percakapan itu, Byun menyarankan kepada mereka semua untuk pergi ke pekan raya dan menghabiskan waktu bersama. Karena Velia juga sudah menyetujuinya pun akhirnya memberi tahu semuanya kalau malam nanti akan pergi ke pekan raya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam harinya mereka semua bersiap untuk pergi ke pekan raya. Mereka semua cukup bersenang-senang di sana dan menikmati suasana keramaian yang ada di Pekan Raya. tidak hanya itu, Bahkan mereka semua memutuskan untuk jalan-jalan mengelilingi kota dengan menggunakan bus travel mewah milik Chan.
"Sayang, kamu kenapa? apa kamu sakit?" Chan khawatir akan Velia yang dari tadi mual-mual.
Suho saat itu Melihat Dila yang justru malah tersenyum dan diam saja melihat Velia seperti itu.
"Dila kenapa kamu malah diam saja melihat Velia seperti itu?" tanya Suho yang sedari tadi melihat Dila hanya diam dan senyum-senyum sendiri.
"Kenapa aku harus khawatir dan aku juga harus melakukan apa? hal itu biasa terjadi bukan?" ucap Dila yang malah justru membuat semua orang yang ada di dalam bus travel mewah itu bingung.
"Sayang, Maksud kamu apa?" Suho semakin dibuat bingung oleh Dila.
"Ini sudah menjadi hal yang wajar bagi wanita yang sedang hamil!" Dila berbicara dengan senyum di wajahnya.
Deg,,,,
"Apa? hamil?" ucap Chan yang tak percaya Begitu juga dengan yang lainnya karena hanya dia saja yang ternyata tahu kalau Velia sedang hamil.
__ADS_1
Velia hanya menjawab pertanyaan suaminya itu dengan anggukan. Chan tersenyum bahagia mendengar kabar bahagia itu, lalu dirinya memeluk hangat istrinya.
Bukan hanya mereka saja yang bahagia, melainkan semuanya yang ada di dalam bus mewah itu, yang juga ikut bahagia atas kehamilan Velia. Semuanya mengucapkan selamat pada Velia atas kehamilannya.
"Semoga kalian semua juga segera diberi momongan ya!" jawab Velia dari seluruh ucapan selamat yang diberikan padanya.
"Punya istri aja belum!" Jawab Chen dengan memutar bola mata malasnya.
"Iya, tahu nih!" Kata Byun menimpali.
"Gimana mau punya istri kalau hati aja masih terus di gembok kak!" Ucap Jenie yang memang mengetahui Kalau kakaknya memilih untuk menutup pintu hatinya.
Kata-kata Jenie tadi tidak dijawab oleh Chen.
"Aku permisi dulu mau mengantar Velia ke kamar untuk beristirahat! dan bilang pada sopir untuk mengantarkan kita kembali ke Mansion!" ucap Chan yang menyuruh mereka untuk mengatakannya pada sopir.
"Tidak Chan!!" Velia menolak ajakan dan juga saran dari Chan.
Velia justru malah meminta untuk terus jalan-jalan menggunakan bus travel mewah itu. Karena saya sedang hamil jadi Chan menganggap itu adalah permintaan Velia yang sedang mengidam.
Setelah itu Chan membawa Velia ke salah satu kamar yang ada di dalam bus travel mewah miliknya itu.
Pov Chan dan juga Velia setelah di dalam satu kamar.
"Vel, kenapa kamu nggak bilang sama aku kalau kamu lagi hamil?" Ucap Chan yang sedikit kesal karena Velia menyembunyikan kehamilannya dari Chan.
"Sebenarnya aku ingin memberi tahu kamu, Chan! Aku bahkan juga baru mengetahuinya tadi pagi!" jelas Velia pada suaminya ,karena dirinya nyatanya juga baru mengetahui kalau dirinya sedang mengandung.
"Oh jadi kamu tadi pagi lama banget di dalam kamar mandi cuma pastiin dan ngecek kamu hamil apa tidak?" tanya Chan sembari mengingat kejadian tadi pagi karena Velia sempat berlama-lama di dalam kamar mandi entah sedang melakukan apa.
Chan lalu mengelus perut dan tersenyum bahagia. Chan juga tidak pernah menyangka kalau hari itu akan menjadi hari paling bahagia untuknya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Beberapa hari kemudian, Chen memutuskan untuk berjoging di pagi hari yang cerah. Byun yang hari itu sedang duduk santai di sofa ruang tamu, sambil menikmati susu hangat yang dia buat sendiri melihat Chen yang keluar dari kamarnya.
"Eh, mau kemana lo?" Tanya Byun yang melihat Chen keluar dari kamarnya menggunakan pakaian olahraga.
"Gue mau joging!"
__ADS_1
"Wah, asik tuh, gue ikut ah!" Byun beranjak dari duduknya dan segera mengganti pakaian untuk ikut Chen berjoging.
"Cepetan, kalau lama gue tinggal!" Kata Chen sambil melihat Byun yang berjalan masuk ke dalam kamarnya.