
"Jadi anda?" Ujar Velia yang terpotong oleh ucapan Mama Rindu.
"Iya, aku adalah seorang paranormal, aku juga sudah mencari tahu tentang dirimu dan keluargamu! Aku juga tahu kalau keluarga kamu meninggal dari kecelakaan naas itu. Dan aku juga sudah tahu kalau cepat atau lambat kau pasti akan datang ke sini! " Ujar Mama Rindu yang menjelaskan panjang lebar pada Velia.
Saat itu Delisa sedang berada di kota untuk membeli sebuah barang penting untuk dirinya. Dan tidak sengaja menemukan keberadaan Velia yang tergeletak tak sadarkan diri , karena Velia terpental jauh ketika di tabrak oleh mobil kedua orang tuanya, jadi tubuhnya berada jauh dari lokasi kecelakaan. Saat itu bahkan Delisa sendiri tidak tahu kalau di sana terjadi kecelakaan dan memutuskan untuk menolong Velia saja.
"Tapi kenapa anda menolong saya?!" Tanya Velia pada Mama Rindu.
"Anakku Delisa, dia sangat ingin memiliki seorang saudara, dia melihatmu sekarat di jalan saat itu dan langsung membawamu ke sini! Apa kamu mau jadi anak angkat ku?" Tanya Rindu pada Velia.
"Maksud anda apa? Aku bahkan bukan manusia lagi , kenapa anda menawariku untuk menjadi anak?!" Tanya Velia yang masih tidak mengerti dengan semuanya.
"Aku bisa membantumu untuk hidup kembali, nak!"
Deg,,,,,
Hati Velia bingung dengan ucapan yang dikatakan oleh Mama Rindu, dirinya seakan tidak percaya pada apa yang dia temui saat itu.
"Benarkah itu?" Ujar Velia yang matanya sudah mulai berkaca-kaca. Lalu kemudian dia langsung memeluk Mama Rindu, dan Mama Rindu juga membalas pelukan hangat dari Velia.
"Karena kamu sudah menjadi yatim piatu, maka aku akan mengangkat kamu menjadi anakku! Sekaligus menjadi saudara Delisa!" Ucap Mama Rindu pada Velia.
Velia sendiri merasa sangat senang ketika dirinya mendengar kalau dia bisa hidup kembali.
"Aku akan mengembalikan roh kamu ke dalam tubuh kamu ini!" Ujar Mama Rindu sembari melihat raga Velia yang tak sadarkan diri dengan beberapa alat yang menempel pada tubuhnya.
"Delisa!" Panggil Mama Rindu pada anaknya yang setelahnya keluar dari toilet yang ada di ruangan tersebut.
"Ada apa ma?!" Tanya Delisa pada Mamanya.
__ADS_1
"Mama akan membuat Velia sadar dari komanya, dan setelah itu dia akan menjadi bagian dari keluarga kita, dia akan menjadi saudara kamu nantinya!" Ujar Mama Rindu menjelaskan pada Delisa.
Velia merasa sangat senang sekali begitu juga dengan Delisa yang akan segera memiliki saudara baru. Delisa lalu memeluk mamanya hangat karena mengetahui kalau dirinya akan memiliki seorang saudara.
Mama Rindu pun memulai ritual untuk menyatukan kembali roh Velia yang sempat pergi tanpa tahu arah harus kemana.
Mama Rindu menyuruh Velia untuk berbaring di atas raganya yang ada di ranjang itu. Setelah melakukan apa yang diperintahkan. Mama Rindu melakukan beberapa ritual untuk mengembalikan roh mereka yang tersesat entah di mana.
Singkat cerita,,,,
Setelah selesai melakukan beberapa ritual itu, Velia terbangun dari komanya selama ini.
"Mama lihatlah! Dia akhirnya bangun!" Ucap Delisa yang sangat antusias ketika melihat Velia sadar dari komanya selama ini.
"Syukurlah semuanya ini berhasil!" Ucap Mama Rindu yang sebelumnya menarik nafas panjang karena takut ritualnya gagal.
Meskipun Velia sudah mulai siuman dan membuka matanya, akan tetapi tubuh Velia masih sulit untuk di gerakkan karena raganya memang sudah lama tidak di gerakkan lagi.
"Velia, mulai sekarang kamu panggil aku dengan sebutan Mama!" Pinta Mama Rindu pada Velia dan Velia sendiri hanya mengangguki ucapan dari Mama Rindu itu.
"Kakak!!" Ujar Delisa sembari memeluk Velia.
Mama Rindu adalah seorang paranormal yang sangat kaya, namun suaminya meninggal saat umur Delisa 4 tahun, Delisa hanya tinggal dengan mama rindu saja, karena mama rindu memilih untuk tidak menikah lagi. Hal itu disebabkan karena merindu sangat mencintai aku almarhum suaminya.
Delisa sendiri sangat ingin memiliki saudara ,akan tetapi mama Rindu tidak tahu harus melakukan apa lagi karena memang pada dasarnya mama Rindu tidak ingin menikah lagi.
Sampai akhirnya di suatu malam Delisa menyetir mobil, untuk pergi ke kota mencari sebuah barang yang ingin dibeli. Karena memang rumah utama milik mama Rindu ada di di daerah puncak jadi saat di rumah sakit tepatnya nya Velia dirawat di sana. dan kebetulan juga Chan melakukan aksi bunuh diri di Vila puncak yang dia sewa. Jadi semua itu seperti sudah diatur oleh Tuhan kalau memang Velia itu masih bisa hidup kembali dan di pertemukan di rumah sakit itu dengan raganya.
Sebenarnya Mama Rindu memang memiliki rumah yang berada di kota, Namun karena Delisa tidak ingin tinggal sendirian jadi dia memilih untuk tinggal bersama mamanya di daerah Puncak.
__ADS_1
Maka dari itu jenazah Velia tidak pernah ditemukan , karena sudah ada yang menolongnya dan juga Dava dapat tidak mengetahui keberadaan Velia di mana, karena memang raga saya sudah ditolong terlebih dahulu oleh Delisa.
Delisa dan Mama Rindu membawa Velia ke rumah sakit dan merawatnya nya dengan baik, Mama Rindu sudah tahu kalau pada akhirnya Velia akan datang ke rumah sakit itu dengan sendirinya.
Flashback off,,,,,,
"Jadi?" Ujar Chan yang belum sempat mengucapkan banyak pertanyaan pada Velia.
"Iya, Chan! Aku sudah hidup kembali dan bukan lagi menjadi arwah gentayangan!" Ujar Velia yang langsung memberi tahu Chan tentang kebenarannya.
Mengetahui kenyataan itu, hati Chan merasa sangat senang dan langsung memeluk Velia hangat.
"Sekarang, sudah tidak ada lagi penghalang di antara kita, Vel!" Ujar Chan yang masih ada di posisi memeluk Velia.
"Iya Chan!" Jawab Velia sembari tersenyum manis.
Chan pun melepaskan pelukan hangatnya dari tubuh Velia.
"Tapi kenapa kau baru menemui ku sekarang?" Tanya Chan yang penasaran.
"Itu karena setelah aku kembali ke tubuhku sendiri, aku masih membutuhkan waktu untuk pemulihan, Chan! Dan setelah aku sembuh, aku secara diam-diam mendatangi Dila dan juga Suho!" Ujar Velia yang perlahan menjelaskan pada Chan.
"Untuk apa kau menemui mereka? Kenapa tidak langsung menemui ku saja?" Tanya Chan yang masih sangat penasaran.
"Tentu saja untuk meminta bantuan mereka! Aku sengaja menyuruh mereka ke sini, aku juga yang menyuruh Suho untuk jemput kamu di rumah dan membawa kamu ke sini!" Ujar Velia menjelaskan pada Chan.
"Vel, aku sangat bahagia mendengar ucapan kamu tadi! Rasanya aku seperti sedang bermimpi.
"Ini bukan mimpi,Chan! Tapi ini takdir kita untuk bersama!" Kata Velia.
__ADS_1
"Aku harap aku tidak akan kehilangan kamu lagi, Vel!" Ucap Chan.
"Aku juga berharap sama sepertimu, Chan!"